Bingung Pilih Toyota Calya 2021 Tipe Metik atau Manual? Ketahui Bedanya

Yongki Sanjaya · 11 Jan, 2021 14:07

Saat akan membeli mobil, kita biasanya dihadapkan pada pilihan transmisi manual atau metik. Biasanya, harga opsi metik pasti lebih mahal dari manual. Tanpa mempertimbangkan harga, pilihan mana yang ideal dari Toyota Calya 2021 tipe metik atau manual?

Total, ada delapan tipe yang tersedia di Toyota Calya 2021. Salah satu tipe yang memiliki opsi transmisi metik dan manual yaitu Calya tipe G. Selisih harganya sih lumayan, mencapai Rp 12 jutaan.

Sebagian orang mungkin sudah yakin dengan pilihannya, akan memilih tipe manual maupun matik. Tetapi sebagian lagi tentunya masih ragu, transmisi apakah yang sesuai untuk Toyota Calya mereka nanti. 

Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus mengetahui jenis transmisi dari masing-masing varian. Untuk Calya metik, memakai transmisi metik konvensional empat percepatan. Sementara untuk manualnya, memakai lima percepatan.

Mesinnya 3NR-VE, berkapasitas 1.170 cc. Tidak besar memang, tapi sudah cukup untuk kondisi berbagai jalan aspal di Indonesia. Oleh karena itu, pilihan transmisi ini sifatnya subjektif sesuai selera. Kalian yang ogah repot main kopling, ada transmisi metik.

Kenali Karakter Transmisi Metik di Toyota Calya 2021, Tak Kalah dari Versi Manual 

Banyak yang beranggapan kalau pilihan transmisi metik konvensional ini tidak menarik. Tarikan mobil tidak meluncur mulus dan halus seperti transmisi metik CVT. Namun ada alasan kuat mengapa Toyota tetap memasangi Calya 2021 dengan metik konvensional.

Dalam sesi test drive kalangan media nasional beberapa waktu silam, Toyota pun ingin membuktikan performa transmisi ini di berbagai kondisi jalan. Saat melaju di jalan tol, perpindahan transmisi metik empat percepatan ini bekerja secara halus dan cukup responsif.

Kemampuan transmisi metik konvensional ini baru benar-benar terasa manfaatnya saat melewati jalur pegunungan. Kita cukup masuk mode manual untuk menyesuaikan posisi gigi sesuai medannya. perseneling metik tinggal dipindahkan dengan pilihan D, 3 dan 2. 

Kita bisa memindahkan posisi ke gigi 2 saat melewati tanjakan landai. Jadi, jangan khawatir tidak kuat start kalau kita terpaksa harus berhenti di tanjakan. Posisi 2 dalam metik konvensional ini sama saja menggabungkan gigi 1 dan 2 di transmisi manual. 

Jadi, transmisi hanya membatasi gigi maksimalnya di posisi 2. Saat sudah rpm tinggi, tapi masih butuh torsi atau engine brake, kita tinggal pindah ke 3. Cara ini dilakukan agar mendapat tarikan mesin yang lebih responsif. 

Untuk itu kita perlu juga responsif dalam memindahkan gigi transmisi saat di jalur pegunungan. Cara tadi jelas efektif ketimbang mengandalkan kick-down (menekan pedal gas lebih dalam agar down-shift) seperti ketika tuas pada posisi D.

Supaya mendapat reaksi spontan, kaki kanan juga perlu lincah menginjak pedal gas. Dengan begini, kita tidak kehilangan banyak momentum saat menghadapi tanjakan atau ingin overtake di tanjakan.

Transmisi Manual Toyota Calya 2021 Responsif di Pegunungan

Memang kapasitas mesinnya tidak besar namun pilihan transmisi yang tersedia di Toyota Calya 2021 ini sudah proporsional untuk berbagai kondisi jalan aspal. Bila kamu ingin cari yang lebih responsif, maka bisa pilih transmisi manual.

Kalian yang masih pemula tinggal membiasakan diri untuk menyeimbangkan kopling dan gas. Sebab, transmisi manual ini menawarkan performa lebih spontan. Untuk menghadapi tanjakan panjang yang landai, tinggal masuk ke gigi 2 atau 3.

Mobil pun bisa melahap tanjakan dengan mudah, dan tidak kesulitan saat butuh menyalip truk yang berjalan pelan. Apabila tanjakan lebih curam, maka tinggal masuk gigi 1 supaya memiliki torsi cukup untuk merayap.

Toyota Calya 2021 Metik, Tipe Termahal dan Terlengkap

Toyota Calya ini tersedia dalam tiga tipe yaitu E STD, E, dan G. Nah, untuk pilihan transmisi metik ini cuma ada di tipe G dan juga menjadi tipe tertinggi.

Dengan selisih Rp 12 juta, tentu bikin penasaran apa bedanya selain dari transmisi, antara Toyota Calya G metik dan yang manual.

Toyota Calya G metik dan manual pada bagian ekteriornya sama-sama mengaplikasikan lampu depan LED, spion lipat alias New Retractable Outer Mirror, desain pelek baru, garnish pintu bagasi berlapis dark chrome dan grill depan dark chrome. Kemudian pada interior dilengkapi head unit layar sentuh, audio control pada kemudi, console box di bawah AC, dan dasbor dual tone. 

Perbedaan khusus di tipe metik yaitu ada New Under Seat Compartment Tray dan Illumination AT indicator. Jadi, kita bisa menyimpan barang lebih rapi di kolong kursi depan sisi kiri. 

Kesimpulan

Pilihan transmisi otomatis alias metik seringkali menjadi pilihan mahal. Sebab, opsi ini biasanya tersedia pada tipe menengah atas di suatu mobil. Selain itu, selisih harga dengan tipe sejenis versi manual juga mencapai belasan juta.

Jadi, sudah sepantasnya transmisi metik ini menawarkan kenyamanan berkendara namun dengan performa yang tak kalah responsif. Apabila budget yang kalian miliki terbatas, opsi transmisi manual sebenarnya tidak buruk kok. Hanya butuh pembiasaan saja.

 

Komentar