Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206!

Enda · 13 Okt, 2021 19:00

Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206! 01

Peugeot 206 hatchback kompak yang tak lekang oleh zaman

Bicara mobil perkotaan jenis hatchback kompak, pabrikan otomotif asal Perancis, Peugeot, pernah memboyong Peugeot 206 ke Tanah Air pada awal tahun 2000 hingga 2006. Secara tampilan, Peugeot 206 bisa dibilang enggak gampang ngebosenin dan tidak ketinggalan zaman.

Ini karena gaya bahasa desain kapsul yang diterapkan serta bentuknya yang sporty. Terlebih, lampu utamanya mengaplikasikan model diamond cut yang terlihat eyes-catching untuk lansiran 2003 ke atas.

Mengintip sedikit sejarahnya, di Indonesia keberadaan Peugeot 206 ini pada awalnya didatangkan secara utuh atau Completely Build Up (CBU) dari negara asalnya. Namun selang tiga tahun kemudian, Peugeot Indonesia memutuskan untuk merakitnya atau yang biasa disebut Completely Knock Down (CKD) dikarenakan keberadaan 206 saat itu cukup banyak diminati konsumen Tanah Air.

Mengenai variannya, Peugeot 206 hadir dengan dua pilihan, yaitu standar dan sporty. Varian sporty sendiri lebih diminati kaum muda berkat adanya spoiler di belakang, jok kulit, sensor parkir, power window belakang serta sistem kelistrikan multiplex.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Oh iya, bicara harga bekas Peugeot 206, mobil ini kini ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau berbeda dengan harga barunya dulu yang menembus angka Rp200 jutaan. Melihat pasaran harga bekasnya, Peugeot 206 kini dibandrol mulai dari Rp30 jutaan.

Namun sebelum tertarik untuk meminangnya, sebaiknya pikir-pikir lagi deh buat beli peugeot 206. Mengapa demikian? Daripada penasaran simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Harga Mobil Chery Bekas Emang Murah Banget, Tapi Apa Benar Sparepartnya Susah?

1. Peugeot 206 Lemah di Bagian Kaki-kaki

Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206! 01

Peugeot 206 lemah di bagian kaki-kaki

Ketika ingin membeli Peugeot 206, sebaiknya cek dulu bagian kaki-kaki khususnya pada suspensi. Lengan ayun mobil ini memiliki karakter yang keras dan mudah bocor untuk varian CBU-nya. Dan untuk kaki-kakinya sendiri karena sudah berumur, mobil ini rentan rusak sehingga menimbulkan suara berisik baik pada bushing, arm, tie rod, stabilizer serta ball joint.

2. Varian Manual, Pijakan Kopling Terasa Keras

Dalam meramaikan kancah otomotif Tanah Air, Peugeot 206 hadir dengan dua pilihan transmisi, yakni manual 5-pecepatan serta otomatis 4-percepatan. Untuk 206 berstatuskan CKD dengan tahun produksi 2003 hingga 2006 varian matic-nya sendiri sudah menggunakan 5-percepatan dengan tekonologi tiptronic yang bisa dikendalikan secara manual.

Mengenai transmisi manual Peugeot 206, mobil ini kerap kali dikeluhkan sebagian besar penggunanya karena terkenal keras. Dengan begitu pengemudi akan merasa mudah pegal ketika berkendara di daerah yang sering terjebak kemacetan.

Sebagai informasi, baik transmisi manual dan otomatis yang ada pada Peugeot 206 dikawikan dengan jantung pacu berkodekan TU3JP berkapasitas 1.400 cc 4-silinder segaris 8 valve SOHC berteknologi injeksi yang mana dapat memeras tenaga 76 PS @5.400 rpm dengan torsi puncak sebesar 111 Nm @3.400 rpm. Untuk membuatnya dapat berjalan, selanjutnya putaran mesin yang dihasilkan kemudian ditranslasi ke penggerak roda depan (FWD).

3. Material Pada Interior Mudah Mengelupas

Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206! 02

Material dashboard dan setir Peugeot 206 mudah mengelupas dan retak-retak

Sebagai negara yang memiliki iklim tropis, tingkatan suhu panas di Indonesia terbilang cukup tinggi. Hal ini membuat material pelapis pada dashboard dan setir Peugeot 206 mudah mengelupas dan retak-retak karena dianggap tidak cocok dengan iklim di sini.

4. Gaya Berkendara Kurang Nyaman

Memiliki ruang kabin yang terbilang kecil, membuat jok belakang mobil ini terlalu tegak serta ruang kaki yang sempit. Di sisi lain, posisi mengemudi Peugeot 206 juga dianggap kurang nyaman.

Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Ini Penyebab Mesin Mobil Bergetar Ketika AC Dinyalakan

5. Harga Suku Cadang Mahal dan Sulit Ditemukan

Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206! 03

Spare part Peugeot 206 mahal dan sulit ditemukan

Mengenai ketersedian suku cadang, spare part Peugeot 206 sebenarnya masih dijual hingga saat ini. Namun populasinya terbilang cukup langka dibanding mobil Jepangan. Begitupun soal harga, suku cadangnya tersebut juga terbilang cukup mahal.

6. Perbaikan AC Peugeot 206 Mahal

Karena sudah cukup berumur, biasanya pengguna Peugeot 206 memiliki kendala pada sistem pendingin udara atau AC. Permasalahan yang seringkali timbul adalah munculnya suara berisik dari kompresor yang selanjutnya menyebabkan suhu kabin menjadi panas. Bicara soal perbaikan AC, biasanya akan merogoh isi kantong cukup dalam.

7. Parts Body Sulit Didapatkan

Harga Bekas Cuma Rp30 Jutaan, Pikir-Pikir Lagi Buat Beli Peugeot 206! 04

Parts body Peugeot 206 sudah mulai sulit didapatkan

Melihat populasinya yang semakin sedikit dan sudah tak lagi dijual di Indonesia sejak 2006, membuat parts atau bagian body Peugeot 206 sulit untuk didapatkan. Dengan begitu kalian harus lebih behati-hati ketika bekendara menggunakan mobil ini jika tidak ingin berakhir di kampakan.

8. Kelistrikan dan Gear Box Matic Lemah

Beberapa pemilik Peugeot 206 kerap kali mengalami kerusakan pada sistem kelistrikan dan juga gearbox maticnya. Apabila kedua bagian ini mengalami kerusakan, pemilik harus siap-siap mengeluarkan biaya perbaikan yang cukup tinggi.

Kesimpulan

Peugeot 206 merupakan city car tanpa buntut yang masuk dalam kategori entry-level. Meski demikian, biaya perwatan dan harga sparepartnya tidak semurah mobil Jepangan.

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, Peugeot 206 hadir dengan dua varian, standar dan sporty. Dimana tipe sporty sendiri memiliki fitur paling lengkap.

Mengenai kelebihan, mobil ini memiliki kabin yang kedap suara, handling mantap, dan stabil ketika dipacu dalam kecepatan tinggi. Fitur lengkap, irit BBM. Untuk produksi 2005 ke atas, mobil ini juga telah mendapatkan fitur keselamatan berupa Airbag dan ABS. Selain itu juga dilengkapi dengan tilt steering serta immobilizer.

Oh iya, bicara jantung pacu, kalian tidak perlu khawatir dengan mesinnya. Karena mesin TU3JP berkapasitas 1.400 cc yang ada di Peugeot 206 bisa dibilang minim akan kerusakan.

Baca juga: Ini Ciri Timing Belt Harus Diganti, Jangan Dibiarkan Putus

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia otomotif. Yang pada akhirnya hoby tersebut membawanya ke dalam dunia pekerjaanya sebagai penulis hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

2021 Peugeot 3008 Active

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru