5 Hal Menarik Toyota Kijang Innova Zenix 2023, Bikin Pemilik Reborn Berpaling

Enda · 23 Nov, 2022 16:00

Toyota Kijang Innova Zenix 2023

Kehadiran Toyota Kijang Innova Zenix 2023 di Indonesia sudah lama ditunggu para pecinta otomotif Tanah Air. Sebagai generasi ketujuh Kijang dengan mewujudkan mobilitas yang ramah lingkungan, mobil ini sudah dibekali teknologi terbaru yang membuatnya terasa jauh lebih baik dari model sebelumnya.

Salah satu teknologi anyar yang menjadi sorotan pada mobil ini adalah sistem hybrid generasi kelimanya. Untuk harganya, saat peluncurannya baru-baru ini Kijang Innova Zenix dibandrol mulai dari Rp419 juta hingga Rp614 juta OTR Jakarta.

Bisa bikin pemilik Innova Reborn berpaling, simak 5 hal menarik terkait Toyota Kijang Innova Zenix 2023 melalui ulasan berikut.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Baca juga: Setelah Innova Zenix, Toyota Indonesia Mau Bikin Mobil Hybrid Lain yang Lebih Murah?

1. Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Zenix 2023 Tembus 21 Km/Liter

Toyota Kijang Innova Zenix 2023

Guna menghadirkan Kijang yang lebih irit sekaligus ramah lingkungan, PT Toyota Astra Motor hadirkan teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5 pada lini terbarunya. Sistem baru ini mampu mengoptimalkan kontrol produksi tenaga pada motor bakar dan motor listrik, sehingga menghasilkan performa yang lebih optimal namun tetap hemat BBM sekaligus hasilkan gas buang rendah.

Berbeda dengan model sebelumnya, Kijang Innova Zenix disematkan mesin baru 2.0L bensin dan 2.0L hybrid. Untuk varian non hybrid, mobil ini dibekali mesin bensin berkodekan M20A-FKS Dynamic Force Engine. Mesin berkapasitas 1.987 cc 4 silinder segaris Dual VVT-i nya D-4S System tersebut menurut data mampu menghasilkan tenaga 174 PS pada 6.600 rpm dan torsi 204 Nm pada 4.500-4.900 rpm. 

Pada varian hybridnya, mobil ini dibekali mesin M20A-FXS 4 silinder segaris Dual VVT-i berkapasitas 1.987 cc dengan siklus Atkinson yang sanggup merilis tenaga hingga 152 PS pada 6.000 rpm dan torsi 187 Nm pada 4.400-5.200 rpm.

Mesinnya tersebut dipadukan dengan motor listrik berdaya 113 PS dan torsi 205 Nm. Untuk menggerakan motor listriknya, mobil ini disambungkan dengan baterai jenis Ni-MH (nickel–metal hydride) berkapasitas 1,31 kWh yang diletakan di bawah jok pengemudi dan penumpang depan.

Untuk mesin bensin non hybrid dikendalikan dengan transmisi CVT yang kemudian ditranslasi ke penggerak roda depan. Sedangkan versi hybridnya dipadukan transmisi e-CVT. Berkat penggunaan mesin baru, teknologi hybrid, transmisi CVT dengan penggerak FWD, mobil ini terasa lebih halus, hemat BBM dan responsif berkat adanya Mode Sequential Shiftmatic 10-speed.

Menurut Toyota, pihaknya mengklaim bahwa dengan mesin dan teknologi yang serba baru, versi mesin bensinnya sanggup menempuh jarak 15 km/liter. Konsumsi BBM yang diraih bahkan lebih irit dari mesin diesel pada model sebelumnya yang berada di kisaran angka 14 km/liter.

Bicara versi hybridnya, Toyota menyebutkan bahwa untuk konsumsi BBM nya mobil ini sanggup berjalan hingga 21 km/liter.

2. Toyota Kijang Innova Zenix 2023 Bisa Berjalan dengan Kondisi Mesin Mati

5 Hal Menarik Toyota Kijang Innova Zenix 2023, Bikin Pemilik Reborn Berpaling 02

Pada versi hybrid, mobil ini dilengkapi dengan beberapa pengaturan gaya berkendara, seperti Drive Mode (Eco, Normal, Power) dan EV Mode.

Teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5 pada All New Kijang Innova Zenix Hybrid EV bisa membuat mobil berjalan dalam kondisi mesin mati sejauh 50 km, dengan memanfaatkan motor listrik ketika menggunakan EV Mode.

Selain itu ada juga tindakan regenerative braking yang dapat membantu pengisian daya listrik ke baterai ketika mengangkat kaki dari pedal gas disaat melakukan deselerasi.

Selanjutnya apabila pasokan daya listrik pada baterai berkurang, mesin akan hidup dan mengisi daya listik ke baterai melalui generator.

Beda ceritanya apabila pengemudi menggunakan Mode Eco atau Normal, maka roda depan akan digerakkan bergantian dari baterai dan mesin bensin sesuai kebutuhan distribusi tenaga.

Dengan Mode ini apabila berkendara dalam kecepatan rendah, maka mobil akan digerakan dengan motor listrik. Namun ketika pedal gas diinjak lebih dalam, mesin bensin secara bergantian akan bekerja dan otomatis menonakifkan kerja dari motor listriknya.

Beda halnya jika Mode Power diaktifkan, tenaga yang diperoleh datang dari baterai listrik dan mesin bensinnya. Dalam kondisi seperti ini tenaga dari mesin dibagi untuk dua kebutuhan, satu untuk menggerakan roda, dan lainnya guna menggerakkan generator guna mengisi pasokan daya listrik ke baterai.

3. Lebih Nyaman Berkat Dimensi yang Membesar

Toyota Kijang Innova Zenix 2023

Generasi ketujuh Kijang ini mendapat ubahan yang besar, salah satunya dengan mengadopsi platform Toyota New Global Achitecture (TNGA): GA-C bersasiskan monokok.

Seperti yang diketahui platform TNGA mampu menghasilkan nuansa kabin lebih luas berkat lantai kabin yang dibuat rata, serta jarak sumbu roda yang dipanjangkan. Selain itu juga dengan strukur rangka baru berbasis TNGA dapat meningkatkan rigiditas bodi, mengurangi berat mobil, serta mengurangi suara yang masuk ke dalam kabin mobil.

Secara dimensi Kijang Innova Zenix memiliki panjang 4.755 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.795 mm, sementara wheelbase-nya 2.850 mm. Generasi sebelumnya mencatat panjang 4.735 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.795 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Artinya, pada model terbarunya lebih panjang dan lebih lebar 20 mm, serta wheelbase bertambah 100 mm. Sementara ground clearance tetap sama 185 mm.

Dimensinya yang membesar dengan panjang bagian dalam kabin mencapai 1.746 mm atau bertambah 56 mm, tentunya membuat mobil ini terasa lebih nyaman dibandingkan model sebelumnya.

Baca juga: Varian Hybrid Innova Meluncur, Nasib Toyota Kijang Innova Diesel Tersingkirkan?

4. Dilengkapi Power Back Door with Voice Command dan Panoramic View Monitor 

Toyota Kijang Innova Zenix 2023

Nuansa berkendara menggunakan Toyota Kijang Innova Zenix 2023 terasa begitu nyaman. Hal ini lantaran untuk varian teratasnya mobil ini berhasil dilengkapi Power Back Door with Voice Command yang berfungsi untuk membuka bagasi hanya dengan menggunakan perintah suara.

Selain itu ada juga Panoramic View Monitor yang disertai light illumination mulai dari tipe V guna menghasilkan pandangan berkendara menjadi lebih luas sekaligus memberikan nuansa rileks.

Pada panel instrumentnya telah dilengkapi layar 7 inch Multi Information Display (MID) di tengah untuk model Hybrid EV dan 4.2 inch MID untuk model gasoline. Untuk sistem hiburannya tipe G dan G HV mendapatkan head unit layar sentuh dengan smartphone connection. Sedangkan varian V, HV, dan Q HV berhasil disematkan head unit 10 inci selain mendukung smartphone connection juga NFC E-Toll Card Checking.

Oh iya, tipe Q HV disediakan wireless charger di konsol tengah. Tak hanya itu, ada juga captain seat di kabin tengah dengan kursi ottoman electric recline dan layar 10 inci Dual Rear Seat Entertainment with Internet Connection yang dapat dioperasikan secara independen pada baris keduanya.

5. Fitur Keselamatan TSS 3.0

Toyota Kijang Innova Zenix 2023

Sebagai fitur keselamatan standar mobil ini berhasil dilengkapi ABS+EBD+BA dan rem cakram di semua roda. Selain itu juga terdapat Electric Parking Brake + Brake Hold (EPB+BH), sensor parkir, dengan model Q HV ditambah corner sensor. Termasuk pula Start Stop Button + Smart Entry.

Semakin aman, mobil ini berhasil ditambahkan Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA), serta adanya kamera parkir. Untuk mengetahui kondisi keliling mobil, ada juga DVR yang bertindak sebagai dashboard camera guna merekam perjalanan.

Guna mengurangi cedera saat terjadinya benturan cukup keras, mulai dari tipe G hingga V mendapatkan dua buah airbags di depan. Sedangkan model Q HV memiliki 6 SRS airbags yang terdiri dari dual airbags, side airbags, dan curtain side air bags (CSA). Ada pula fitur Vehicle Approach Notice yang memberikan peringatan kepada pengemudi jika ada kendaraan lain atau pejalan kaki mendekati titik tertentu kendaraan. Fitur ini terdapat di tipe Q HV, dan V HV.

Perlu diketahui, tipe Q HV telah mendapatkan fitur keselamatan pintar yang merupakan generasi terbarunya yakni Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Teknologi keselamatan Toyota yang mengandalkan sensor dan radar tersebut telah mencakup:

  • Pre-Collision System (PCS)
  • Dynamic Radar Cruise Control (DRCC)
  • Lane Departure Alert (LDA)
  • Lane Tracing Assist (LTA)
  • Automatic High Beam (AHB).

Baca juga: Begini Cara Kerja Sistem Hybrid Toyota Innova Zenix, Pantas Kalau Jadi Irit Banget

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia otomotif. Yang pada akhirnya hoby tersebut membawanya ke dalam dunia pekerjaanya sebagai penulis hingga saat ini.

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });

Komentar

Mobil Terbaru