Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula

Yongki Sanjaya · 17 Mei, 2021 18:00

Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula 01

Mengendarai mobil dengan transmisi manual sebenarnya cukup menyenangkan, karena kita bisa memainkan putaran mesin di rpm tinggi. Namun persoalannya, berkendara dengan mobil manual sedikit merepotkan di kemacetan khas kota besar. Bagi pengemudi pemula, seringkali mereka salah teknik dalam mengerem mobil manual.

Karena takut mesin mati, pengemudi pemula tidak jarang menginjak pedal rem dan kopling secara bersamaan. Padahal cara itu jelas ngawur karena membuat mobil jadi ngeloss tanpa tertahan mesin. Efeknya pun kerja rem jadi semakin berat dan bisa berisiko blong karena kampasnya kepanasan.

Lebih kagok alias gugup lagi kalau berkendara lambat, pasti bingung karena kaki kiri harus senantiasa siap injak pedal kopling. Jangan khawatir kawan, kalian bisa melewati masa gugup tersebut lebih mudah kok asalkan peka terhadap karakter mobil yang selalu dipakai.

Paling dasar ialah cara mengerem mendadak, sebaiknya hindari sambil injak kopling kecuali saat mobil sudah hampir berhenti. Biasanya karena panik dan takut mesin mati, kamu refleks menginjak kedua pedal itu. Saat memang butuh rem mendadak, injak saja pedal rem secara normal, sambil sesekali dikocok kalau mobilnya belum ABS supaya kampas tidak panas.

Walaupun sedang dalam gigi cukup tinggi (misalnya gigi 4 atau 5), putaran mesin yang berangsur turun juga turut menahan laju kendaraan. Nah, setelah kecepatan berkurang dan situasi berkendara kembali tenang, kita lanjutkan dengan engine brake dengan menurunkan gigi. Jadi, kuncinya ialah ketenangan selama berkendara.

Lantas, seperti apa teknik mengerem di mobil manual yang halus dan tetap nyaman? Ayo kita bahas lebih lanjut.

Mobil Bermesin Besar (1.300 cc Ke Atas) Bisa Main Rem Tanpa Injak Kopling?

Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula 02

Dengan kondisi mesin mobil yang sehat, kamu sebenarnya bisa kok berkendara mobil manual rasa matic. Jadi kaki kiri nggak perlu sering injak pedal kopling. Kunci utamanya yaitu feeling yang bagus dan kapasitas mesin mobil supaya putaran mesin tidak lekas drop waktu kita injak rem.

Triknya begini, saat berjalan lambat, injak rem perlahan tapi jangan sampai mobil berhenti. Jadi fungsi rem hanya untuk mengurangi kecepatan. Patokannya, bila mobil terasa bergetar atau putaran mesin turun hampir 500 rpm lepaslah pedal remnya supaya mesin tidak mati.

Baca juga:

Deretan Fitur Standar di Mobil yang Malah Jarang Dipakai Orang Indonesia

Supercharged Mulai Ditinggalkan, Apa Perbedaan Dari Turbocharged yang Lebih Unggul?

Bukan Hitam dan Silver, Ini Warna Mobil yang Aman Dari Kecelakaan

Trik ini sangat berguna ketika kamu melewati jalanan kompleks perumahan yang cukup sempit dan ramai atau jalanan yang lalu lintasnya berjalan merayap. Jadi cukup gunakan rpm idle untuk menjalankan mobil dengan kecepatan rendah di gigi 1 seperti kita mengendarai mobil matic.

Supaya tidak bingung, berikut ini video yang mungkin bisa membantu kalian dalam visualisasi:

Teknik Engine Brake, Wajib Dikuasai Pemula

Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula 03

Tidak cuma momentum kapan harus injak rem dan kopling, kamu pun perlu memahami timing ketika mobil butuh engine brake. Teknik ini yaitu menurunkan kecepatan saat berkendara dengan cara mengganti transmisi tinggi ke transmisi rendah. 

Engine brake ini harus pas kombinasinya dengan kecepatan dan posisi gigi. Jangan sampai mesin jadi overrev alias menjerit. Misalnya sedang berkendara pada transmisi di gigi 4 dan butuh tahanan dari mesin, sebaiknya menurunkannya terlebih dahulu ke posisi gigi 3. 

Timing perpindahan giginya dilakukan sesaat setelah mengerem menyesuaikan laju mobil yang sudah ideal dengan tingkat transmisi tersebut. Misalnya kita sedang lari 60 km/jam di gigi 4, lakukan pengereman terlebih dahulu hingga kecepatan 40 km/jam baru pindahkan ke gigi 3.

Teknik engine brake sangat bermanfaat bila digunakan oleh pengendara pada saat jalan menurun. Pada kondisi kontur jalan tersebut potensi rem panas akan lebih besar jika langsung menginjak pedal rem. 

Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi yang mempengaruhi mobil sehingga beban yang ditanggung rem cukup besar. Bila kampas rem sudah terlalu panas maka kemampuannya menurun drastis sehingga untuk antisipasinya mobil butuh engine brake. 

Putaran mesin akan menahan laju mobil pada kecepatan tertentu. Dengan begini, kinerja rem pun bisa tetap optimal. 

Teknik Mengocok Rem, Antisipasi Rem Mengunci dan Mobil Selip

Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula 04

Mobil-mobil keluaran terbaru sekarang ini telah dibekali oleh fitur ABS supaya rem tidak mengunci saat kita melakukan rem mendadak. Namun sebelum fitur antilock braking system itu menjamur, para pengemudi profesional dan kawakan telah memakai teknik mengocok rem supaya kampas rem tidak terkunci. 

Walaupun mobil kalian telah memiliki fitur ABS, namun teknik mengocok pedal rem ini juga tetap perlu dikuasai terutama oleh pengemudi pemula. Jika dalam kondisi harus mengerem mendadak, usahakan rem jangan langsung diinjak habis. Teknik mengocok rem ini ialah dengan menginjak pedal rem secara gradual alias diayun terus menerus dalam tempo cukup cepat. 

Jadi begini, setelah kita merasa telah menginjak cukup dalam, lepaskan sesaat kemudian injak lagi hingga agak dalam secara cepat dan terus menerus. Teknik ini berfungsi membuat ban tetap dapat traksi cukup sehingga kita pun masih bisa bermanuver walaupun jalanan licin karena diguyur hujan. 

Teknik Memakai Rem Tangan, Wajib Dikuasai Pengguna Mobil Manual

Jangan Gugup, Begini Cara dan Teknik Mengerem Mobil Manual yang Harus Dikuasai Pemula 05

Ada lagi teknik mengerem yang perlu dikuasai terutama pengguna mobil bertransmisi manual. Teknik memakai rem tangan biasanya digunakan oleh pengendara pada saat jalan menanjak. 

Jika mobil sedang berada pada posisi jalan menanjak dan macet, sebaiknya menggunakan rem tangan, jangan gantung kopling untuk mobil yang bertransmisi manual. Pengemudi harus lihai untuk memainkan rem tangan dan tidak menggantung kopling agar kopling bisa bertahan lebih lama.

Teknik ini sepengalaman kami juga jadi materi dasar di kursus mengemudi. Jadi, instruktur akan mengajarkan trik supaya mobil tidak melorot saat melepas kopling, dengan bantuan rem tangan. Apabila sudah menguasai teknik ini, kalian tidak perlu keringat dingin andaikata terjebak macet panjang di tanjakan.

 

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Mitsubishi Xpander GLX M/T

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru