Mau Miliki Honda Civic? Ketahui Dahulu Alasan Belinya

Alex · 4 Okt 2020 07:00

Honda Civic kini menjadi salah satu alternatif utama dalam pilihan medium sedan di Indonesia. Nama besar Honda beserta reputasinya yang bagus di mata konsumen tanah air pun mendongkrak popularitas Civic.

Tak heran jika Honda Civic bisa eksis dalam waktu yang sangat lama dari generasi ke generasi di Indonesia. Kini musuh bebuyutan Toyota Corolla tersebut masuk dalam generasi kesepuluh di Indonesia.

Honda Civic generasi sepuluh di Indonesia sendiri hadir pada tahun 2016 silam. Saat itu model yang diluncurkan PT Honda Prospect Motor adalah berwujud sedan 4 pintu.

Barulah pada setahun berikutnya Civic Hatchback menyusul hadir menambah deretan line up Honda Indonesia. Bentuknya yang revolusioner dan mesinnya yang bersenjatakan turbo jadi daya tarik tersendiri.

Bagi Anda yang punya rencana untuk meminang Honda Civic generasi kesepuluh ini, tentu wajib mengetahui apakah mobil ini layak dibeli oleh Anda atau tidak.

Untuk itu simak panduannya berikut ini, simak sampai habis, ya!

Alasan Untuk Beli Civic

1. Model Varian Beragam

Seperti yang kita ketahui, Honda menawarkan Civic generasi sepuluh ini dalam dua varian model, yakni sedan dan hatchback. Sebelumnya, Civic hatchback sendiri terbilang sangat jarang dijual oleh Honda Indonesia.

Terakhir pada medio 1990-an Honda menjual Civic model hatchback di tanah air dengan nama belakang "Estilo". Hadirnya Civic Hatchback RS saat ini pun seolah sebagai jawaban akan kerinduan penggemarnya di tanah air.

Model sedannya sendiri berdesain dinamis dengan wajah depan menganut solid wing face khas Honda. Fitur keduanya pun terbilang sama saja. Namun soal harga, Civic sedan sedikit lebih mahal.

2. Mesin Powerful 

Bisa dibilang salah satu bagian yang sangat membanggakan pada Civic generasi sepuluh ini adalah pada bagian mesin. Dapur pacu berkubikasi 1.498 cc itu mampu merilis daya maksimum mencapai 173 PS pada 5.500 rpm dan torsi maksimal mencapai 220 Nm.

ANgka tersebut tergolong besar untuk mobil di kelasnya. Hal ini berkat teknologi VTEC kebanggaan Honda pada mesin tersebut. Apalagi mesin berpenggerak depan tersebut juga sudah dipersenjatai turbocharger yang membuat penungakatan tenaga makin efisien.

3. Konsumsi Bahan Bakar Efisien

Perangkat turbocharger dan transmisi berteknologi CVT memainkan peran vital dalam membuat klaim konsumsi bahan bakar. Transmisi CVT racikan Honda yang terkenal halus dan mampu membuat konsumsi BBM optimal membuat Civic terkenal irit.

Ditambah lagi dengan adanya fitur ECON Mode mampu membuat kehematan semakin baik. Namun perlu diingat, jika gaya mengemudi Anda dengan Civic tidak menerapkan eco driving akan percuma saja, sulit untuk mendapatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

4. Jaringan Aftersales Banyak

Honda merupakan salah satu pabrikan besar di Indonesia. Reputasinya dari sisi aftersales juga terbilang bagus berkat jumlah dealer dan bengkel resminya yang tersebar di seluruh kota di Indonesia.

Maka saat sudah memiliki Civic, baik sedan atau hatchback, tak perlu bingung mencari bengkel untuk perawatannya. Dari data yang dirilis pada Febriari 2019 saja, Honda disebut memiliki 202 dealer dan sub dealer 3S di seluruh Indonesia.

Sebelum masa pandemi, Honda juga tergolong sebagai salah satu merek yang rajin membangun dealer dan bengkel resmi di berbagai kota.

5. Penunjang Keselamatan Bintang 5

Bagi Anda yang punya concern tinggi terhadap safety features, Honda Civic menjawabnya dengan cukup baik. Setidaknya tersedia fitur keselamatan aktif yakni Hill Start Assist dan Vehicle Stability Assist menjadi nilai plus dalam sisi safety. 

Kedua fitur keselamatan aktif tersebut sudah dimiliki baik Civic Turbo sedan maupun Civic Hatchback RS. Tentu tak cuma itu saja penunjang keselamatannya. 

Untuk kantung udara, Honda juga tak mau setengah-setengah. Karena penumpang mobil ini mendapat perlindungan dari enam titik kantung udara. Untuk meyakinkan tingkat keselamatannya, mobil ini juga memiliki hasil tes tabrak yang memuaskan. Dari hasil tes yang dilakukan Euro NCAP tahun 2017, Civic Hatchback meraih 5 bintang alias sempurna.

Alasan Pikir-pikir Lagi Untuk Beli Civic

1. Atap Rendah

Desain sporty dan streamline yang diusung Civic generasi 10 memang sangat keren. Namun ada sedikit konsekuensi yang harus Anda ketahui dari ddesain tersebut.

Tinggi atap Civic Hatchback RS yang 1.434 mm membuat orang berpostur jangkung tentu harus lebih menundukkan kepala saat keluar dan masuk kabin. 

Bahkan pada Civic Turbo sedan tingginya hanya 1.416 mm yang artinya Anda harus semakin membungkuk saat keluar-masuk kabin. Kendati atapnya rendah, namun headroom di kabin mobil ini masih termasuk akomodatif dan tidak sempit.

2. Minim Pilihan Tipe

Walau tersedia dalam dua varian model, nyatanya Honda sangat minim menyediakan jumlah tipe pada Civic generasi kesepuluh ini. Tiap varian hanya tersedia satu tipe saja.

Jadi, secara total, line up Civic Indonesia hanya terdiri dari dua tipe saja. Hal ini jadi kelemahan saat konsumen memilih sebelum memutuskan membelinya. Konsumen hanya dihadapkan dengan dua varian saja.

3. Sunat Fitur

Civic generasi sepuluh yang dijual di Indonesia merupakan unit CBU yang datang dari Thailand. Agak ironis, karen Civic yang sama di negeri Gajah Putih tersebut punya fitur yang cukup penting dan advance.

Fitur tersebut adalah Honda Sensing dan tidak dimiliki oleh Civic versi Indonesia. Padahal kini harga Civic tak bisa dikatakan murah. 

Andai Honda Indonesia tidak melakukan sunat fitur untuk penunjang keselamatan satu itu, tentu akan menambah nilai positif Civic dan daya saing dengan para kompetitornya.

4. Tidak Punya MT

Sebagai mobil yang mengusung ruh sporty pada berbagai sektor, ternyata Civic malah tak memiliki transmisi tiga pedal alias manual transmission (MT).

Memang, mobil dengan transmisi manual belakangan kurang populer dipilih konsumen, namun untuk yang mengejar performa tentu tipe transmisi tiga pedal paling favorite untuk dipilih.

5. Biaya Perawatan Tinggi

Beberapa kalangan memang ada yang menyebut bahwa biaya perawatan mobil Honda tergolong mahal. Untuk Civic Htachback RS saja contohnya, ternyata biayanya lebih mahal dibanding salah satu kompetitornya dari Mazda.

Total biaya servis sebuah Civic Hatchback sampai 100.000 km mencapai Rp 15.818.000. Sedangkan sebuah Mazda 3 Hatchback jauh lebih rendah, yakni Rp 8.827.486 saja.

Kesimpulan

Honda Civic generasi sepuluh membawa perubahan besar dari berbagai sisi dengan generasi terdahulunya. Sektor mesin sangat pas disebut menjadi menu utama dalam mobil tersebut.

Maka tak heran Civic layak dimiliki bagi konsumen yang menempatkan performa dan kesenangan mengemudi sebagai hal teratas dalam memilih medium sedan dan hatchback.

Komentar

Mobil Terbaru