Dengan Teknologi Penukaran Baterai, NIO Siap Masuk Pasar Eropa, Selanjutnya Incar Asia

Dhoni · 14 Mei, 2021 15:00

NIO sebagai produsen mobil listrik asal China, tidak puas hanya bersaing di pasar saham Amerika Serikat. Setelah sukses menghadirkan terobosan terbaru dalam pengisian baterai mobil berteknologi elektrifikasi, NIO memastikan akan hadir di Eropa.

Dengan Teknologi Penukaran Baterai, NIO Siap Masuk Pasar Eropa, Selanjutnya Incar Asia 01

NIO Masuk Pasar Eropa, Siap Merangsek ke Asia?

Baca juga: NIO Bikin Stasiun Pengisian Listrik Cepat Pertama di Dunia, Kalahkan Teknologi Tesla

Adalah Norwegia yang menjadi target perdana NIO dalam menghadirkan produk dan teknologi pusat pengisian daya untuk baterai mobil listrik. Dengan teknologi yang mengadopsi sistem pertukaran baterai membuat NIO mendapatkan banyak perhatian dari calon konsumen mobil-mobil berteknologi elektrifikasi.

NIO hadir di Norwegia di bawah pimpinan Marius Hayler dengan produk pertama yang akan diperkenalkan adalah NIO ES8. Pada tahun-tahun selanjutnya, mobil listrik berwujud sedan berkode NIO ET7 juga akan mulai dijual di Norwegia.

Dengan Teknologi Penukaran Baterai, NIO Siap Masuk Pasar Eropa, Selanjutnya Incar Asia 02

NIO Masuk Pasar Eropa, Siap Merangsek ke Asia?

Stasiun Pengisian Listrik Fenomenal

Untuk stasiun pengisian daya, NIO menargetkan akan menghadirkan lima pusat pengisian yang fenomenal tersebut. Dengan sistem menukar baterai yang dimiliki NIO, pelanggan hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk mendapatkan enrgi mobil listriknya penuh kembali. Teknologi yang dapat membuat Tesla dan  produsen mobil listrik lainnya tertinggal.

Namun untuk mengawali langkah kehadiran NIO di Norwegia, maka calon pelanggan dapat membuat janji dalam melakukan test drive NIO ES8 sebagai sebuah SUV listrik. Namun untuk melakukan test drive, mereka wajib mengunduh Apps NIO pada bulan Juli 2021. Test Drive baru akan dilakukan pada Agustus 2021.

Pemesanan baru dapat dilakukan pada bulan September dan NIO ES8 yang hadir di Norwegia akan tersedia dengan baterai berkapasitas 100 kWh. Para pengguna bisa menikmati sistem pengisian baterai di NIO House pertama yang rencananya akan berada di kota Oslo, Norwegia seluas 2.000 meter persegi. Ini adalah stasiun pertama NIO di luar China.

Namun hingga saat ini, harga NIO ES8 untuk di Eropa, khususnya Norwegia, belum resmi diumumkan. Sementara harga di China, NIO ES8 yang berbentuk SUV ini dibanderol Rp1,02 Milyar. NIO ES8 diklaim dapat menempuh jarak hingga 335 km.

Namun NIO ES8 yang akan hadir di Norwegia belum diketahui, apakah akan tersedia unit mobil tanpa baterai dan dengan model BaaS (Battery as a Service) yang juga diadopsi di China. Dengan tersedianya stasiun baterai, bukan tidak mungkin NIO akan hadir dalam strategi yang sama sehingga harga NIO ES8 diharapkan dapat cukup terjangkau.

Dengan Teknologi Penukaran Baterai, NIO Siap Masuk Pasar Eropa, Selanjutnya Incar Asia 03

Stasiun penukaran baterai yang hanya membutuhkan waktu penggantian selama kurang dari 3 menit tentunya akan menjadi menarik bagi konsumen di Norwegia. Rekor waktu tersebut sesuai dengan teknologi yang mengadopsi sistem penukaran baterai. Dan setidaknya akan tersedia lima tempat pengisian baterai ini hingga akhir 2021.

Lalu bagaimana dengan Asia dan Indonesia? Sangat mungkin sistem pengisian yang ditawarkan NIO dapat menjadi daya tarik tersendiri  bagi calon konsumen. Terlebih jika mereka mampu menghadirkan terobosan ini dalam waktu singkat dan jumlah yang banyak. 

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Wuling Baojun 310 1.2L MT

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru