Apa Yang Bikin Wuling Cortez Kalah Populer Dari Mobil Jepang?

Anissa · 18 Okt 2020 04:00

Meskipun belum lama berkiprah di Indonesia, tetapi kehadiran mobil-mobil buatan Tiongkok sukses menarik perhatian para pecinta otomotif di Indonesia. Salah satu dari sekian banyak produsen mobil asal Cina yang sukses di Indonesia adalah Wuling.

Wuling Cortez, salah satu mobil pabrikan Wuling ini juga bersaing dalam industri otomotif Indonesia dalam segmen MPV. Mobil MPV pabrikan Cina ini hadir di Indonesia sebagai mobil keluarga yang berkualitas, tetapi dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. 

Wuling Cortez sendiri pertama kali diluncurkan pada awal tahun 2018. Kendati mendapat sambutan yang cukup hangat dari para pecinta mobil di Indonesia, nyatanya angka penjualannya tidak setinggi yang diharapkan. Sejak pertama kali diluncurkannnya hingga bulan Maret 2020, mobil ini tercatat hanya berhasil terjual sebanyak 9.424 unit saja.

Sementara itu, Toyota Kijang Innova sebagai pesaing dari Wuling Cortez memiliki angka penjualan 4.100 unit hanya untuk bulan Maret 2020 saja. Jumlah ini tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan angka penjualan yang dicapai Wuling Cortez.

Sekarang mari kita lihat angka penjualan 20 model mobil tertinggi pada bulan Agustus 2020 berikut ini.

No. Model Mobil Jumlah No. Model Mobil Jumlah
1 Nissan Livina 6.338 unit 11 Daihatsu Gran Max BV 875 unit
2 Toyota Innova 2.482 unit 12 Daihatsu Gran Max PU 827 unit
3 Toyota Rush 2.215 unit 13 Toyota Agya 809 unit
4 Daihatsu Sigra 2.136 unit 14 Suzuki XL7 764 unit
5 Honda Brio 2.060 unit 15 Mitsubishi L300 727 unit
6 Suzuki Carry PU 1.662 unit 16 Isuzu Traga 652 unit
7 Mitsubishi Xpander 1.461 unit 17 Toyota Avanza 474 unit
8 Daihatsu Ayla 1.294 unit 18 Nissan Serena 411 unit
9 Daihatsu Terios 1.190 unit 19 Toyota Hi-Ace 392 unit
10 Toyota Calya 978 unit 20 Honda HR-V 385 unit

Melihat data penjualan mobil dari GAIKINDO di atas, pada bulan Agustus 2020, seluruh merek mobil yang menempati 20 mobil dengan penjualan tertinggi merupakan mobil buatan Jepang, dan Toyota Innova bahkan menempati urutan kedua. Hal ini menunjukkan bahwa dominasi mobil-mobil Jepang di Indonesia masih belum bisa terpatahkan. 

Dari segi kualitas, sebenarnya Wuling Cortez tidak kalah dari mobil-mobil pabrikan Jepang. Mobil ini memiliki fitur yang cukup lengkap dan dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan mobil pesaingnya. Lalu apa yang membuat mobil ini kurang diminati dan kalah populer dari mobil-mobil Jepang?

Ada beberapa alasan untuk hal ini. Yang pertama, seperti sudah disebutkan sebelumnya, dominasi mobil-mobil Jepang di pasar otomotif Indonesia masih sulit dikalahkan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa mobil-mobil Jepang memang sudah lebih lama berkiprah di Indonesia dan sudah paham betul pasar otomotif di Indonesia. Sehingga tidak heran jika banyak pula konsumen di Indonesia yang lebih memilih produk mobil pabrikan Jepang.

Yang kedua, masih kuatnya stigma negatif tentang produk mobil buatan Cina di Indonesia. Masyarakat Indonesia menganggap produk buatan Cina tidak bisa menandingi kualitas yang diberikan oleh produk mobil buatan Jepang. Produk mobil Cina pun masih dianggap tidak tahan lama, sehingga banyak konsumen Indonesia yang enggan untuk mencoba produk mobil Cina. 

Kemudian yang terakhir, dealer resmi dan jaringan aftersales Wuling di Indonesia masih kurang tersebar. Hingga saat ini, Wuling Motors masih terus melebarkan jaringan penjualan hingga ke seluruh Indonesia, dan di negara kita sudah ada 115 diler resmi yang beroperasi dan siap melayani konsumen.

Sayangnya, diler resmi tersebut belum tersebar secara merata, masih hanya ditemukan di kota-kota besar saja. Banyak konsumen yang tinggal di daerah mengeluhkan sulitnya mencari suku cadang resmi untuk mobil Wuling mereka.

Kesimpulan

Ada beberapa alasan yang mendasari kurang populernya Wuling Cortez di Indonesia, terlepas dari kualitasnya yang baik, serta harganya yang sangat terjangkau. Pasar otomotif di Indonesia hingga saat ini memang masih didominasi oleh mobil-mobil buatan Jepang yang sudah lebih familiar dan lebih dipercaya oleh para konsumennya.

Selain itu, di Indonesia masih ada stigma negatif yang kuat terhadap produk-produk buatan Cina, dalam hal ini mobil. Wuling Cortez sebagai salah satu mobil buatan Cina pun dianggap belum bisa menandingi kualitas yang dimiliki oleh mobil-mobil Jepang. Tidak hanya itu, persebaran diler resmi yang belum menjamah daerah di luar kota-kota besar pun membuat para konsumen sulit untuk mendapatkan suku cadang resmi dan melakukan servis mobil. 

 

Komentar

Mobil Terbaru