Motor Bebek Honda Terbaru Meluncur, Rival Baru Yamaha MX King 150

Ary · 4 Des, 2021 15:30

Motor bebek masih menjadi segmen yang menarik bagi pabrikan sepeda motor di Malaysia. Bahkan, pabrikan sekelas Honda rela menambah kembali line up produknya di kategori tersebut.

Melalui Boon Siew Honda (pemegang merek di Malaysia), Honda RS-X ditawarkan sebagai pilihan baru motoris di sana. Secara spesifik, motor bebek Honda terbaru bermain di kelas 150 cc.

Desain Lebih Sporty Dari Honda GTR 150  

Artinya, motor ini dipasang sebagai tandem Honda RS150R yang sudah lebih dulu hadir. Tentu saja beda penawaran dengan si pemilik nama Honda GTR 150 di Indonesia. Honda RS-X jauh lebih sporty dengan panel bodi selayaknya sebuah motor sport. 

Honda RS-X Malaysia

Motor bebek Honda RS-X belum lama ini hadir untuk pasar Malaysia.

Baca juga: Dijual Rp 38 Jutaan, Yamaha MX King 155 VVA 2021 Meluncur di Malaysia Pakai Nama Y16ZR. Indonesia Kapan?

Tengok saja bagian wajah. Cover muka nan besar seperti motor sport terlihat jelas pada produk ini. Belum lagi usungan lampu utama ganda (LED) yang lagi-lagi identik dengan motor sport Honda. 

Pun demikian pada bagian lain. Panel bodi di depan, punya ukuran tak ubahnya fairing. Termasuk area buritan yang jelas-jelas merujuk kepada perancangan ala motor sport. Secara keseluruhan, perawakannya jauh lebih modern dan berotot ketimbang Honda RS150R atau GTR 150.

Basis Mesin Kepunyaan Honda GTR 150 

Walau berbeda desain, Honda RS-X tetap menggendong basis mesin kepunyaan sang saudara. Jantung mekanis DOHC 4-tak 149,2 cc berpendingin cairan, dipakai untuk melecutkan performa si motor. Berkat kombinasi bore x stroke 57,3 x 57,8 mm dan rasio kompresi 11,3:1, Honda RS-X mampu menorehkan pencapaian 16 PS @9.000 rpm dan 13,6 Nm pada putaran 7.000 rpm. 

Honda RS-X

Honda RS-X dilengkapi rem ABS satu kanal (roda depan) dan tidak memiliki kick starter.

Baca juga: Honda Supra GTR 150 2022 Punya Akselerasi Lincah, Ternyata Segini Konsumsi Bensinnya

Torehan darinya itu memang lebih kecil daripada Honda RS150R. Kenyataannya pula Honda RS-X memiliki bobot lebih berat yaitu 122 kg. Sementara Honda RS150R alias Honda GTR 150, cuma 119 kg saja. 

Honda RS-X Dilengkapi ABS

Salah satu faktor adanya gap tadi, tentu saja karena Honda RS-X sudah dilengkapi sistem pengereman ABS (antilock braking system). Hanya saja, fitur padanya masih serupa dengan motor matic Honda seperti Honda PCX 160 ABS atau Honda ADV 150 CBS ABS. Yap, sensor pada RS-X ini hanya ada di roda depan saja.    

Keberadaan Honda RS-X bisa jadi pilihan baru untuk market di Malaysia. Dengan suguhan demikian, Yamaha Y16ZR punya rival yang nyaris selevel. Dari sisi desain, keduanya sama-sama merujuk motor sport. 

Honda RS-X Rival Yamaha MX King 150

Honda RS-X layak disandingkan dengan Yamaha MX King 150.

Baca juga: Daftar 7 Motor Bebek Fenomenal di Indonesia, Ada yang Umurnya 24 Tahun Lho

Meski tanpa ABS, versi terbaru Yamaha MX King 150 itu lebih unggul dalam hal mesin (berkapasitas 155 cc). Selain itu, dirinya juga punya assist and slipper clutch sebagaimana pengaplikasian pada Yamaha YZF-R15. 

Terkait motor Yamaha ini, kolega kami melihat adanya potensi Honda RS-X memasuki pasar Thailand. Pasalnya, Yamaha Y16ZR juga sudah tersedia di negeri gajah putih dengan nama Yamaha Exciter 155. 

Lantas, apakah hal serupa bakal terjadi di pasar Indonesia? Seperti penyebutan tadi, PT Astra Honda Motor (AHM) memang sudah punya Honda GTR 150 untuk melawan Yamaha MX King 150. Adanya Honda RS-X, bisa jadi penyegar diantara pangsa pasar motor bebek Tanah Air yang stagnan. 

Untuk informasi, Honda RS-X dijual dengan harga RM 8,688 atau setara Rp29,7 jutaan. Buat pasar Indonesia, banderol itu cenderung tinggi. Pertanyaannya, Honda RS-X datang sebagai pelengkap atau malah pengganti Honda GTR 150 ya?   

Ary

Reporter

Mengulas apapun tentang sepeda motor lalu menerjemahkannya ke dalam tulisan, mungkin hanya secuil sarana untuk berbagi informasi - tanpa maksud menggurui. Karena sejatinya Anda dan Saya punya kesenangan yang sama yaitu mengendarai sepeda motor!

Komentar