5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Hunting di Bursa Mobil Bekas (Part 2)

Yongki Sanjaya · 24 Nov, 2022 12:00

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Hunting di Bursa Mobil Bekas (Part 2) 01

Tidak semua calon pembeli memiliki pengalaman dalam menghadapi sales dealer atau showroom di bursa mobil bekas. Tidak jarang, calon pembeli akhirnya salah dalam memilih atau pilihan sesuai tapi dengan harga yang sangat mahal. 

Baca juga:

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Kondisi bursa atau pasar mobil bekas ini tak cuma ada dealer atau pedagang, tapi banyak juga calo yang ikut bermain. Jika kita mencari mobil di pasar mobil, ada beberapa hal yang perlu dihindari agar tidak terjebak mendapat unit tidak sesuai ekspektasi.

3. Jangan Percaya Dengan Ucapan Harga Tinggi Karena Pakai Aksesoris Merek Ternama

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Hunting di Bursa Mobil Bekas (Part 2) 01

Pedagang punya banyak cara agar barang yang mereka jual cepat laku terjual. Sebagian pedagang pasti ada yang menawarkan mobil dengan harga lebih mahal dari harga pasaran. Mereka ada yang beralasan harga mahal karena pakai aksesoris atau part kualitas ternama. Cara seperti ini  dilakukan untuk membuat Anda berpikir bahwa mobil tersebut pantas dengan harga yang ditawarkan.

Supaya kamu tidak membeli unit yang kemahalan, sebaiknya sudah memilki pedoman soal harga pasaran mobil tersebut dalam kondisi standar, dan estimasi harga aksesoris atau komponen mahal yang digunakan. Dengan demikian, kamu sudah ada hitung-hitungan harga ideal dari suatu mobil yang telah terpasang aksesoris aftermarket.

4. Hindari Memberikan Uang Tanda Jadi Terlalu Besar Saat Beli di Bursa Mobil

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Hunting di Bursa Mobil Bekas (Part 2) 02

Namanya bursa atau pasar mobil bekas, cukup banyak pedagang yang menyediakan unit yang sesuai kriteria kita. Tak jarang, kita sudah menemukan unit yang kita incar dengan kondisi cukup baik. Supaya tidak dibeli orang, kita pun membayar uang muka untuk tanda jadi.

Cara ini umum dilakukan karena mungkin kita sudah cukup lelah mengitari tiap showroom mencari unit yang sesuai kriteria. Jika memang masih ragu soal mobil incaran tapi takut mobil dibeli orang lain, berikan tanda jadi sedikit saja. Bisa saja kita tiba-tiba ditawarkan mobil incaran yang kondisinya lebih oke dan harganya lebih murah berjuta-juta di tempat lain.
  
Tanda jadi yang sudah kita berikan itu bisa hilang jika kita membatalkan transaksi setelah deal. Untuk pengikat, umumnya kita berikan tanda jadi sedikit saja, misalnya Rp500 ribu hingga maksimal Rp1 juta. Bayangkan kalau kita berikan tanda jadi Rp5 juta, kemudian dapat mobil lain yang lebih bagus selisih Rp4 juta lebih murah. Pasti akan merasa rugi banyak karena tak jadi dapat unit yang lebih terjangkau.

5. Hindari Beli Unit dengan Kondisi Minus Pajak atau Bekas Pejabat dan Artis

5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Hunting di Bursa Mobil Bekas (Part 2) 03

Dua hal terakhir ini kadang tidak dianggap sebagai suatu minus penting dalam transaksi jual beli mobil bekas. Perlu kamu ketahui, minus pajak ini kadang jadi cerminan dari kondisi perawatan mobil dari pemilik sebelumnya. orang yang sengaja membiarkan pajak mobilnya mati, cenderung tidak memperhatikan mobilnya. Istilahnya, bayar pajak yang jadi kewajiban saja tidak mau, apalagi mengeluarkan biaya untuk memperbaiki kerusakan mobil yang sifatnya tidak wajib diganti.

Namun, bila memang kamu sudah menemukan unit yang kondisinya baik dengan harga oke, maka pajak mati ini bisa jadi senjata lain untuk negosiasi harga jadi semakin murah. Kamu bisa menghitung berapa nilai pajak yang tertunggak untuk meminta pengurangan harga. Kamu tentu harus melunasi pajak tersebut, entah lewat calo atau saat harus balik nama.

Kemudian, hal lain yang kamu mungkin perlu hindari ialah terpukau dengan mobil bekas pejabat atau artis. Karena bisa saja kondisi dari mobil tersebut tak sebaik unit lain yang bukan bekas orang penting. Berdasarkan pengalaman kami, pejabat sekalipun tidak selalu memperhatikan kondisi mobilnya. Sebab umumnya mobil tersebut digunakan untuk aktivitas harian, dan kepemilikannya diniatkan sesuai dengan masa pemakaian 5 tahunan.

Artis pun juga tak jauh beda, kalau dia bukanlah penghobi di bidang otomotif juga belum tentu rutin soal perawatan mobil. Daripada kita cuma mencari nama besar beli mobil bekas artis, kenapa kita tidak mencari unit lain yang kondisinya lebih terjamin.
 

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });

Komentar

Mobil Terbaru