First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi

Enda · 12 Mei, 2021 17:00

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 01

First Drive singkat Renault Triber RXZ AMT

Renault Triber merupakan kendaraan roda empat yang bermain di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) dengan tampilan crossover. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang diselenggarakan 15-25 April 2021 kemarin, kami berkesempatan untuk menjajali LMPV jenama Perancis ini yang secara utuh didatangkan dari Negeri Bollywood, India.

Pada kesempatan first drive singkat ini, kami dipersilahkan untuk merasakan first impression secara langsung Renault Triber pada varian teratasnya, yakni RXZ dengan transmisi otomatis berjeniskan Automated Manual Transmission (AMT) di area test drive gedung exhibition JIEXPO Kemayoran. Namun, sebelum bicara lebih jauh, kami akan lebih dulu membahas pada sisi eksteriornya.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 02

Tampilan depan Renault Triber

Eksterior Renault Triber Berani Tampil Beda

Melihat tampilan luarnya khususnya pada fascia, pada dasarnya mobil ini terlihat macho dengan disematkannya lampu model proyektor yang telah memiliki pengaturan ketinggian serta tampilan Daytime Running Light (DRL) LED. Untuk lebih mempertegas kesan machonya, pada bonnet, Triber juga dibuat lebih berotot berkat adanya lekukan garis tegas diatasnya.

Bergeser ke bagian samping, mobil ini tidak terlihat seperti LMPV. Seperti yang bisa kalian lihat, di atas roda terdapat over fender serta side moulding di setiap pintunya. Selain terlihat gagah, bagian ini sekaligus dapat memberikan perlindungan kepada fender jika melewati jalanan yang sempit.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 03

Tampilan belakang Renault Triber

Bicara lingkar roda, PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) selaku agen pemegang merek Renault di Indonesia, mengaplikasikan varian teratas Triber ini dengan velg alloy dual tone berukuran 15 inci. Melihat ke bagian buritan, mobil ini memiliki tampilan yang begitu tajam dan berkarakter dengan diaplikasikannya desain seperti paruh dan mata elang.

Baca juga: First Drive Hyundai Santa Fe Bensin, SUV Mewah yang Bikin Ganteng ala Oppa Korea!

Posisi Berkendara Renaut Triber Terbilang Cukup Ergonomis

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 04

Test drive Renault Triber

Saat mencoba masuk dan singgah di balik kemudi, kami langsung disuguhkan ‘taste’ layaknya mobil Eropa meski secara fisik India banget. Bagaimana tidak, kami banyak menjumpai material plastik yang digunakan pada mobil ini terkesan begitu murahan dan kosong yang disertai dengan finishing kasar.

Meski begitu, keergonomisan mobil ini tidak bisa dipungkiri. Pada center cluster, Triber sudah dilengkapi head unit berukuran 8 inci yang telah dilengkapi dengan konektivitas seperti Android Auto dan Apple CarPlay yang dapat dijangkau dengan mudah. Di bawah sistem entertainment-nya, juga terdapat tombol pengaturan AC model kenop yang mencakup arah hembusan, kecepatan kipas, serta suhu yang menurut kami pengaturannya tergolong mudah ketika dioperasikan.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 05

Tombol start stop engine Renault Triber RXZ

Untuk menghidupkan dan mematikan mesin, kalian tidak perlu repot-repot untuk memutar anak kunci. Pasalnya, untuk melakukan itu, kami cukup dengan menekan tombol push-button start stop engine yang terletak center cluster di bawah tombol pengaturan AC. Hal ini juga dilakukan karena sistem pengamannya sudah menggunakan keyless entry.

Masih singgah di jok pengemudi, kami langsung dapat merasakan adanya teknologi modern pada mobil ini. Hal ini dikarenakan pada tampilan speedometernya sudah menggunakan digital instrument cluster dengan tampilan yang eye-catching yang menurut kami memiliki tingkat visibilitas cukup baik.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 06

Speedometer berpenampilan digital instrument cluster

Akan tetapi, pandangan ke depan mengemudinya bagi kami kurang begitu baik. Hal ini terjadi karena gundukan dashboard pada instrument cluster rasanya terlalu tinggi.

Pengaturan setirnya pun hanya mengaplikasikan fitur tilt saja, yang mana menurut kami cukup sulit ketika ingin mendapatkan posisi yang lebih nyaman ketika berkendara. Penyetelan kursi Renault Triber juga tidak dilengkapi dengan pengaturan ketinggian, yang secara konklusi hanya bisa dilakukan maju mundur dan reclining saja.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 07

Armrest Renault Triber yang dibuka terdapat cooling box

Oh iya, selain cup holder yang disematkan di console tengahnya, juga terdapat armrest yang bisa dibuka sebagai cooling box dan dimanfaatkan untuk menaruh minuman kemasan. Ini keren sih.

Getaran Mesin Renault Triber Terasa Kasar dan Akselerasi Tak Responsif

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 08

Mesin 3-silinder 1.000 cc Renault Triber

Sebelum melakukan tes jalan, pertama kami awali dengan menyalakan mesin. Saat menekan tombol start/stop engine untuk dapat menghidupkan mesin, kami sedikit heran dengan getaran serta suara kasar yang ditimbulkan. Tidak cukup sekali kami mencoba mematikan dan menghidupkan kembali mesin untuk mengobati rasa penasaran.

Ternyata memang benar, kami masih dapat merasakan suara yang kasar serta getaran berlebih ketika menyalakan mesin. Setelah mesin berhasil dihidupkan, sesegera mungkin kami langsung melakukan test drive.

Baca juga: Test Drive Singkat Toyota Raize 1.0T GR Sport CVT: Lincah dan Ganteng, Menggoda Kaum Hawa

Pertama kali, kami mengemudi dengan gaya berkendara yang cenderung santai agar dapat merasakan kenyamanan dari mobil ini. Mesin 3-silinder segaris berkapasitas 999 cc berteknologi Multi-point injection ini dapat memuntahkan tenaga hingga 70 PS pada 6.250 mm serta torsi 96 Nm pada 3.500 rpm yang dipadukan dengan transmisi Automated Manual Transmission (AMT) ini terasa biasa dan tak ada yang spesial.

Setelah berkendara dengan santai, waktunya kami merasakan lebih kemampuan mobil ini. Karena mengusung transmisi AMT dengan sistem triptonik, maka perindahan percepatannya bisa diatur menggunakan mode manual meski tanpa adanya pedal kopling di samping pedal remnya.

Ketika pedal gas diinjak secara spontan, tarikan pertama Renault Triber ini malah cenderung terasa lemot. Saat putaran mesin berada di atas 3.000 rpm, mobil ini baru dapat menunjukan taringnya.

Sistem perpindahan gigi secara triptoniknya menurut kami juga kurang baik. Setiap menambah percepatan, kami masih bisa merasakan jeda yang menurut kami membuat tidak nyaman.

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 09

Transmisi otomatis AMT Renault Triber 

Sebagai informasi, gearbox AMT pada mobil ini berbeda dengan transmisi AMT yang ada di pasaran. Kebanyakan transmisi AMT pada kendaraan lain masih memakai sistem electro hydraulic, sementara AMT pada Renault Triber sudah memakai sistem electro mechanical.

Transmisi AMT Renault Triber juga dilengkapi fitur keselamatan untuk menghindari kerusakan karena adanya human error. Ketika pengemudi salah mengoper gigi, panel instrumen mobil ini akan menampilkan peringatan ke pengemudi untuk mengoper gigi demi menghindari kerusakan.

Bantingan Suspensi Renault Triber Tak Sebagus Daihatsu Sigra

First Drive Singkat Renault Triber RXZ AMT: Harganya Tak Sesuai Ekspektasi 10

Tampilan samping Renault Triber

Melihat data di atas kertas, Renault Triber mengaplikasikan suspensi MacPherson strut with lower triangle dan coil spring di bagian depan, serta Torsion beam axle pada roda belakangnya. Seharusnya, paduan suspensi ini menjanjikan kenyamanan.

Secara spesifikasi, suspensi yang digunakan mobil dengan panjang 3.990 mm, lebar 1.739 mm dan tinggi 1.643 mm ini mampu meredam guncangan ataupun getaran dengan baik.

Namun, ketika kami melewati speed bump atau polisi tidur dengan kecepatan cukup kencang, suspensi yang digunakan tidak mampu meredam getaran dengan baik. Alhasil rasa nyaman dari mobil ini ketika melewati jalan yang berkontur, tidak bisa kami rasakan. Bila dibandingkan dengan LCGC 7-seater sekelas Daihatsu Sigra, bagi kami kenyaman Sigra masih lebih baik dari Triber.

Kesimpulan

Menarik kesimpulan atas first drive singkat dengan Renault Triber yang kami lakukan ini, rasanya faktor kenyamanan mobil ini menjadi kelemahannya. Selain itu, mesin 3-silinder berkapasitas kecil yang digunakan juga memiliki getaran berlebih ke dalam kabin yang sulit diredam.

Meski begitu, kemampuan bemanuver dari mobil ini tidak bisa disepelekan. Menurut kami, Dengan dimensinya yang kompak, Triber dapat diandalkan untuk diajak menjelajah di kota-kota besar dengan lalu-lintas yang padat.

Kendaraan ini juga memberikan kenyamanan dan fleksibilitas untuk dapat mengakomodasi hingga tujuh orang dengan memberikan jarak yang cukup leluasa di baris depan (710mm), ruang kaki baris kedua (hingga 200mm), dan ruang kaki baris ketiga (91mm). Demi meningkatkan kenyaman berkendara, setiap baris bahkan telah disematkan socket charging untuk menambah daya pada gawai.

Pada baris ketiganya juga sudah menganut sistem Easy Fix yang memberikan kemudahan dalam melepaskan kursi independen jok paling belakang untuk menambah kapasitas bagasi menjadi 625 liter.

Mengenai jaminan keselamatan, Renault Triber dilengkapi dengan empat airbags dan sabuk pengaman pada semua baris yang dilengkapi dengan retractor dan pretensioner untuk pengemudi.

Melihat harga barunya saat ini, Renault Triber dibandrol mulai dari Rp196.8 juta sampai dengan Rp213.8 juta, yang dapat dibilang perlu bekerja keras untuk menandingi duet mobil produk Astra. Pekerjaan Rumah lainnya bagi Renault adalah menegaskan soal jaminan purna jual yang menenangkan bagi konsumennya.

Baca juga: Test Drive Singkat Wuling Almaz RS, Bisa Bikin Malu Merek Jepang

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Renault Triber RXE MT

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru