Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya

Yongki Sanjaya · 21 Okt, 2021 19:00

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 01

Situasi ban mobil yang pecah menjadi momok yang bisa menghantui setiap pengemudi mobil. Sebenarnya ban pecah ini bisa kita antisipasi sebelumnya. Lantas apa saja kebiasaan buruk yang bisa membuat ban menjadi penyebab ban pecah di jalan? 

Situasi pecah ban juga berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain. Tak jarang, pecah ban jadi penyebab kecelakaan beruntun. Salah satu penyebab utama pecah ban yaitu kurang angin. 

Beberapa orang beranggapan bahwa ban akan meledak ketika tekanan anginnya berlebih, padahal yang sering terjadi malah sebaliknya. Bila ban kekurangan tekanan angin, bisa menyebabkan ban pecah. 

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 01

Penjelasannya begini, saat kurang angin membuat dinding ban jadi fatigue karena kondisi 'mentul-mentul'. Pergerakan dinding ban yang mentul-mentul ini bisa menyebabkan kawat baja putus. 

Nah, inilah yang menjadi salah satu penyebab utama pecah ban di jalan. Sebaliknya, kalau ban kelebihan angin maka kondisi dinding ban hanya terjadi sedikit stretching. 

Sebab, saat tekanan angin ban berlebih, dinding ban akan berada pada posisi tegang. Jadi, dinding ban malah tidak mencapai kondisi fatigue. 

Itu tadi baru salah satu contoh yang sering diabaikan pemilik mobil. Lantas, apa saja penyebab ban pecah yang harus kita ketahui? Mari kita bahas lebih jauh di bawah ini. 

Sering Melewati Jalan Berlubang dengan Kurang Angin

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 02

Salah satu penyebab ban mobil pecah yaitu terlalu sering melewati jalan berlubang, dengan tekanan angin kurang dari standar. Hal ini membuat benturan keras yang dirasakan pada ban dan akan menyebabkan rajutan kawat baja menjadi putus.

Akan sangat berbahaya dan banyak risikonya jika kamu mengemudikan mobil dengan cukup cepat di jalan berlubang. Dampak dari berkendara rusuh seperti itu tidak hanya membuat ban mobil menjadi pecah, tetapi juga merusak suspensi dan mobil.

Gejala awal yang muncul biasanya yaitu ban benjol pada bagian telapak ban. Bila hal ini yang terjadi, maka ban berpotensi pecah sewaktu-waktu. Solusinya, kamu harus segera mengganti ban tersebut. 

Sering Kelebihan Muatan, Rentan Bikin Pecah Ban

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 03

Penyebab pecah ban berikutnya yang juga sering terjadi yaitu karena sering kelebihan muatan. Biasanya ini terjadi pada kendaraan niaga seperti pick up atau truk. 

Beban overload jelas membuat ban dapat tekanan jauh lebih besar dan membuat kawat baja jadi rentan putus. Jika sudah tidak kuat menahan batas berat muatan, ban dapat meletus seketika.

Kerikil yang Nyangkut di Telapak Ban dan Tidak Segera Dibuang

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 04

Bagian telapak ban sengaja dirancang dengan alur kembangan yang tujuannya untuk membuang air pada bagian tengah ban. Dengan demikian daya cengkram akan meningkat.

Namun, akibat adanya celah ini justru membuat krikil jalanan yang tajam sering tersangkut pada tapak ban. Biasanya kerikil tersangkut jika ban memiliki alur atau pola yang lebih rapat. 

Kerikil kecil sebaiknya jangan dibiarkan, karena berpotensi melukai atau merusak permukaan ban karena sudutnya yang tajam. Untuk itu, kamu sebaiknya rutin memeriksa dan membersihkan ban secara berkala.

Ban Banyak Tambalan Cacing, Rentan Bocor dan Pecah

Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyebab Ban Mobil Pecah, Kurang Angin Salah Satunya 05

Saat kita mendapati ban bocor tertusuk beling, paku, atau kerikil, kita pun langsung menambalnya ke tukang tambal ban mobil terdekat. Biasanya, tambal ban yang digunakan itu tambal ban cacing, yang karetnya berbentuk seperti cacing.

Cara menambalnya pun hanya ditusuk pada bagian yang bolong. Ternyata, cara ini tidak direkomendasikan karena rentan bocor lagi atau bahkan ban bisa pecah. Ini karena teknik tambal ban model tusuk harus memperbesar lubang yang bocor. Dengan begini, bisa menyebabkan serat baja pada konstruksi di dalam telapak ban bisa terputus.

Lumpur dan air becek dapat membuat konstruksi serat baja ini mengalami korosi. Kondisi ini juga akan memudahkan ban kehilangan tekanan angin secara tiba-tiba. Dampak lainnya bisa menyebabkan pecah ban ketika melaju dalam kecepatan tinggi.

Itulah mengapa, toko ban yang menyediakan layanan reparasi ban. Caranya yaitu dengan menambal ban pakai cara tiptop dari bagian dalam. Cara ini jauh lebih aman karena tidak perlu memperbesar lubang. 

Kesimpulan

Merawat ban mobil sebenarnya tidak sulit, karena biasanya sebatas rutin membersihkan telapak ban dan menjaga tekanan angin, lalu tidak overload muatan. Apabila ban sudah gundul maka sebaiknya ganti dengan yang baru.

Kalau misalnya bocor, sebaiknya ditambal ke toko ban yang menyediakan tire repair. Jadi, ban bisa tetap awet digunakan sampai kembang telapaknya habis. 

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Wuling Baojun 310 1.2L MT

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru