FAQ: Ketahui 5 Pertanyaan Mendasar pada Daihatsu Terios

Alex · 13 Okt 2020 09:00

Daihatsu Terios kini menjadi salah satu primadona di kelas low SUV. Salah satu alasan mobil berlogo D ini cukup laris di pasaran tentu karena harganya yang termasuk ekonomis.

Terios sendiri merupakan generasi kedua yang diluncurkan secara perdana pada 2018 lalu di Indonesia. Tentu generasi kedua ini melanjutkan kesuksesannya pada model lama yang juga tak kalah laris manis.

Jika dibanding dengan model generasi pertamanya, dari segi eksterior saja sudah sangat jelas terlihat lompatan inovasi yang dilakukan Daihatsu. Modern dan kaya akan fitur tampaknya jadi ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Daihatsu Terios generasi kedua ini.

Tentunya ada banyak pertanyaan mengenai low SUV satu ini bertebaran di luar sana. Terlebih bagi para konsumen yang ada niat meminangnya. Jika Anda merupakan salah satunya, simak sampai habis artikel ini karena kami akan jawab berbagai pertanyaan mengenai Terios.

1. Dibuat di mana?

Walau bermerek Jepang, Daihatsu Terios generasi kedua bukanlah mobil yang datang dari negeri Sakura. Bukan pula impor dari Thailand. Lantas di mana pabrik Daihatsu Terios?

PT Astra Daihatsu Motor selaku APM memproduksi Terios di fasilitas pabriknya yang berada di Sunter, Jakarta Utara. Jadi, terjawab sudah di mana tempat kelahiran Terios, yakni di Indonesia. Dengan demikian Terios juga bisa disebut CKD (completely knock down) Indonesia.

2. Benarkah kembaran Toyota Rush?

Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah; ya, benar. Hal ini melanjutkan skema "kembaran" kedua mobil tersebut sejak generasi pertama. Seperti yang kita ketahui, Daihatsu dan Toyota memang berada dalam satu grup.

Mulai dari spesifikasi mesin, sasis, fitur dan kelengkapan dasar, Daihatsu Terios kembar dengan Toyota Rush. Bahkan Toyota Rush juga diproduksi di fasilitas pabrik yang sama dengan Terios.

3. Bagaimana sistem penggeraknya?

Daihatsu Terios menganut sistem penggerak belakang alias rear wheel drive (RWD). Sistem penggerak ini juga jadi salah satu kelebihan Terios.

Sebab tak sedkit yang percaya bahwa sebuah SUV sejati haruslah menganut sistem penggerak belakang. Adapun kelebihan yang dimiliki oleh RWD adalah soal handling yang cukup baik apalagi saat melintasi tikungan.

4. Di mana ban serepnya?

Salah satu yang "hilang" pada Daihatsu Terios generasi baru ini adalah ban serep yang berada di pintu bagasi. Padahal ban serep di belakang tersebut jadi cirikhas tersendiri pada Terios generasi lama.

Lantas pindah ke mana ban serepnya? Ban serep Daihatsu Terios ada di bagian kolong. Tepatnya ada di kolong tepat di bawah lantai bagasi. 

5. Seberapa ekonomisnya harga Terios?

Saat ini Daihatsu Terios bisa dimiliki dengan harga termurah di angka Rp 211.800.000 untuk tipe X bertransmisi manual. Memang, angka tersebut bukanlah yang termurah di kelas low SUV. Masih ada DFSK Glory 560 sebagai yang paling murah. Namun merek asal Tiongkok itu tak punya jaringan aftersales sebanyak Daihatsu. Bahkan bisa dibilang soal reputasi, Terios masih lebih unggul dibanding Glory 560.

Kesimpulan

Daihatsu Terios memang cukup fenomenal di kelas low SUV. Walau jadi kembaran Toyota Rush, namun teknologinya tak kalah hebatnya bahkan nyaris tak ada perbedaan. Bahkan Daihatsu Terios layak disebut sebagai alternatif utama jika untuk membeli Toyota Rush Anda terhalangi dari sisi budget. Tempat lahirnya sama, mesinnya sama, rasa berkendaranya pun sama. 
 

Komentar

Mobil Terbaru