Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200!

Yongki Sanjaya · 5 Jul, 2022 16:30

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 01

Dekade 90-an menjadi era terakhir kejayaan sedan di Indonesia yang diramaikan oleh beragam merek, baik itu dari Jepang atau Eropa dan Amerika. Sedan compact saat itu cukup populer di berbagai kalangan, dan menjadi kendaraan yang digunakan mendukung aktivitas harian. Bagi kalian yang tumbuh di era tersebut, pasti tidak asing dengan sosok Peugeot 406, BMW 320i, atau Mercedes-Benz C200.

Ketiganya menjadi simbol kalangan eksekutif muda yang memiliki mobilitas tinggi tapi juga begitu peka dengan fashion dan style. Tak cuma itu, kenyamanan dan performa mobilnya juga patut diacungi jempol karena rancangan teknisnya yang canggih. 

Masing-masing model, entah 406, E36 320i, atau W202 C200 punya karakter penggemar yang spesifik. E36 320i disukai anak muda dan orang dengan jiwa 'balap'. C200 ini disukai kalangan mapan dan paruh baya seperti bapak-bapak. Nah untuk Peugeot 406 ini punya kenyamanan yang paling oke dikelasnya, tapi juga penampilan yang mewah dan sporty.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Nah seperti apa sih hal menarik dari sedan ikonik 90-an ini? Mari kita ulas lebih mendalam pada artikel di bawah ini. 

Peugeot 406, Sedan Seksi yang Kini Semakin Langka

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 01

France Motor Indonesia selaku ATPM Peugeot di Indonesia mengadirkan penerus Peugeot 405 yang diberi nama Peugeot 406 pada tahun 1997. Desainnya seksi, cantik, sekaligus sporty hingga  juga sempat menjadi bintang film di film Taxi. 

Bicara soal performa, mesin yang dipakai Peugeot 406 yaitu seri XU10J4R berkapasitas 2000cc dengan konfigurasi 4 silinder DOHC 16 valve. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 135Hp pada 5.500 rpm dan torsi 187 Nm pada 4.200 rpm. 

Selama lifecycle-nya, Peugeot 406 hadir dalam dua versi yaitu D8 atau keluaran pertama dan Peugeot 406 D9 atau versi facelift. Perbedaan Peugeot 406 D8 dengan Peugeot 406 D9 ada pada bagian lampu depan, dimana D8 masih reflektor biasa dengan bentuk lebar sementara D9 lebih memanjang dan sipit serta memakai reflektor diamond cut. Grill Peugeot 406 D9 berbentuk jaring dengan logo singa yang lebih lebar dibanding D8. 

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 02

Fitur mobil ini lumayan lengkap di jamannya untuk sekelas executive car, yang sudah memiliki power window, power steering, ABS,hingga Airbag sudah menjadi standar mobil ini. Untuk fitur airbag ini berbeda jumlahnya, tergantung versi CBU atau CKD. 

Untuk versi D8 hanya 1 airbag, D9 CBU sudah 4 airbag, dan D9 CKD turun menjadi 2 airbag. Interior 406 juga sangat nyaman dan mewah dengan panel kayu sampai jok kulit untuk tipe Le Mans

Kelebihan dari Peugeot 406 yaitu soal kenyamanan suspensinya karena didukung suspensi konstruksi segitiga dengan McPherson strut dan anti-tilt bar yang unik. Suspensi belakangnya menganut model multi arm dilengkapi dengan sistem micro-steering yang memiliki toleransi sudut toe sebanyak 5° saat menikung. Ini membuat roda belakang bisa bergerak sedikit layaknya mobil yang dilengkapi sistem 4 wheel steering. 

Kelemahan mobil ini adalah perawatannya harus extra sabar karena teknologinya yang cukup rumit. Perawatannya harus ke bengkel spesialis Peugeot untuk kerusakan atau perawatan spesifik. Selain itu elektrikalnya juga rumit sehingga tidak disarankan memodifikasi kelistrikan dengan main potong, sambung, jumper kabel elektrikalnya. 

BMW E36 320i, Sedan Sporty Dari Bavaria

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 03

Siapa yang tak kenal dengan sosok E36 ini, mulai dari seri 318i sampai 323i begitu menyita perhatian karena desainnya tegas dan sporty. BMW E36 sendiri didesain oleh Darrin boyer dan Joji Nagashima yang selesai tahun 1988. Sementara itu, BMW 3 series dengan kode body E36 masuk ke Indonesia antara tahun 1992 sampai 1999.

Dari sekian banyak tipe, sosok E36 dengan mesin 2000cc 6 silinder yang memiliki kode M50B20 dan mesin M52B20 yang muncul pada 1994 cukup menyita perhatian. Ini karena performa yang ditawarkan mesin 2.000 cc milik 320i begitu menggoda. Wajar saja, performa mesin DOHC 24V mampu meletupkan tenaga dan torsi 148hp/190Nm.

Mesinnya berkode M50B20 dengan kapasitas 2.000 cc, 6 silinder juga disebut sebagai ‘mesin jahit’ karena suara berisiknya walau dalam kondisi sehat. Tak cuma itu, kelebihan BMW E36 ini adalah handlingnya lincah.

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 04

Kelemahan dari BMW E36 320i ini ada pada kabin yang  terasa cukup sempit. Kemudian material interior E36 ini cenderung cepat rusak. Kerusakan dapat diakibatkan oleh panasnya iklim tropis di Indonesia yang membuat dashboard dan trim lekas terkupas.

Mercedes-Benz W202 C200, Sedannya Bapak-bapak

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 05

Bila kamu ingin tampil dewasa dan matang, maka C200 ini bisa jadi jawaban yang pas. Mercedes W202 ini menjadi C class pertama yang masuk secara resmi ke Indonesia pada 1993. 

Bruno Sacco dan Peter Pfeiffer sebagai desainer mobil ini membuat C class lebih membulat dan stylish dibanding 190E yang mengkotak. Mercedes Benz W202 desainnya luwes dan timeless, meskipun serba sederhana namun tetap mencirikan mobil spesial.

Untuk C200 memakai mesin 4 silinder M111.940 berkapasitas 2000cc dengan output 134 hp pada 5.500 rpm dengan torsi 190 Nm pada 4.000 rpm. Untuk menggerakkan roda belakang, digunakan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 5 percepatan. 

Nostalgia 3 Sedan Compact Eropa Ikonik 90an, Adu Keunggulan Peugeot 406 Lawan BMW 320i dan Mercedes-Benz C200! 06

Mercedes Benz juga menjual beberapa trim yaitu Classic dan Elegance pada C200. Trim Classic memakai trim kain, tidak dilengkapi wood panel dan hanya memakai transisi manual. Trim paling mahal sekaligus yang paling lengkap adalah Elegance yang dilengkapi dengan grill khusus, jok dan doortrim kulit, wood panel dan hanya tersedia transmisi otomatis saja. 

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

Komentar

Mobil Terbaru