Hyundai Creta 2021 sudah mendarat di Brunei Darussalam, akankah Indonesia menyusul?

Indra Fathan · 4 Des 2020 19:00

Hyundai Creta (atau ix25 di China) merupakan SUV B-segment andalan Hyundai untuk pasar negara-negara berkembang, selain Kona yang diprioritaskan di wilayah Eropa dan Korea Selatan. Pertama kali diperkenalkan pada 2014, Creta kini memasuki generasi kedua yang meluncur pada akhir 2019. Setelah meluncur pertama kali di China, kemudian di India, mobil ini kemudian mulai dipasarkan di berbagai negara, seperti Rusia, Meksiko, Brazil, Afrika Selatan, dan lain-lain. Bukan cuma itu, Hyundai Creta rupanya juga menjamah wilayah Asia Tenggara, salah satunya di sebuah negara kecil nan kaya minyak yang terletak di utara pulau Kalimantan, Brunei Darussalam.

Di negara tersebut, Creta ditawarkan dalam dua pilihan tipe, yaitu Standard Spec dan High Spec. Pada tipe Standard Spec, mobil ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc bertipe Smartstream tenaga 115 ps dan torsi 141 Nm (mesin yang sama digunakan di Kia Sonet versi Indonesia), bertransmisi 6-speed IVT atau istilah Hyundai untuk CVT, lalu sudah dilengkapi lampu depan proyektor, pelek alloy berukuran 16 inci, head unit ukuran 8 inci yang support Android Auto dan Apple Carplay, audio steering switch, kamera mundur, dan sensor parkir. Sedangkan tipe High Spec, memang menggunakan mesin dan transmisi yang sama, hanya saja sudah ditambah lampu depan berteknologi Full LED, pelek alloy berukuran 17 inci, panel instrumen digital 7 inci wireless charger, cruise control, drive mode, paddle shift, dan rem cakram belakang.

Menurut info dari akun Facebook Hyundai Brunei Kuala Belait, harga Hyundai Creta tipe Standard Spec di negara tersebut sebesar 27.000 dolar Brunei atau sekitar 286 jutaan rupiah, sedangkan tipe tertingginya High Spec seharga 32.500 dolar Brunei atau sekitar 344 jutaan rupiah, harga kedua tipe ini sudah termasuk voucher sebesar 1.500 dolar Brunei. Kehadirannya di Brunei Darussalam mungkin menjadi pertanda bahwa SUV ini juga akan hadir ke pasar Indonesia, apalagi jika dikaitkan bahwa negara ini bakal menjadi basis produksi Hyundai untuk wilayah Asia Tenggara, makanya saat ini sedang dibangun pabrik di atas lahan 77,6 hektar yang berlokasi di Greenland International Industrial Center, Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. 

Kabarnya, Hyundai Creta yang akan diproduksi di Indonesia menggunakan kode proyek SU2id, mengingat secara global, kode proyek mobil ini adalah SU2, dan salah satu negara yang memproduksi mobil ini, India, memakai kode SU2i. Menurut Autoindustriya, produksi Creta di pabrik ini akan dimulai pada kuartal ke-4 2021, namun melihat progres pembangunan pabriknya saat ini, bisa saja rencana tersebut akan dimajukan lebih awal. Selain pasar Indonesia, Creta buatan Indonesia juga direncakan akan diekspor ke beberapa negara tetangga, salah satunya ke Filipina yang menjadi salah satu negara yang penjualan Hyundai tertinggi di Asia Tenggara. Bahkan, kabarnya juga Creta akan tersedia varian 7-seater yang sangat digemari pasar Indonesia, kemungkinan besar desainnya seperti spyshot yang pernah beredar di Korea Selatan pada pertengahan 2020.

Komentar