Bukan Cuma Genesis G80 Elektrik, DFSK Gelora E Juga Jadi Mobil Operasional KTT G20

Adit · 22 Mei, 2022 12:04

Bukan Cuma Genesis G80 Elektrik, DFSK Gelora E Juga Jadi Mobil Operasional KTT G20 01

  • DFSK Gelora E akan jadi mobil listrik operasional selama KTT G20 di Bali.
  • DFSK Gelora E tersedia dalam dua versi: minibus dan blind van.
  • Versi minibus cocok sebagai kendaraan shuttle, sedangkan blind van guna kebutuhan logistik kegiatan KTT G20.

Amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan dalam rangka perhelatan G20, seluruh kendaraan yang terlibat harus menggunakan kendaraan listrik. Ini dilakukan untuk menunjukkan kesiapan negara dalam penerapan elektrifikasi di sektor transportasi. 

"Melalui penggunaan mobil listrik selama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 juga sekaligus sebagai showcase bahwa negara kita menjadi negara terdepan dalam pengembangan kendaraan listrik," katanya saat peresmian SPKLU Ultra Fast Charging di Bali, Maret lalu.

Bukan Cuma Genesis G80 Elektrik, DFSK Gelora E Juga Jadi Mobil Operasional KTT G20 02

DFSK Indonesia tawarkan Gelora E jadi kendaraan operasional selama G20

Baca Juga: Mobil Listrik DFSK Gelora E Jadi Armada Baru Damri, Jakarta - Tegal Cuma Sekali Ngecas

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Sejauh ini ada beberapa pabrikan yang telah menyiapkan jajaran mobil listriknya untuk mendukung kegiatan tersebut. Terbaru, DFSK juga menawarkan Gelora E, sebagai kendaraan multifungsi yang cocok dioperasikan selama G20 berlangsung. 

"DFSK Sudah ikut serta dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, dengan memasarkan DFSK Gelora E yang 100 persen ditenagai oleh baterai dan menjadi kendaraan komersial listrik ringan pertama di Indonesia," terang Marketing Heat PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Cocok Jadi Mobil Antar Jemput Selama G20

Mobil listrik DFSK Gelora E yang dijual hadir dalam dua tipe: minibus dan blind van. Keduanya dinilai cocok untuk dijadikan kendaraan operasional dalam rangka membantu kelancaran mobilitas selama G20. Bisa jadi kendaraan pendukung logistik, maupun antar jemput. 

Bukan Cuma Genesis G80 Elektrik, DFSK Gelora E Juga Jadi Mobil Operasional KTT G20 01

DFSK Gelora E hadir dalam tipe minibus dan blind van

Baca Juga: Semakin Diminati, DFSK Gelora E Blind Van Sudah Dipesan Perusahaan Logistik DHL

Secara dimensi, mobil yang telah diluncurkan 2020 lalu itu punya panjang tubuh 4.500 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 2.000 mm. Bila dibandingkan dengan kendaraan komersial lain, yang satu ini menawarkan kelapangan kabin yang lebih baik. 

Khusus varian minibus bisa mengangkut kapasitas 7 penumpang dengan ruang interior dan bagasi yang lega. Namun begitu, bisa dimaksimalkan lebih banyak penumpang lagi yang diangkut dengan pengaturan kursi yang memadai. 

Sementara itu buat DFSK Gelora E tipe blind van memiliki ruang kargo 2,6 meter atau secara luas mencapai 4,8 meter kubik. Dengan begitu utilitasnya cocok untuk keperluan logistik, mengantar berbagai barang yang dibutuhkan selama penyelenggaraan G20.

Bukan Cuma Genesis G80 Elektrik, DFSK Gelora E Juga Jadi Mobil Operasional KTT G20 02

Khusus tipe minibus cocok dijadikan kendaraan shuttle selama G20

Lebih lanjut mengenai dapur pacunya dibekali motor listrik dan baterai lithium ion berkapasitas 42 kWh. Sekali diisi penuh, baterainya sanggup melahap jarak hingga 300 km berdasarkan pengujian NEDC. Ideal untuk wara-wiri di Bali. 

Adapun untuk pengisian baterainya bisa menggunakan fast charging yang hanya membutuhkan waktu sekitar 80 menit, untuk mengisi daya dari 20 ke 80 persen. Selain ramah lingkungan karena tanpa emisi, secara operasional lebih hemat. 

Dalam keterangan tertulis, pabrikan mengklaim bahwa biaya operasional mobil listrik DFSK Gelora E sekitar Rp200 per kilometer, atau hanya 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial bermesin konvensional. 

Baca Juga: Jauh Lebih Mahal, Apakah Kelebihan DFSK Gelora E Dibanding Suzuki Carry?

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Komentar

Mobil Terbaru