Mengenal Seluk Beluk Sejarah Honda Brio, Hatchback Pekotaan yang Apik

Bent Aulia · 13 Okt 2020 03:30

Apa yang membuat Honda Brio menjadi pilihan mobil perkotaan yang digemari konsumen Indonesia? Tentu saja karena modelnya yang kompak, harga Honda Brio 2020 yang bersaing, serta berbagai teknologi yang ditawarkan pada mobil ini. Sebagai salah satu dedengkot kendaraan LCGC, mari kita kulik bagaimana perkembangkan hatchback paling mungil dari Honda ini.

Sejarah Honda Brio

Honda Brio 2020 menandai 8 tahun model terkecil Honda di Indonesia ini sejak diperkenalan pertamanya pada Agustus 2012. Kala itu, Brio menjadi andalan Honda sebagai kendaraan kompak perkotaan yang mungil untuk menggantikan Honda Jazz yang dimensinya semakin membesar.

Nama Brio sendiri diambil dari bahasa Italia yang berarti lincah atau semangat. Sedangkan di Indonesia, Brio memiliki nama tambahan yang terinspirasi dari kebudayaan Indonesia, yaitu Satya yang diambi dari bahasa Sanskerta yang ‘asli’ atau ‘setia’.

Honda Small Concept

Setahun sebelum perkenalannya di Indonesia, Honda sudah lebih dulu meluncurkan Brio pada tahun 2011 sebagai hatchback yang ditempatkan di bawah Honda Jazz, atau dikenal juga dengan Honda Fit di beberapa negara. Pengembangannya memang dilakukan khusus untuk negara berkembang, seperti Thailand dan India.

Bahkan Brio pertama kali diperkenalkan pada Thailand International Motor Expo 2010 dengan nama New Small Concept. Debut perdananya di Thailand pada Maret 2011 sebagai jawaban Honda atas program kendaraan ramah lingkungan yang dicanangkan oleh pemerintah Thailand.

Begitu pula dengan kehadirannya di Indonesia: sebagai kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) dengan harga yang terjangkau, hemat bahan bakar dan emisi buang yang kecil. Karena itu, Brio berhadapan langsung dengan Daihatsu Ayla dan Toyota Agya di segmen yang sama.

Honda Brio Satya 2012

Brio diimpor langsung ke Indonesia dari Thailand, dimana Brio diproduksi untuk pasar Asia Tenggara. Sayangnya, harga yang ditawarkan untuk mobil ini relatif cukup tinggi, mengingat mobil ini datang sebagai kendaraan CBU (Completely Build Up). Barulah pada tahun 2013, Honda Indonesia memproduksi Brio di Indonesia sehingga membuat harganya turun cukup jauh.

Generasi pertama

Diimpor langsung dari Thailand, Brio mengusung tema “Dare to Handle More?” menggunakan mesin yang sama dengan Honda Jazz daei Jepang. Dimensinya yang kompak serta tampilan sporty mobil ini membuatnya memikat berbagai kalangan ketika diperkenalkan.

Tapi kontroversi langsung mengiringi debut pertamanya pada publik Tanah Air. Bagian belakang yang full kaca terlihat layaknya Honda Civic Wonder. Meski beberapa pendapat menyebutkan hal ini terjadi karena Honda ingin mengurangi ongkos produksi untuk menekan harga Honda Brio.

mobil Honda Brio

Desain luarnya terlihat modern pada masanya. Menyasar segmen anak muda, desain brosur Brio terkesan masa kini. Ground clearance rendah membuat mobil ini stabil di jalanan, meski butuh usaha lebih membawanya di jalanan berlubang atau menghadapi polisi tidur. Brio dilengkapi dengan velg 14 inci yang terasa pada dengan bodinya yang kompak.

Bagian interior terbagi menjadi tiga warna. Mulai dari dashboard berwarna hitam dan coklat, glovebox dan jok berkelir beige oleh Honda. Ada aksen berwarna perak pada knop AC yang masih sederhana. Beberapa pendapat mobil Honda satu ini memiliki build quality yang terasa kurang mengesankan untuk sekelas mobil impor.

Pada tipe E disediakan head unit 2DIN. Mampu memutar CD dan MP3, serta memiliki sambungan USB, iPod, dan Aux untuk menemani penghuni kabin sepanjang perjalanan. Selain 4 speaker yang tersebar di dalam kabin, ada pula 5 cupholder yang memberikan kepraktisan ketika berkendara.

interior Honda Brio

Ada banyak pilihan yang diberikan pada generasi pertama Brio di Indonesia. Salah satunya dengan dua pilihan mesin, L12B berkapasitas 1.2L yang mampu menghadirkan tenaga maksimal 88 PS dan L13A dengan kapasitas 1.3L yang lebih besar dengan keluaran 100 PS.

Begitu juga dengan dua pilihan transmisi yang diberikan, ada transmsi manual 4-percepatan dan transmisi otomatis 5-percepatan. Hanya saja Honda masih mempercayakan sistem penggerak roda depan yang lihai menutupi tenaga yang kurang pada saat dialirkan dari ruang mesin.

Menjadi mobil LCGC

Ketika pemerintah Indonesia memperkenalkan peraturan tentang kendaraan LCGC, Astra Daihatsu menjadi yang pertama meluncurkan Daihatsu Ayla untuk mengisi posisi mobil murah dan terjangkau bagi konsumen Indonesia. Baru Honda membawa Brio bermesin 1.2L sebagai bagian dari kendaraan LCGC.

Dengan produksi di Indonesia mulai dilakukan pada Agustus 2012, Brio mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan ketika pertama kali diperkenalkan. Sayangnya hanya model entry level saja yang mendapatkan pengkategorian LCGC mengingat harga varian di atasnya yang cukup tinggi untuk sekelas LCGC.

Honda Brio generasi pertama

Dengan harga Honda Brio yang ditawarkan serta fiturnya yang memikat, beberapa perubahan penting meluncurkan dengan slogan “More Choices, More Excitement”. Honda membawa beberapa varian baru untuk Brio, yaitu New Brio Satya, New Brio, dan New Brio Sports. 

New Brio merupakan Brio 1.2 CKD bertransmisi otomatis dan memiliki beberapa fitur yang lebih lengkap dibandigkan varian Brio Satya, diantaranya security alarm dan sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) serta Electronic Brakeforce Distribution (EBD). Sedangkan New Brio Satya hanya diperkenalkan dalam trasmisi manual saja.

Model paling lengkap tentu saja New Brio Sports yang menggendong mesin 1.3L i-VTEC bertenaga 100 PS dan hadir dalam pilihan transmisi manual dan otomatis. Kelengkapan fiturnya kurang lebih sama dengan New Brio, yaitu dual airbag, sistem ABS+EBD, sabuk pengaman dengan pretensioner, dan rangka GCON+ACE khas Honda.

airbag Honda Brio

Perbedaan antara model ini dengan edisi sebelum facelift yaitu lampu kabut dan wiper belakang yang disediakan bagi pemilik trim E dan Sports. Brio Sports bahkan mendapatkan stiker stripping standar serta rear defogger yang lebih baru. Begitu juga dengan pengaturan tilt steering yang tersedia pada varian E dan Sports.

Honda pernah memberikan beberapa penyegaran minor untuk Brio, meski tak terlalu signifikan pada pertengahan 2014. Diantaranya Brios Satya mendapatkan dashboard berwarna hitam dan akhirnya dibekali dengan sistem alarm untuk meningkatkan keamanan berkendara dengan mobil ini.

Sedangkan Brio standar akhirnya mendapatkan interior berwarna hitam yang membuat kabin terasa lebih elegan dan welcome screen pada head unit. Pada sisi eksterior, peningkatan bisa dirasakan pada desain velg alloy baru yang memberikan kesan lebih sporty pada mobil ini.

Facelift mobil Honda Brio

Semakin banyaknya model hatchback perkotaan di Indonesia membuat PT Honda Prospect Motor meluncurkan pembaharuan terbaru bagi Honda Brio. Varian Brio Sport dihentikan dan Brio Satya yang tersisa kini tersedia dalam pilihan transmisi manual maupun CVT.

Tampilan luarnya sedikit mendapatkan perubahan. Mulai dari fascia depan dan grille yang baru, menjadikan New Brio Satya terlihat semakin modern dan terasa lebih mewah. Ada perubahan pada desain velg yang baru dan aksen merah pada lampu belakang yang mempercantik tampilannya meski masih menggunakan teknologi bohlam.

Brio mendapatkan berbagai perubahan yang lebih signifikan di dalam kabin. Mulai dengan desain dashboard yang dibuat lebih modern, mengikuti tampilan yang ditawarkan pada Honda Mobilio dan Honda BR-V. Interiornya berwarna putih gading, lebih putih dibandingkan beige.

Kelebihan Honda Brio dibandingkan pesaingnya, khususnya bagi Brio Satya adalah penggunaan kontrol AC digital. Dimana sebagian besar pesaingnya seperti Ayla maupun Agya masih menggunakan knop putar. Aksen piano black pada dashboard Brio Satya E membuat tampilannya terasa lebih mewah.

AC digital mobil Honda Brio

Beralih ke mesin, tak ada perubahan signifikan yang diberikan. Mengingat perubahannya hanya berupa facelift. Namun, Honda menawarkan transmisi manual dan CVT terbaru yang lebih efisien. Dibantu teknologi Earth Dreams khas Honda yang membuatnya semakin irit bahan bakar.

Honda Brio RS

Facelift pada tahun 2016 menjadi awal diperkenalkannya Honda Brio RS ke khalayak Tanah Air. Penggunaan nama RS sendiri merupakan kependekan dari Road Sailing, bagian dari karakteristik kendaraan yang lebih sporty dari Honda global.

Honda Brio RS 2016

Tampilannya terlihat lebih sporty dibandingkan Brio standar. Salah satunya dengan lampu depan milik Honda Mobilio RS yang terlihat sangat sporty. Bahkan Brio RS juga mendapatkan bodi kit pada tampilan samping dan velg berukuran 15 inci.

Perubahan di bagian dalam mengikuti facelift yang ditawarkan pada Brio. Namun, pembedanya terdapat pada desain jok yang memiliki aksen berwarna oranye sedangkan bagian atap yang sepenuhnya mendapatkan warna hitam, dimana sebelumnya berwarna abu-abu.

kemudi Honda Brio

Sama seperti trim E, Brio RS tak ketinggalan memiliki setir multi fungsi dengan kehadiran Audio Steering Switch yang mempermudah akses beberapa fitur di dalam kabin. Kelengkapannya terlihat dari sistem pengereman ABS dan EBD yang ditawarkan pada Brio.

Mesin yang digunakan masih sama, begitu pula dengan pilihan transmisi manual dan CVT terbaru milik Brio. Mesin yang dibuat lebih bertenaga dan dibantu dengan suara starter yang lebih halus. Semua perubahan dan penambahannya membuat Brio RS terasa lebih mahal dari saudaranya.

Generasi kedua Honda Brio

Diperkenalkan pertama kali pada Agustus 2018, Honda Brio 2019 menjadi bagian dari generasi kedua Brio di Indonesia. Kembali menyasar anak muda, desain brosur Brio dibuat penuh warna. Menawarkan pilihan warna terang memberikan desain brosur penuh warna dan semakin terlihat mentereng.

Honda Brio 2019

Honda Brio 2019 merupakan model dengan popularitas yang cukup tinggi. Beberapa kali menjadi model paling laris di segmennya, versi bekasnya bisa ditemukan dengan cukup mudah di pasar mobil bekas Tanah Air. Apalagi dengan harga jual Honda Brio bekas yang masih stabil hingga saat ini.

Dari segi dimensi, Brio generasi kedua dibuat lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Sehingga menjadikan ruang kabin terasa lebih lega. Sebuah perbaikan signifikan yang diberikan Honda pada Brio untuk menjanjikan ruang kaki yang lebih lapang bagi penghuni baris kedua.

Desain luarnya dibuat lebih membulat. Pada desain brosur Brio, terdapat dua mobil yang saling berhadapan. Menampilkan lampu depan dan grille baru dengan lekukan pada fascia depan hingga sisi samping. Secara keseluruhan, mobil Honda ini dibuat lebih aerodinamis dan lebih menawan dengan berbagai aksen chrome pada eksteriornya.

interior Honda Brio RS

Yang terbaru adalah penggunakan warna atap yang digunakan. Honda memberikan kebebasan bagi konsumen untuk memilih atap berkelis single tone atau dual tone. Sedangkan pintu bagasi yang lebar masih tetap sama, memberikan ciri khas tersendiri bagi Brio.

Perbedaan paling signifikan bisa terlihat pada desain dashboard yang lebih modern. Dimensi yang lebih besar menjadi tambahan yang paling menyenangkan bagi bagasi Brio generasi kedua. Kemampuan mengangkut barang mobil ini bertambah 84 liter. Dengan bukaan pintu bagasi yang lebih baik, total luas bagasi tercatat 258 liter.

Peningkatan juga dilakukan pada mesin yang digunakan. Masih menggunakan mesin 1.2L 4-silinder gaya lama, Honda mengklaim Brio mampu menghadirkan mesin yang lebih efisien sekaligus memberikan bahan bakar yang lebih irit tapi tetap bertenaga.

mesin Honda Brio

Honda bahkan menawarkan Brio dengan transmisi CVT, menggantikan transmisi 5-percepatan otomatis guna menawarkan perpindahan yang lebih mulus, serta meningkatkan efisiensi bahan bakar. Transmisi CVT berguna mengurangi gesekan pada komonen tranmsisi dan sensor kontrol.

Banyak yang menyukai mobil Honda Brio 2019 karena handling yang baik serta kenyamanan di dalam kabin. Pasalnya Honda membawa pengaturan suspensi baru dengan MacPherson Strut di depan dan H-Shaped Torsion Beam di belakang yang lebih empuk dibawa berkendara.

Harga Honda Brio

Ada lima varian yang ditawarkan pada mobil Honda Brio 2020. Harga Honda Brio dimulai dari Rp146 jutaan untuk varian entry level, New Honda Brio S M/T. Seanjutnya New Brio E M/T dan CVT dibanderol mulai dari Rp154 jutaan dan Rp170 jutaan.

desain brosur dari harga Honda Brio

Sedangkan varian tertinggi Honda Brio 2020 varian RS membawa tenaga yang sama dengan varian di bawahnya, namun dengan berbagai teknologi dan tampilan yang lebih sporty. Harga Honda Brio RS M/T saat ini dihargai mulai dari Rp184 jutaan dan Brio RS CVT dengan harga Rp199 jutaan.

Kesimpulan

Honda Brio 2019 bukan satu-satunya model yang populer pada masanya. Bahkan sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012, Brio sudah dikenal sebagai salah satu model Honda terpopuler di Indonesia.

Selain itu Harga Honda Brio yang terjangkau, berbagai fitur di dalam kabin, dan mesin yang bandel menjadikannya alternatif pilihan paling memungkinkan untuk sekelas mobil perkotaan.

Komentar

Mobil Terbaru