Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya?

Enda · 16 Sep, 2021 20:00

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 01

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova bensin lansiran 2008 ke atas lebih efisien dibandingkan produksi dibawahnya

Seperti yang diketahui, Toyota Kijang Innova pertama kali muncul di kancah otomotif Tanah Air pada 1 September 2004. Sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle) 7-seater yang tangguh dan bisa diandalkan, keberadaan Kijang Innova sekaligus menggantikan posisi Kijang Kapsul yang telah disuntik mati beberapa bulan sebelum kehadiran mobil ini.

Memiliki kode AN40, Toyota Kijang generasi pertama ini diproduksi hingga 2007. Selanjutnya pada 2008, PT Toyota Astra Motor diketahui memberikan sedikit upgrade pada tampilan serta teknologinya. Dengan adanya upgrade teknologi, membuat konsumsi BBM Toyota Kijang Innova bensin diyakini lebih efisien dibandingkan model sebelumnya.

Baca juga: Daftar Lengkap Model dan Varian Toyota Kijang Innova Mulai 2004 Hingga 2015, Mana yang Paling Layak Dipilih?

Toyota Kijang Innova Bensin 2008-2015 Lebih Hemat BBM Karena Menggunakan Standar Emisi Euro2

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 02

Toyota Kijang Innova bensin 2004-2007 belum Euro2 sehingga lebih boros bahan bakar

Seperti yang kami sampaikan di atas, pada 2008 Toyota Kijang Innova bermesin bensin tidak hanya mendapat update di sektor tampilan dan fitur, tetapi juga jantung pacunya yang sudah tersemetkan teknologi Euro2. Selain lebih hemat bahan bakar, teknologi tersebut diyakini juga mampu mengurangi emisi gas buang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tujuan awalnya dibuatnya standar emisi gas buang seperti Euro2, untuk meningkatkan kualitas udara dan kesehatan warga Eropa.

Di dalam standar emisi ini ada upaya menekan emisi Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), Nitrogen Oksida (NOx), dan Particulate Matter (PM) untuk mesin diesel.

Perlu kalian ketahui, standar emisi gas buang ini di Indonesia kini sudah Euro4. Dalam setiap tingkatannya, terdapat batasan emisi gas buang yang mesti dipatuhi.

Standar Euro2 di mesin bensin batas emisi CO 2,2 g/km dan HC+NOx 0,5 g/km. Sementara di mesin diesel CO 1 g/km, HC+NOx 0,7 g/km, dan PM 0,08 g/km. Dengan begitu, untuk mesin bensin batas emisi CO Euro 4 lebih rendah 1,2 g/km dibanding Euro 2. Sementara untuk mesin diesel CO Euro 4 lebih rendah 0,5 g/km sedang PM-nya lebih rendah 0,17 dibanding Euro 2.

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 01

Mesin bensin 2.0L 1TR-FE VVT-i 16 valve DOHC 1.998 cc pada Kijang Innova generasi pertama

Secara data, mesin bensin 2.0L 1TR-FE VVT-i 16 valve DOHC 1.998 cc pada Kijang Innova 2004-2007 dan 2008-2015 ini menghasilkan tenaga yang sama. Dimana mesin tersebut mampu memeras tenaga hingga 138 PS @5.600 rpm serta torsi 182 Nm @4.000 rpm dengan rasio kompresi mesinnya berada di angka 9,8 : 1.

Untuk konsumsi BBM-nya, varian pertama Kijang Innova yang belum menganut teknologi Euro2, penggunaan dalam kotanya diketahui dapat menempuh jarak 6 km/liter. Sedangkan untuk luar kota, tercatat angka yang diperolehnya yakni 10 km/liter.

Berbeda dengan Toyota Kijang Innova lansiran 2008-2015 yang sudah menggunakan teknologi Euro2 pada mesinnya, beberapa pengetesan yang pernah dilakukan rekan media tercatat bahwa penggunaan dalam kotanya mampu menempuh jarak 8 km/liter. Berbeda ketika melakukan perjalanan luar kota, angka konsumsi BBM jenis bensin yang didapatkan mencapai 11-12 km/liter.

Sebagai informasi, baik Kijang Innova bensin 2.000 cc Euro2 dan non Euro2 ini dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan serta otomatis 4-percepatan.

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 02

Toyota Kijang Innova bensin lebih cocok menggunakan Pertamax

Oh iya, perlu kalian ketahui juga, bahan bakar yang pantas digunakan pada mesin bensin Toyota Kijang Innova ini adalah Pertamax dengan angka RON 92. Meski disarankan untuk selalu menggunakan Pertamax, Toyota Kijang Innova bensin masih bisa menenggak bensin dengan kualitas rendah seperti Pertalite yang mempunyai angka RON 90.

Sebab bila melihat angka kompresi yang dimilikinya berada di angka 9,8 : 1, sebenarnya memang agak nanggung. Karena RON 92 biasanya digunakan pada mesin berkompresi 10:1. Itulah mengapa mesin Innova bensin masih punya toleransi untuk Pertalite. 

Sebagai catatan apabila selalu menggunakan BBM dengan RON rendah dalam waktu yang panjang dan jarang melakukan servis, kerak karbon sisa pembakaran dari BBM tentunya akan lebih banyak menempel pada sistem ruang bakar. Dengan begitu bisa mengakibatkan mesin mobil menjadi ngelitik dan seperti kehilangan performanya.

Baca juga: Apa Sih Keuntungan Mempunyai Mobil MPV Seperti Toyota Kijang Innova?

Toyota Kijang Innova Bermesin Bensin Mudah Dalam Hal Perawatan

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 03

Toyota Kijang Innova bensin mudah dalam hal perawatan

Toyota Kijang Innova bermesin bensin diketahui memiliki perawatan yang terbilang sangat mudah. Untuk penggunaan oli mesinnya sendiri tidak perlu yang mahal. Pemilik hanya cukup menggunakan oli 10W-40 dalam setiap melakukan penggantian.

Berbeda dengan Kijang Innova diesel, pemilik diharuskan selalu menjaga kondisi turbo agar mampu bekerja secara maksimal. Melihat kondisi tersebut, pemilik diwajibkan memperhatikan betul penggunaan spesifikasi oli yang sesuai dan tentunya memiliki harga yang lebih mahal.

Bukan cuma itu saja, pemilik juga tidak boleh telat dalam melakukan penggantian oli mesinnya.

Toyota Kijang Innova Bensin Tidak Begitu Berisik Dibandingkan Varian Diesel

Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya? 04

Toyota Kijang Innova bensin nyaman digunakan

Meski Toyota Kijang Innova bermesin diesel sudah menggunakan teknologi common rail, ternyata masih dapat menimbulkan efek polusi suara sebagi ciri khasnya. Melihat kejadian seperti itu, kenyamanan berkendara tentunya akan berkurang.

Berbeda dengan varian mesin bensinnya, suara yang dihasilkan lebih kecil. Sehingga berpergian dalam jangka waktu yang lama akan terasa lebih nyaman dan aman.

Kesimpulan

Toyota Kijang Innova produksi 2004-2007 dengan 2008-2015 memiliki perbedaan di teknologi mesin. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Toyota Kijang Innova mesin bensin produksi 2008 ke atas sudah menganut teknologi Euro2 untuk emisi gas buangnya. Dengan begitu konsumsi BBM terbukti lebih hemat dan juga mengurangi emisi gas buang.

Baca juga: Rp80 Jutaan, Pilih Toyota Kijang Innova 2005 atau Toyota Kijang Kapsul 2003?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia otomotif. Yang pada akhirnya hoby tersebut membawanya ke dalam dunia pekerjaanya sebagai penulis hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

2020 Toyota Kijang Innova 2.0 G M/T

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru