Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap?

Yongki Sanjaya · 20 Mei, 2021 17:00

Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap? 01

Sebagian dari kalian pasti ada yang bingung karena muncul air yang menetes dari knalpot ketika sedang memanasi mesin mobil di pagi hari. 
Lantas, apakah kondisi itu jadi tanda bahaya bila ada air yang keluar?

Untuk mengetahui bahaya atau tidak, kita juga harus tahu dulu riwayat pemakaian mobil. Apabila sebelumnya sempat diajak banjir-banjiran jelas cukup bahaya karena air tadi bisa saja sisa banjir yang mengendap di dalam knalpot atau bahkan masuk ke mesin.

Knalpot mobil keluar air merupakan satu fenomena biasa yang dialami sebagian pemilik mobil. Kondisi ini terkadang memang bikin bingung dan sering membuat pemilik mobil khawatir jika ada kerusakan atau kebocoran pada mesin mobil.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Penyebab lain masuknya air secara tidak sengaja ke dalam knalpot dapat disebabkan oleh karena cipratan air saat mencuci mobil. Namun jangan khawatir atau cemas bila memang tidak pernah menerobos banjir karena itu bukanlah tanda masalah di mesin. 

Knalpot bisa saja keluar air sekalipun mobil tidak habis dicuci atau melalui genangan air. Untuk kondisi mesin mesin yang sehat dengan perbandingan komposisi bensin dan udara yang tepat, maka akan menghasilkan embun dan tetesan air saat pertama kali dihidupkan. 

Air yang Menetes Keluar dari Knalpot, Hasil Kondensasi Udara Terkena Hawa Panas Mesin

Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap? 01

Keluarnya air dari dalam knalpot yang menunjukkan pembakaran sempurna. Kalian tidak usah khawatir karena biasanya hanya terjadi dalam tempo sesaat dan berupa tetesan-tetesan air saja.

Dari hasil diskusi di forum otomotif Seraya Motor, proses pembakaran yang baik itu menghasilkan air. Bensin itu dibakar dengan oksigen yang menghasilkan persamaan kimia sebagai berikut:

CxHy (bensin) + O2 + N2 = CO2 + CO + NOx + HC + H2O (air)

Inilah alasan mengapa ada air di knalpot, dan memang air bakal paling banyak ketika di pagi hari. Penjelasan logis lainnya yaitu karena suhu udara yang dingin pada pagi hari jadinya H2O yang keluar bukan berupa uap tapi cair.

Air yang keluar dari knalpot mobil adalah embun, disebabkan oleh udara suhu dingin di lingkungan sekitar mobil diparkir. Ketika suhu dalam knalpot meningkat karena mesin dinyalakan, hasilnya embun berubah menjadi air dan terdorong keluar dari knalpot.

Kondensasi atau proses pengembunan biasa terjadi setelah mobil lama terparkir semalaman. Proses ini terjadi karena material knalpot terbuat dari besi. 

Saat mesin dihidupkan, maka akan terjadi proses pemanasan atau penguapan. Dorongan dari suhu panas inilah yang memicu embun atau tetesan air keluar dari saluran pembuangan alias knalpot.

Asap Putih Tipis Keluar Dari Knalpot Saat di Pagi Hari, Bahaya?

Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap? 02

Keluarnya tetesan air kadang disertai asap tipis putih dari knalpot saat mobil baru dipanaskan. Kamu jangan panik karena kondisi ini juga termasuk dalam kondisi normal. Hal itu juga merupakan efek alamiah kondensasi. 

Menurut rumus kimia, pembakaran yang sempurna akan menghasilkan air atau H2O dan karbondioksida atau CO2. Pada suhu normal, H20 akan menguap dan dalam hal ini uap akan keluar menuju knalpot sebagai pembuangan sisa pembakaran. 

Pada umumnya, tetesan air dari knalpot akan hilang dengan sendirinya setelah mobil dikendarai dan beraktivitas seperti biasa. Cara paling mudah mengatasi kondisi tersebut adalah dengan memanaskan mobil dan tunggu tetesan airnya habis. Asap putih tipis ini sebenarnya adalah uap yang terdorong hawa panas dari mesin.

Biasanya uap yang berbentuk asap tipis ini hanya muncul sesaat dan cepat hilang. Lain cerita kalau asap putihnya cenderung tebal, kemungkinan asap putih yang dikeluarkan itu campuran dari oli yang ikut terbakar di ruang pembakaran mesin.

Knalpot Mobil Bensin Nyembur Asap Putih dan Hitam Pekat, Waspadai Kerusakan Mesin

Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap? 03

Bila kamu memiliki mobil bensin dan melihat knalpot menyemburkan asap putih atau hitam yang pekat, sebaiknya harus waspada. Itu adalah tanda bila ada masalah di pembakaran mesin. 

Telah dijelaskan di atas, asap putih yang dikeluarkan itu campuran dari oli yang ikut terbakar di ruang pembakaran mesin. Biasanya ini terjadi karena ring piston aus atau boring silinder tergores sehingga oli banyak naik ke ruang bakar. 

Knalpot Menyemburkan Asap Hitam, Waspadai Gejala Berikut

Lebih Bahaya Mana, Knalpot Mobil Keluar Tetesan Air Atau Asap? 04

Kemudian bila asap knalpot mobil tampak hitam pekat itu mengindikasikan bahwa mobil mengalami masalah pada sistem pembakarannya. Bahan bakar yang bersirkulasi di ruang pembakaran terlalu banyak sehingga banyak yang tidak terbakar sempurna.  

1. Faktor lainnya bisa karena sistem injeksi bermasalah, maka pencampuran rasio bensin dan udara jadi tidak sempurna masuk ke ruang bakar. Dampaknya pun serupa faktor pertama, campuran bahan bakar dan udara yang tidak sesuai.

2. Faktor berikutnya yang kerap terlupakan ialah filter udara yang kotor. Kondisi tersebut dapat membuat asap knalpot menjadi hitam. Di beberapa kasus, udara kotor itu mengotori sensor MAF, IAT dan MAP yang terletak di sepanjang selang induksi udara. 

3. Idle Air Control (IAC) macet atau bermasalah pun bisa membuat asap knalpot jadi hitam. IAC berfungsi sebagai pengatur udara yang melewati saluran idle di dalam throttle body. 

Jika katup ini terbuka hanya sedikit maka hasilnya idle akan lebih sempit sehingga pasokan udara jadi tertahan. Sementara itu, bensin yang tetap disuplai dengan volume yang sama maka dapat menyebabkan rasio campuran udara dan bensin tidak sesuai.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });

Komentar

Mobil Terbaru