Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa

Adit · 6 Jul, 2022 12:08

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 01

  • Mobil plug-in hybrid tawarkan benefit lebih ketimbang hybrid biasa.
  • Mobil plug-in hybrid cocok untuk dibawa perjalanan jarak jauh.
  • Baterai mobil plug-in hybrid lebih besar kapasitasnya, sehingga bisa diajak mode EV bahkan di kecepatan tinggi.

Indonesia tengah menerapkan transisi penggunaan mobil konvensional ke model yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah menyebutnya sebagai kendaraan bermotor listrik berbasis baterai atau KBLBB. Teknologinya terdiri dari mobil listrik murni tanpa mesin pembakaran internal, juga hybrid.

Tapi tahukah Anda kalau mobil hybrid juga ada turunannya yang disebut plug-in hybrid. Singkatnya, varian ini merupakan teknologi hibrida yang dikembangkan menggunakan sistem pengisian baterai colok atau plug-in. 

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 02

Salah satu model plug-in hybrid di Indonesia, Mitsubishi Outlander PHEV

Baca Juga: Toyota Fortuner Hybrid Muncul di 2023, Pakai Teknologi Mirip Ertiga Hybrid?

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Sayangnya di Indonesia model ini terbilang sedikit, paling termashyur adalah Mitsubishi Outlander PHEV. Toyota Prius PHEV sebenarnya bisa jadi alternatif, tapi cuma tersedia untuk kalangan tertentu, belum dijual secara retail. Selebihnya ada E-Hybrid Porsche Cayenne dan Panamera. 

Janjikan Konsumsi BBM yang Lebih Baik Ketimbang Hybrid Reguler

Mengutip fueleconomy.gov, mobil plug-in hybrid bisa menghemat pengeluaran untuk bahan bakar. Sebab operasional kendaraan ini juga bisa menggunakan daya listrik untuk menekan konsumsi BBM. Seperti hybrid umumnya, jenis yang satu ini tetap menggunakan mesin bensin, motor listrik, serta baterai. 

@autofun.indonesia Siapatau Kepake Kalau Mogok#tipsmobil #mudik #maintenance #perawatanmobil ♬ original sound - AutoFun Indonesia

Namun kapasitas baterainya lebih besar dari hybrid biasa. Maka dari itu, kemampuan operasional menggunakan daya listriknya yang bisa menghemat konsumsi BBM. Isi listrik juga masih murah, maka tak heran pengeluaran juga bisa ditekan ketimbang cuma membeli BBM di pom bensin. 

Ambil contoh Mitsubishi Outlander PHEV dengan kapasitas baterainya 13,8 kWh. Selain untuk menggerakkan mobil, daya listrik yang besar dari kebanyakan rumah di Indonesia itu juga bisa untuk menghidupkan berbagai alat elektronik. Bahkan di Jepang dijadikan genset ketika gempa melanda. 

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 01

Mitsubishi Outlander PHEV tetap butuh charging listrik

Sementara Toyota Corolla Cross Hybrid kapasitas baterainya sekitar 4,2 kWh. Kemampuannya terbatas hanya bisa mengaktifkan mode EV atau listrik murni hanya di kecepatan rendah supaya dayanya tidak cepat habis. Sementara di plug-in hybrid, di kecepatan tinggi pun tetap bisa menggunakan mode EV. 

Baca Juga: Punya Distributor Resmi, Hypercar Plug-In Hybrid Koenigsegg Gemera Segera Masuk Indonesia

Esensi Mobil Plug-in Hybrid, Lebih dari Menghemat BBM

Sebenarnya mobil plug-in hybrid menawarkan tiga hal utama: menekan ketergantungan terhadap konsumsi bensin, mengubah kebiasaan isi bensin menjadi isi listrik, dan turut serta dalam upaya menekan emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaan alat transportasi. 

Garis besarnya begini, apa yang ditawarkan jenis mobil ini cocok untuk beradaptasi dari penggunaan kendaraan konvensional ke listrik. Sebab pengisian dayanya bisa menggunakan dua cara: isi bensin atau isi listrik saja, bisa juga kedua cara tadi dilakukan supaya untuk menempuh jarak jauh, pengeluaran pembelian energinya lebih hemat. 

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 02

Toyota Prius PHEV juga ada di Indonesia, tapi belum dijual umum

Mobil plug-in hybrid hanya diisi listrik saja sudah bisa berjalan layaknya mobil listrik murni. Pun ketika cuma diisi bensin saja apabila fasilitas pengecasan minim, mobil juga tetap bisa dioperasionalkan. Malah jadi lebih mirip mobil hybrid biasa. 

Pun saat digunakan dan ditengah jalan ternyata daya listriknya habis, maka mobil ini akan beroperasi seperti hybrid reguler. Tidak perlu mencolok listrik untuk mendapatkan suplai daya. Intinya meski daya baterai habsis, penghematan energi tetap bisa dilakukan. 

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 03

Beda sistem kerja teknologi hybrid, plug-in hybrid, dan BEV

Kenapa bisa begitu? Karena ada sistem regenerative braking, yang bisa memanem listrik dari deselerasi atau pengereman. Pada mobil biasa, ketika dua hal tadi terjadi maka yang terjadi adalah energi terbuang sia-sia. Di mobil listrik atau hybrid, energi tadi bisa dimanfaatkan menjadi daya listrik yang disimpan di baterai. 

Namun perlu ingat, semua plug-in hybrid tidak sama. Beberapa baterai bisa menyimpan lebih banyak listrik dan daya tempuh mode EV lebih jauh tanpa menggunakan bensin. Sebab menggunakan listrik sebagai pengganti bensin adalah kunci menghemat pengeluaran dengan mobil plug-in hybrid. 

Mengenal Teknologi Mobil Plug-in Hybrid, Bisa Lebih Irit BBM Dibanding Hybrid Biasa 04

Komparasi daya tempuh mobil hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni

Dengan semua kemampuan itu, mobil plug-in hybrid merupakan kendaraan listrik andalan untuk perjalanan jarak jauh dalam sekali pengisian baterai dan tangki penuh. Kombinasi mesin dan motor listriknya mampu menekan konsumsi bahan bakar karena digantikan oleh daya listrik. 

Sementara mobil hybrid biasa saat diisi bensin full, tidak sejauh jaraknya yang ditawarkan mobil plug-in hybrid. Sedangkan mobil listrik biasa ketika dicas penuh, daya jelajahnya juga belum bisa jauh alias hanya cocok di perkotaan dengan ketersediaan pengisian daya listrik yang banyak. 

Baca Juga: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Murni

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Komentar

Mobil Terbaru