Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat

Prasetyo · 13 Mei, 2022 10:07

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 01

  • Sejarah Nissan Juke di Indonesia cukup kontroversial.
  • Di tahun pertamanya, Nissan Juke menuai kesuksesan.
  • Tapi karirnya terhenti pasca kemunculan Nissan Juke Revolt.

Sejarah Nissan Juke khususnya di Indonesia sangatlah unik. Masuk pertama kali pada 2011, Compact SUV rival dari Honda HR-V ini tak pernah muncul generasi keduanya. Bahkan model facelift-nya pun hanya bertahan sesaat.

Padahal Nissan Juke sempat jadi andalan penjualan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) selain Livina series. Hal ini diklaim oleh APM (Agen Pemegang Merek) Nissan itu, jika Juke membidik pasar yang tepat, yakni mereka yang ingin mobil compact berjenis SUV namun dengan tampilan yang berbeda.

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 02

Debut global 2010, masuk Indonesia 2011

Bahkan Juke juga sempat meraih berbagai penghargaan, baik dari media otomotif internasional, maupun media di Tanah Air. Sayangnya kini Juke seakan dilupakan walau sebenarnya mobil ini tetap punya daya tarik yang tak kalah dari SUV-SUV compact modern.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Kemunculannya Penuh Kontroversi

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 01

Sering dijuluki Si Muka Kodok

Ketika pertama kali hadir, sejarah Nissan Juke cukup menimbulkan kontroversi. Bukan cuma di Indonesia, di negara asalnya, Jepang, Juke juga menuai pro dan kontra. Juke secara notaris terlahir Maret 2010 di ajang Geneva Motor Show. Namun mobil ini baru masuk Indonesia 1 Juni 2011.

Khusus untuk pasar domestik, banyak pihak yang menganggap mobil ini punya desain revolusioner. Tetap tak sedikit juga yang membencinya. Bahkan Juke dapat sejumlah julukan. Mulai dari mobil bertampang Joker, Badut, sampai Si Muka Kodok.

Baca juga : 5 Kelebihan Nissan Juke yang Belum Banyak Orang Tahu

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 02

Desainnya serba membulat

Tapi keributan ini tak terlalu mempengaruhi penjualan Juke. Nissan mencatat di pekan pertama kelahirannya, Juke sudah terjual lebih dari 1.300 unit di Jepang. Angka ini disebut-sebut 3 kali lipat dari target penjualan semula yang dicanangkan. Kemudian di Amerika Seirkat (AS), penjualan Juke pada tahun pertama mencapai 35.000 unit.

Di Indonesia, penjualan Nissan Juke debut tahun pertamanya juga begitu moncer. Berdasarkan data GAIKINDO, selama 2011 wholesales Juke mencapai 9.573 unit. Alhasil, Juke juga menjadi model Nissan yang diproduksi di Indonesia.

Nissan Juke Cuma Sukses di Tahun Pertama

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 03

Juke di luar negeri juga kalah bersaing

Kisah sukses Nissan Juke ternyata cuma bertahan di tahun pertama. Setelah waktu bergulir, penjualan Juke merosot cukup tajam. Catatan GAIKINDO memperlihatkan, di 2012 penjualan Juke hanya 6.564 unit atau merosot lebih dari 3.000 unit dari tahun sebelumnya. Lantas pada tahun berikutnya wholesales Juke juga kembali drop ke angka 3.128 unit. Bahkan sejak 2015, penjualan Nissan Juke tak pernah sampai 1.000 unit tiap tahunnya.

Kondisi secara global pun demikian. Sempat tembus ke angka 34.000-an unit di 2013 dan 2014, Juke mulai terpuruk di tahun berikutnya. Antara lain penjualan Juke di AS pada 2016 tak lebih dari 20 ribu unit. Kemudian pada tahun berikutnya turun lagi ke 10 ribuan unit dan kejadian ini makin parah di tahun 2019.

Hanya Alami Sekali Facelift di Indonesia

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 04

Nissan Juke Revolt di Indonesia

Setelah berusia empat tahun, NMI akhirnya merilis facelift pertama dari Juke di Februari 2015. Momen ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan varian Nissan Juke Revolt. Tipe ini menggunakan kombinasi tiga warna berbeda baik pada bagian eksterior maupun interiornya.

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 05

Interior Nissan Juke

Tapi karena hanya sekedar facelift, perubahannya dibanding model tahun 2011 tak berubah signifikan. Antara lain hanya di bagian grill depan, lampu depan, bemper depan dan belakang, serta lampu belakang yang sudah LED.

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 06

Interior Nissan Juke Revolt

Khusus untuk varian Juke Revolt, pada bagian interior di tambah aksen merah. Antara lain di konsol tengah, trim pintu, serta jahitan pada pelapis seluruh joknya.

Dimensi Nissan Juke
Panjang 4.135 mm
Lebar 1.765 mm
Tinggi 1.565 mm
Jarak sumbu roda 2.530 mm
Jarak ke tanah 178 mm

Baca juga : Nissan Juke, Crossover Unik Penantang Honda HR-V yang Kini Terlupakan

Pakai Mesin Nissan Grand Livina

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 07

Berbagi mesin dengan Livina dan Evalia

Baik model pre facelift maupun facelift, spesifikasi mesin Nissan Juke tidak berubah. Dari balik kapnya tersimpan mesin berkode HR15DE 4 silinder DOHC berkapasitas 1.5-liter. Ini adalah mesin yang sama dengan mesin Nissan Grand Livina maupun Evalia.

Tenaga puncaknya 116 PS di 6.000 rpm dengan torsi maksimal 148 Nm di 4.400 rpm. Transmisi yang dipakai Xtronic CVT dan menggunakan sistem penggerak roda depan.

Karakter mesin Nissan Juke sebenarnya cukup baik di putaran awal, namun tenaga terasa datar saat sudah rpm tinggi. Inilah mengapa Juke lebih nyaman dipakai di perkotaan dengan kondisi stop and go.

Spesifikasi Nissan Juke
Tipe mesin 1.5L HR15DE DOHC 4 silinder 16 katup
Tenaga maksimum 116 PS @6.000 rpm
Torsi maksimum 148 Nm @4.400 rpm
Transmisi Xtronic CVT
Sistem penggerak Font Wheel Drive
Suspensi depan MacPherson Strut with Coil Spring
Suspensi belakang Torsion Beam

Karirnya Tamat di 2020

Kilas Balik Sejarah Nissan Juke, Compact SUV Kontroversial yang Cuma Sukses Sesaat 08

Nissan Juke generasi kedua

Mengingat demand yang terus merosot, NMI akhirnya resmi menghentikan penjualan Nissan Juke di 2020. Ini ditandai dengan penghentian aktifitas perakitan Juke di Indonesia sejak September 2018.

Padahal secara global, generasi kedua Nissan Juke diperkenalkan penjelang tutup tahun 2019. Tampilannya makin membulat, sekaligus dimensinya membengkak. Namun hingga berita ini dibuat, Juke generasi kedua tak pernah masuk ke Indonesia dan mengulang kesuksesannya di 2011 silam.

Baca juga : Crossover Harga Rp200 Jutaan, Pilih Daihatsu Rocky 1.2 X atau Nissan Juke 2018?

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Prasetyo

Editor

Menggeluti bidang jurnalistik otomotif sejak 2009 selaras dengan hobinya dalam memodifikasi mobil. Apalagi karakteristik yang berbeda dari setiap kendaraan yang dibuat oleh masing-masing pabrikan, terus menumbuhkan minatnya di dunia otomotif hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Nissan Juke 1.5 CVT Black Interior

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru