Pilih Mana, Renault Kwid Baru atau Bekas?

Anissa · 16 Okt 2020 16:30

Belum lama ini, Renault Kwid resmi meluncurkan generasi terbarunya. Model mobil pabrikan Prancis ini sudah ada di Indonesia sejak tahun 2016 dan baru saja meluncurkan generasi terbaru pada 2020 ini.

Model hasil facelift-nya memang menarik perhatian para konsumen di Indonesia berkat harganya yang terjangkau. Mobil ini dibanderol dengan kisaran harga Rp149,9 jutaan hingga Rp158,9 jutaan.

Sebagai SUV yang menawarkan harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar yang tinggi, Renault Kwid harus berhadapan dengan banyak mobil LCGC (Low Cost Green Car) lain di Indonesia. Dengan adanya model terbaru ini, tentu saja harga model Renault Kwid yang sudah lebih dulu ada di Indonesia mengalami penurunan.

Kira-kira apa saja ya perbedaan yang dimiliki oleh Renault Kwid generasi lama dengan versi faceliftnya ini? Langsung saja simak informasinya berikut ini.

Perbandingan Harga 

Dari segi harganya, tentu jelas bahwa Renault Kwid versi lama akan mengalami penurunan setelah kemunculan generasi terbarunya di tahun 2020. Untuk lebih jelasnya, mari kita bandingkan melalui tabel berikut ini.

Model Harga
Renault Kwid 2017 Rp65 jutaan-Rp86 jutaan
Renault Kwid 2020 Rp149 jutaan-Rp158 jutaan

Bisa dilihat pada tabel di atas bahwa saat ini harga Renault Kwid bekas di pasaran berkisar di antara Rp65 jutaan hingga Rp86 jutaan. Harganya bisa bervariasi tergantung jarak yang telah ditempuh oleh mobil tersebut, serta keadaan mobil ketika dijual kembali.

Sedangkan seperti yang kita tahu, harga Renault Kwid versi facelift tahun 2020 ini berkisar di antara Rp149 jutaan hingga Rp158 jutaan, tergantung pada trimnya.

Lalu apa perbedaan Renault Kwid versi lama dengan generasi terbarunya tersebut. Hal inilah yang akan kita bahas perbandingannya pada poin selanjutnya.

Perbandingan Versi Lama dan Versi Baru

Renault Kwid 2020 diluncurkan dengan dua trim, yakni Renault Kwid dan Renault Kwid Climber. Banyak juga yang menyebut varian tertingginya dengan nama Renault Climber, tetapi hal ini tidak terlalu berpengaruh karena kedua model mobil tersebut menggunakan platform yang sama dengan Renault Kwid 2017.

Lantas apa perbedaan antara Renault Kwid 2017, Renault Kwid 2020, serta Renault Climber yang merupakan varian tertingginya? Perbedaan utama terletak pada bagian desainnya. 

Baik Renault Kwid maupun Renault Climber keluaran tahun 2020 menggunakan bahasa desain yang berbeda dengan Renault Kwid generasi sebelumnya. Keduanya juga menggunakan fascia yang jauh berbeda dari model tahun 2017. 

Kemudian, pada trim tertingginya, yakni Renault Climber, disematkan pula tambahan roof rail di bagian atapnya. Selain itu, jika pada trim Renault Kwid lampunya masih sejajar dengan grille, sama seperti pada generasi sebelumnya, pada Renault Climber lampunya dibuat sedikit ke bawah, tetapi dengan menyematkan Daytime Running Light (DRL) yang sejajar dengan grille.

Pada Renault Climber juga terdapat beberapa panel yang menggunakan aksen warna orange. Cover untuk headlamp-nya pun didesain lebih garang, serta ditambahkan front lips warna abu-abu di bagian bawah bumper-nya. 

Sementara itu, pada trim terendahnya, yakni Renault Kwid, tampilannya memang tidak segarang Renault Climber. Hal ini bisa kita lihat dari bagian facia-nya. Ada pula tambahan body molding di bagian pintu sampingnya.
Sementara Kwid, secara tampilan memang terlihat lebih ramah terutama di bagian fascia-nya. Bodinya pun tidak begitu banyak mengalami perbedaan dengan versi sebelumnya.

Lalu beralih ke bagian kabin, ada perbedaan yang terlihat jelas pada Renault Climber, terutama pada penggunaan material joknya. Pada Renault Climber, aksen warna orange masih terlihat di beberapa sisi, sementara Renault Kwid masih diominasi dengan penggunaan warna abu-abu dan merah. 

Bicara soal mesinnya, tidak ada perbedaan antara Renault Kwid dan Renault Climber 2020 dengan model keluaran tahun 2017. Semua model tersebut masih menggunakan mesin bensin 3 silinder dengan kapasitas mesin 999 cc atau sekitar 1,0 liter. Mesinnya pun bisa menghasilkan tenaga sebesar 67 HP dan torsi 91 Nm. 

Jika pada Renault Kwid keluaran tahun 2017 tersedia pilihan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis AMT yang dioperasikan menggunakan knop, maka ada sedikit perbedaan pada generasi barunya. Pada Renault Kwid 2020 masing-masing trimnya hanya menawarkan satu pilihan transmisi, sehingga jika konsumen ingin menggunakan transmisi manual, maka harus membeli Renault Kwid. Sementara jika ingin menggunakan AMT, maka harus membeli Renault Climber.

Kesimpulan

Renault Kwid model tahun 2017 maupun tahun 2020 memang memiliki beberapa perbedaan, terlebih dari segi desain. Renault Kwid model tahun 2020 bisa dibilang memiliki desain yang lebih stylish dibandingkan dengan versi lamanya. Sedangkan mesinnya sendiri masih sama persis.

Kekurangan dari generasi terbaru Renault Kwid ialah terbatasnya pilihan transmisi untuk setiap trim. Setiap trimnya hanya memiliki satu pilihan transmisi.

Baik versi lama maupun versi baru Renault Kwid, tentu semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika konsumen membeli Renault Kwid bekas, maka harganya akan jauh lebih murah dan tidak perlu terlalu memikirkan soal biaya servis berkala yang sudah dilakukan.

Sementara itu, Renault Kwid yang baru harganya masih lebih tinggi dan konsumen juga harus menyiapkan budget untuk biaya servis berkalanya.

Tetapi jika kita membeli Renault Kwid bekasm tentu saja keadaan komponen mobilnya tidak akan sebagus yang baru, sehingga kita pun harus berjaga-jaga jika ada komponen yang rusak. Sedangkan hal ini tentu tidak perlu kita khawatirkan jika kita membeli Renault Kwid generasi terbaru.

Lalu mana yang kira-kira lebih baik untuk dibeli? Semuanya kembali pada selera dan kebutuhan masing-masing konsumen. Yang penting, pastikan untuk tetap teliti sebelum membeli mobil baru maupun bekas.

Komentar

Mobil Terbaru