Karena Suka Ugal-ugalan, Toyota Avanza Kerap Disumpahin Orang!

Enda · 12 Nov 2020 12:00

Toyota All New Avanza dan Toyota New Avanza 2020

Menyandang predikat sebagai “mobil sejuta umat”, membuat Toyota Avanza kerap kali mendapatkan sumpah serapah dari para pengendara lain yang melintas didekatnya.

Hal ini dikarenakan seringkali ditemui kasus pengemudi dari Toyota Avanza mengemudikan kendaraannya dengan cara ugal-ugalan. Memang, Toyota Avanza merupakan salah satu kendaraan yang mudah dikendarai.

Mengingat secara dimensi mobil ini memiliki ukuran panjang 4.190 mm, lebar 1.660 dan tinggi 1.695. Di mana secara proposi mobil ini tidak terlalu besar, sehingga sering dijumpai pengemudinya mengemudikan dengan bergajulan.

Di sisi lain, Toyota Avanza juga menjadi salah satu mobil entry level bagi beberapa masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan roda dua, ke roda empat. Alhasil karena mereka belum bisa mengatur emosi, beberapa kali muncul pemberitaan kecelakaan atau ribut di jalan melibatkan pengemudi Toyota Avanza dengan pengendara lainnya.

Dan berikut sedikit rangkuman berita mengenai Toyota Avanza yang ugal-ugalan beberapa bulan terakhir.

Pengemudi Toyota Avanza di Bogor tabrak 6 Pemotor

Toyota Avanza Nabrak Motor (Foto: Merdeka.com)

Dilansir dari Otosia.com, pengemudi dari Toyota Avanza mengemudikan kendaraannya dengan ugal-ugalan, sampai menabrak 6 pemotor. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Kebon Pedes, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor (29/6).

Disitu dijelaskan saksi mata di lokasi kejadian, Eri Suheri (61) menjelaskan, pada awalnya, mobil Avanza bernomor polisi B 1574 TZP berwarna hitam, melaju dari arah Pondok Rumput dengan kecepatan tinggi menuju pintu perlintasan kereta api Kebon Pedes.

Kemudian mobil tersebut menabrak pengendara sepeda motor bernomor polisi F 4046 CF dan motor yang sedang terparkir bernomor polisi F 3189 EH. Setelah menabrak, mobil itu melarikan diri.

Alhasil, pengendara sepeda motor yang terakhir ditabrak, terpental hingga ke anak sungai di sekitar lokasi kejadian dan mengalami luka cukup serius. Adapun enam korban mobil itu, yakni Fira, Andri, Zahra, Saka dan Adi.

Mobil dinas Toyota Avanza miliki Camat hancur tak berbentuk

Toyota Avanza Plat Merah Remuk (Foto: TribunJateng.com)

Selanjutnya berita mengenai Toyota Avanza melibatkan mobil plat merah. Melansir Otomotifnet.com, Toyota Avanza Veloz dinas yang dikemudikan Camat Karangsambung, kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Nurdin ambyar, mengalami kecelakaan (25/8).

Kerusakan terjadi pada bodi depan hingga sisi samping kanan terkoyak tak berbentuk lantaran menyerempet truk bernopol R 1590 ZA dari arah berlawanan saat posisi menyalip. Bumper depan rusak parah, lampu kanan kiri pecah, kap mesin terkelupas dan kaca depan pecah. Terlihat juga fender kanan depan amburadul hingga ke pintu tengah.

Avanza Veloz hitam bernopol AA 129 D tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di jalan raya Sruweng. Kasatlantas Polres Kebumen, AKP Rikha Zulkarnaen mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 17:00 WIB.

Kronologi berawal ketika camat Karangsembung melaju dari arah timur ke barat. Avanza Veloz yang dikemudikannya tersebut oleng ke kanan dan berserempetan dengan truk.

Menurutnya, saat kecelakaan, laju Avanza Veloz tak terlalu kencang. Diperkirakan sekitar 50 hingga 60 kilometer per jam.

Pengemudi Toyota Avanza Melakukan perusakan mobil di Tugu Proklamasi

Toyota Avanza Melakukan Pengerusakan Terhadap Toyota Fortuner (Foto: Tangkapan layar akun Instagram @westjurnalpalma)

Salah satu media online, Akurat.co menyebutkan telah terjadi pengerusakan Toyota Fortuner oleh beberapa orang yang menunggangi Toyota Avanza. Peristiwa mobil Fortuner yang dilempari batu oleh sekelompok orang di Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat (8/9).

Awalnya, mobil Toyota Fortuner tersebut hampir bersenggolan dengan mobil Avanza pelaku di depan Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Kemudian, Toyota Fortuner itu memecahkan spion mobil pelaku dengan cara dipukul.

Gozali pun menilai, dalam insiden ini korban sudah berbuat keselahan di mana melakukan perusakan spion mobil. Oleh karena itu, pihak kepolisian melakukan mediasi kepada kedua belah pihak dan akhirnya ada kesepakatan damai.

Sebelumnya, sekelompok orang berinisial PFS (47), HA(29), LFA (43) melakukan aksi brutal dengan melempari batu ke mobil Fortuner di hari yang sama. Dalam aksinya itu, mobil yang ditumpangi Lidya membawa bocah 9 bulan pecah dibagian belakang dan depan.

Toyota Avanza hajar truk, motor dan tiang iklan

Toyota Avanza Hajar Truk, Motor dan Tiang Iklan (Foto: TribunSolo.com)

Terakhir kejadian ugal-ugalan Toyota Avanza menghajar truk, motor dan tiang. Masih dilansir dari Otomotifnet.com, Toyota Avanza hancur hingga pintu bagasi terkelupas terjadi di Jl Ahmad Yani, desa Gembongan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (9/9).

Mobil naas tersebut mengalami kerusakan pada pintu bagasi menganga dari atas, tampak bagian atap juga ringsek parah sampai ke beberapa pilar.

Lampu belakang dan kaca samping pecah tak bersisa karena ulah pengemudi menerobos lampu merah dalam kecepatan tinggi. Menurut keterangan warga setempat, Kus (53), lokasi tersebut sering jadi arena untuk balap liar.

Sehingga, Ia menduga jika Avanza yang menerobos lampu merah tersebut tengah ugal-ugalan. Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Avanza, satu buah sepeda motor dan sebuah truk cargo.

Menurut Kus, persitiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Dia mengatakan, insiden bermula saat Avanza melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di lampu merah Gembong, Toyota Avanza tersebut menerobos lampu merah. Tak sampai di situ, usai menabrak motor tersebut, Avanza kemudian menghantam truk cargo yang tengah berhenti.

Lantaran terpental, Toyota Avanza kemudian menghajar tiang iklan kursus hingga roboh. Meski kecelakaan tersebut tergolong mengerikan namun semua korban yang terlibat tak mengalami luka serius.

Kesimpulan

Dengan mengemudi secara ugal-ugalan serta ketidaksiapan mental dalam berkendara, bisa mengakibatkan kerugian pada diri sendiri dan orang lain. Tidak hanya itu, sebuah brand maupun produk terkena imbasnya akibat pengemudi yang tidak ingin di disiplin dalam berkendara.

Komentar

Mobil Terbaru