Jadi Varian Baru, Wuling Cortez CT Type S Layak Dimiliki?

Alex · 23 Sep 2020 07:00

Wuling Cortez merupakan sebuah MPV yang cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Bukan cuma karena harga jualnya yang sangat kompetetif hingga membuat Wuling Cortez banyak dilirik, tapi juga karena fitur, mesin hingga jaringan purna jualnya yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Cortez sendiri merupakan sebuah medium MPV yang bisa dikatakan mengganggu pasar Toyota Kijang Innova. Namun bedanya Cortez tak memiliki mesin jenis diesel dan range harganya sangat kompetitif.

Bahkan Wuling cukup rajin memberikan improvisasi pada Cortez. Paling baru, pabrikan asal China tersebut meluncurkan varian baru dari bernama Cortez CT Type S pada awal Juli 2020.

Cortez CT Type S dibekali mesin yang sama dengan varian terdahulu. Wuling masih mempercayakan mesin 1.500 cc dengan turbocharger pada mobil yang di China bernama Baojun 730. Tenaganya mesin tersebut mencapau 142 Ps dan torsi mencapai 250 Nm.

Lantas apakah Wuling Cortez CT Type S yang menjadi varian baru ini layak dibeli? Untuk itu mari kita bahas secara mendalam.

Alasan Cortez CT Type S Layak Dibeli

1. Harga Ekonomis

Cortez CT varian baru ini dijual dengan harga termurah Rp 209.000.000 untuk opsi transmisi manual. Sedangkan untuk mendapatkan opsi matic, Anda hanya perlu mengeluarkan Rp 229.000.000 saja. Sebagai informasi, Cortez L T Lux sebagai top variant, saat ini dibanderol Rp 290.000.000.000.

Mobil Wuling Cortez memiliki saudara, mobil Wuling Almaz dan Wuling Confero. Harga Wuling Almaz berkisar dari Rp 267 juta hingga Rp 342 jutaan.

Ada juga Wuling Confero memiliki total 4 tipe. Harga Wuling Confero terbaru berkisar dari Rp 151 juta hingga Rp 198 jutaan. Harga Wuling Confero 2020 ini tidak beda jauh dengan harga Wuling Confero 2019.

Sedangkan Toyota Kijang Innova 2.0 G MT sebagai varian termurah saja, harganya kini tembus Rp 326.050.000! Cukup jauh bukan, perbedaannya dengan Cortez CT Type S?

2. Mesin Pakai Turbo

Jika Anda adalah seorang yang mementingkan tenaga pada mobil, mungkin Wuling Cortez CT Type S mampu memuaskan. Sebab mobil ini sudah dipersenjatai mesin 1.500 cc 4 silinder dan dilengkapi turbo. Tenaganya 142 Ps dan torsi mencapai 250 Nm.

Tenaga tersebut bahkan lebih besar dari Kijang Innova bermesin bensin 2.000 cc! Mesin Innova tercatat bertenaga 139 Ps dan torsi 183 Nm.

3. Fitur Remote Open Windows

Sebuah fitur yang cukup mengejutkan untuk sebuah MPV harga tak lebih dari Rp 229 jutaan dimiliki Cortez CT Type S. Fitur tersebut bernama Remote Open Windows yang memungkinkan kita untuk membuka kaca menggunakan remote kunci.

Walau hanya bisa menurunkan kaca tanpa bisa untuk menaikkan kembali, namun fitur ini patut diapresiasi. Sepertinya sangat sulit menemukan mobil di harga segitu dengan fitur serupa.

4. Rem Cakram Lengkap

Ciri khas Wuling, walau menawarkan mobil dengan harga ekonomis namun tak pelit akan piranti keselamatan. Salah satu yang mudah terlihat adalah empat rem cakram di tiap roda. Fitur 4 rem cakram ini dimiliki Cortez CT varian baru baik tipe manual maupun matic. Untuk melengkapi keempat rem cakram tersebut, tersedia pula fitur ABS, EBD dan Emergency Stop Signal.

5. Klaim 8 Penumpang

Jika Anda memilih Cortez CT Type S tanpa opsional captain seat, maka Anda 8 orang memungkinkan berada dalam mobil ini. Demikian yang tertulis pada brosur yang ditulis Wuling.

Memang sangat masuk akal, sebab kabin Cortez memang terkenal lega. Bahkan di bangku baris ketiga terdapat 3 headrest adjustable dan tersedia fasilitas reclining pula.

Alasan Cortez CT Type S Tak Layak Dibeli

1. Masih Penggerak Depan

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan penggerak depan alias front wheel drive (FWD). Namun memang tak sedikit konsumen yang beranggapan bahwa sebuah MPV sejati sebaiknya berpenggerak belakang.

Hal itu karena mobil berpenggerak belakang memiliki handling yang lebih baik. Namun pada Cortez CT Type S yang FWD sebenarnya juga tanpa masalah. Sebab peruntukan mobil ini tentu bukanlah untuk kebut-kebutan.

2. Radius Putar Besar

Karena dimensinya yang cukup bongsor khas medium MPV, maka konsekuensinya adalah radius putar yang cukup besar. Wheelbase yang mencapai 2.750 mm menjadikan Cortez memiliki radius putar mencapai 5,6 meter.

Angka wheelbase tersebut serupa dengan sebuah Kijang Innova. Jadi, bila Anda terbiasa membawa Innova yang cukup bongsor maka harusnya bisa lebih familiar dengan Cortez yang cukup sulit saat putar balik di jalanan sempit.

3. Captain Seat Opsional

Wuling menawarkan jok baris kedua model captain seat pada Cortez varian baru ini. Namun sayangnya captain seat tersebut bersifat opsional.

Artinya, Anda perlu menambah uang lagi jika Cortez yang sudah Anda pilih hendak memiliki bangku model captain seat. Baik varian manual ataupun CVT bisa memiliki opsional ini. Sayangyan Wuling tak memberi keterangan harga untuk opsional tersebut.

4. Layar Monitor Tak Sama

Sayangnya Wuling membedakan ukuran layar monitor pada Cortez CT Type S tipe manual dan CVT. Pada tipe manual hanya mendapat multi information display 3,5 inci.

Sedangkan pada tipe CVT sudah mendapatkan layar berukuran 8 inci untuk mengakomodir berbagai layanan hiburan. Jika saja kedua varian ini disamaratakan untuk hal ini, tentu menambah deretan hal positif yang sudah banyak.

5. Posisi Mengemudi Terbatas

Anda tak bisa mengatur maju-mundurnya kemudi karena tidak ada pengaturan teleskopik. Dan bangku pengemudi juga tak bisa disetel naik atau turun.

Walau tidak tergolong mengganggu, namun Anda harus terbiasa mengemudi dengan posisi agak tinggi sesuai setelan pabrikan Wuling pada Cortez ini. Pengaturan bangku pengemudi hanya bisa penyetelan di sandaran dan maju atau mundur.

Kesimpulan

Harga yang sangat kompetitif dan ekonomis merupakan gebrakan besar pada Wuling Cortez CT Type S ini. Bukan cuma melibas harga Kijang Innova, tapi mobil ini juga mengacak-acak segmen di bawahnya, yakni Low MPV.

Bahkan fitur yang berlimpah pada mobil Wuling Cortez ini juga sangat mengesankan siapapun yang menaikinya. Hal yang mungkin jadi ganjalan dalam pertimbangan meminangnya adalah brand image Wuling sebagai merek baru asal China.

Komentar

Mobil Terbaru