Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander

Samuel Tito · 16 Okt, 2020 17:30

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 01

Toyota Avanza sebagai mobil serbaguna atau MPV, telah lama merajai segmen tersebut di Tanah Air. Tapi sejak kemunculan Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza menemukan rival sejatinya. Kini apakah masih layakkah memiliki Avanza dibandingkan dengan Xpander?

Kini dengan hadirnya model Avanza terbaru, peta persaingan segmen ini tentunya akan menjadi gejolak baru. Tak lupa, selain Avanza dan Xpander, di segmen ini juga terdapat Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Nissan Livina, dan pendatang baru lainnya Wuling Confero S.

Berikut ulasan mengenai persaingan antara sang legenda Toyota Avanza dengan pendatang baru Mitsubishi Xpander. Perbandingan ini patut disimak karena masing-masing menawarkan kelebihan tersendiri.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Segala sesuatu tentang Mitsubishi Xpander selalu sesuai permintaan. Masih banyak orang yang penasaran dengan mobil besutan Mitsubishi ini. Publik kini mulai membandingkan spesifikasi Toyota Avanza dengan Mitsubishi Xpander.

Di antara keduanya, mana yang paling modern dan kaya fitur? Dari segi spesifikasi mesin, Xpander menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc DOHC. Tenaga puncak 103 hp pada 6.000 rpm dan torsi 141 nm pada 4.000 rpm.

Sedangkan untuk Toyota Avanza, pihak pabrikan tidak melakukan penyempurnaan pada mesin, transmisi dan differential. Seting mesinnya masih sama persis dengan generasi sebelumnya yang didukung mesin 1.500 cc DOHC Dual VVT-i 104 hp pada 6.000 rpm dengan torsi 136 nm pada 4.200 rpm.

Jika dibandingkan, Toyota Avanza memang sedikit lebih bertenaga. Unggul 1 hp dari Xpander. Namun untuk urusan torsi, Xpander unggul dengan selisih angka 5 Nm saja. Angka tersebut membuat Xpander memiliki akselerasi awal yang baik. Torsi juga mendukung saat mobil melintasi tanjakan atau jalan tanah dengan lebih mudah.

Mengacaukan Toyota Afanza
Tip 1NR-VE 1.3L 16V DOHC dual VVT-i 2NR-VE 1.3L 16V DOHC dual VVT-i
Essie Schlind 1,329 sentimeter kubik 1,496 sentimeter kubik
Tenaga Maksimum (Tenaga Maksimum) 95 tenaga kuda @ 6.000 rpm 102,5 tenaga kuda @ 6.000 rpm
Torsi Maksimum 120 Nm @ 4.200 rpm 136 Nm @ 4.200 rpm
Transmisi 4-percepatan otomatis dan 5-percepatan manual
Sistem Penggerak Penggerak roda belakang

Fiture Keselamatan Toyota Avanza dengan Xpander

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 01

Membandingkan fitur keselamatan varian tertinggi setiap model. Toyota Avanza memiliki Veloz 1.5 bertransmisi otomatis (A/ T). Sementara, merek Mitsubishi, memiliki Xpander Ultimate matik sebagai varian tertinggi.

Bicara soal fitur keselamatan, Xpander yang hadir terakhir dibandingkan Avanza ini memberikan perangkat keselamatan yang lebih beragam. Mengacu pada data spesifikasi model terbaru, untuk Toyota Veloz 1.5 matik hanya memiliki sedikit fitur keselamatan, baik aktif maupun pasif.

Fitur keselamatan pada Toyota Avanza Veloz, sebut saja seperti Dual SRS Airbags, sabuk pengaman (Seatbelt with Pretensioner and Force Limiter), ada ABS, Isofix, 3-Points Seatbelt, Side Impact Beam, dan juga tersedia Front Passenger Seat belt Warning.

Berbeda dengan Mitsubishi Xpander Ultimate matik, lebih lengkap dengan fitur keselamatan aktif sebut saja ada Antilock Braking System (ABS), lalu Emergency Stop Signal (ESS), Active Stability Control (ASC), serta Hill Start Assist (HSA).

Tidak ketinggalan, fitur keselamatan pasif termasuk Kantung Udara Supplemental Restraint System (SRS), sabuk pengaman dengan Pretension dan Force Limiter. Ada juga, Isofix untuk bangku anak.

Desain Kunio Lawan Modern

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 02

Bicara soal desain, Toyota Avanza hanya mengalami sedikit perubahan pada facelift terakhir. Secara umum desain bodi Toyota Avanza masih sama dengan sebelumnya. Bedanya, Toyota Avanza terbaru kini menggunakan lampu depan ala Alphard agar terlihat mewah namun selebihnya bodi ala kapsul.

Keunggulannya, desain headlampnya menggunakan teknologi LED, dengan desain lampu stacked. Teknologi lampu LED ini, sekarang jadi sistem penerangan utama di sosok Toyota Avanza. Teknologi ini menggantikan teknologi halogen dengan proyektor di versi Toyota Avanza sebelumnya.

Jika Toyota Avanza mempertahankan desain MPV lawas. Sementara Xpander, sebagai pendatang baru di segmen low MPV mampu memberikan tampilan sporti seperti SUV. Xpander bertubuh gagah dengan ground clearance yang tinggi. Sementara di bagian depan, desain Dynamic Shield dengan aksen X menjadi ciri khasnya.

Keunikan Mitsubishi Xpander adalah pada letak penempatan dari lampu utamanya (headlamp). Tidak hanya itu, lampu sein-nya juga terpisah dan terletak di bumper. Di bagian atas Xpander juga terdapat lampu LED yang berfungsi sebagai daytime running light.

Kompetisi Fitur Hiburan Toyota Avanza dengan Xpander

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 03

Fitur hiburan pada bagian head unit Mitsubishi Xpander juga dilengkapi dengan layar sentuh yang berukuran lebar. Sistem navigasi juga telah terintegrasi, dan koneksi jarak dekat serta pemutar musik yang siap memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Lebih lanjut, Toyota Avanza terbaru juga dibekali head unit touchscreen di hampir semua tipe kecuali yang paling rendah. Head unit ini didukung oleh aplikasi bernama T-Link for Android.

Anda hanya perlu melakukan sinkronisasi gadget lewat jaringan Bluetooth dengan menggunakan kabel data yang sudah terpasang di head unit. Jika tidak terkoneksi dengan jaringan bluetooth dan kabel data, head unit tidak akan bisa menampilkan mirroring dari ponsel.

Konsumsi BBM Toyota Avanza dan Xpander

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 04

Biasanya sebelum membeli mobil baru atau bekas konsumen akan mencari informasi mengenai mobil mana yang paling irit bahan bakar. Pasalnya, mobil yang hemat bahan bakar tidak akan menyelamatkan konsumen dari pengeluaran uang hanya untuk mengisi bahan bakar mobilnya.

Apalagi, seperti diketahui, harga bahan bakar minyak dari tahun ke tahun semakin mahal. Tentunya memilih kendaraan yang irit menjadi pertimbangan utama dalam memilih kendaraan. Mari bandingkan Low MPV Mitsubishi Xpander terlaris saat ini dengan Toyota Avanza Veloz.

Berikut perbandingan perbedaan biaya konsumsi bahan bakar antara Mitsubishi Xpander dengan Toyota Avanza Veloz. Konsumsi bahan bakarnya Xpander capai 11,5 km / liter. Sementara Toyota Avanza itu capai 12,5 km / liter.

Ketersediaan Suku Cadang Toyota Avanza dengan Xpander

Adu Fitur Penggoda Konsumen Antara Toyota Avanza dengan Xpander 05

Perihal ketersediaan suku cadang, kurang lebih harus mencermati kode mesin yang digunakan oleh Toyota Avanza atau Xpander. Untuk Xpander sendiri, sebenarnya dibekali mesin berkode 4A91 yang merupakan inovasi dari mesin legendaries milik Mitsubishi Colt.

Tapi tentu ada yang sedikit beda antara mesin Colt dengan milik Xpander. Selain itu, mobil ini juga baru diproduksi dan proses produksinya baru dimulai pada Oktober 2017. Ketersediaan sparepart jelas kurang melimpah dibanding Toyota Avanza yang minim ubahan.

Bicara Toyota Avanza didukung oleh nama besar Toyota dan Astra, jaringan penjualan Astra yang tersebar di seluruh Indonesia. Strategi Toyota menggunakan mesin biasa 2NR membuat ketersediaan sparepart Avanza melimpah.

Mesin ini sudah digunakan oleh Toyota sejak Toyota Avanza lahir tahun 2011 atau secara major facelift. Dengan begitu secara otomatis, ketersediaan suku cadang Avanza jadi bisa lebih melimpah dibanding Xpander yang baru hadir beberapa tahun ini.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Samuel Tito

Automotive writer who cover in-depth reports in an easy-to-understand for the readers

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });

Komentar

Mobil Terbaru