Review: Honda City 2021, Sedan Keluarga nan Lincah

Budi · 27 Jan 2021 09:00

Honda City 2021 varian sedan ini memang belum masuk ke Indonesia, bahkan kami prediksikan Honda City Hatchback 2021 akan hadir lebih dulu di sini. Namun mobil ini sudah meluncur di Negeri Jiran, Malaysia dan rekan kami dari Wapcar sudah lebih dulu mencobanya. 

Honda City 2021 tipe V ini dicoba rekan kami di Wapcar Malaysia

Kali ini kami akan memberikan impresi awal, seperti apa rasanya mobil ini saat dikendarai oleh rekan kami. Setidaknya Anda bisa mendapatkan gambaran seberapa baik mobil ini untuk dipinang, saat nantinya memang akan hadir di Indonesia.

Mobil yang dicoba adalah Honda City varian V yang merupakan varian tertinggi yang ditawarkan saat ini di Malaysia sebelum kehadiran varian Honda City RS dengan mesin hybrid.

Eksterior Honda City 2021 proporsional

Varian Honda City V yang dicoba telah mendapatkan lampu utama reflektor berteknologi LED, termasuk pada lampu kabut (fog lamp) dan daytime running lights (DRL).  Grill berlapis aksen chrome tampil dominan di bagian depan. 

Seluruh lampu menggunakan LED

Di bagian belakang, seluruh lampu juga telah menggunakan LED. Tampak ada reflektor di kedua sisi bumper, lampu rem tambahan di balik kaca belakang serta antena sirip hiu di bagian atap.

Lampu belakang LED, velg 16 inci dengan desain keren

Velg berukuran 16 inci dibalut oleh ban Toyo Proxes R57 berukuran 185/55R16. Desain velg multispoke ini tampak menarik dan memiliki desain yang sama dengan varian RS. Yang berbeda, pada varian RS akan menggunakan balutan warna dual tone.

Interior Honda City 2021 fungsional

Secara umum kualitas interior Honda City sebanding dengan rival-rivalnya di Malaysia, terutama dengan Nissan Almera di sana. Beberapa bagian seperti pada trim pintu, laci depan dan bagian konsol tengah mendapatkan aksen balutan kulit berwarna putih yang kontras dengan warna hitam dominan di kabinnya.

Kualitas kabin memuaskan dengan sentuhan yang lembut

Aksen ini dapat menghilangkan kesan monoton di dalam kabin serta sentuhan yang halus dan lembut saat disentuh. Namun perlu diingat, warna putih ini membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan cepat kotor. 

Aksen berlapis kulit warna putih mudah kotor 

Bagi penumpang belakang, terdapat ventilasi AC di bagian tengah yang menjadikan tingkat kesejukan di baris kedua ini dapat lebih baik dibandingkan rivalnya.  Untuk tombol pengaturan AC juga menggunakan tombol putar yang lebih ergonomis dalam penggunaannya.

Ventilasi AC untuk baris kedua menjadikan lebih nyaman

Sistem infotainment terpusat pada head unit dengan layar sentuh berukuran 8 inci yang dapat dikoneksikan dengan ponsel pintar melalui Apple CarPlay atau Android Auto. Keluaran suara dihasilkan oleh 8 speakers di penjuru kabinnya. Saran rekan kami di Malaysia, resolusi kamera dan kualitas suaranya masih perlu diperbaiki.

Head unit sistem infotainment dapat terkoneksi dengan Apple CarPlay dan Android Auto

Salah satu hal lain yang menjadi catatan dalam pengujian ini adalah soal kehalusan di dalam kabinnya. Meski tak terasa ada getaran berlebihan pada setir dan pedal-pedal, namun saat berkendara lebih kencang, suara dari mesinnya terasa lebih keras dibandingkan rivalnya. Hal ini sedikt mengurangi kenyamanannya.

Impresi berkendara

Pada varian V, sebagaimana varian lainnya (S dan E) mendapatkan mesin bensin berkode L15ZE, 4-silinder 1,5 liter non-turbo (naturally aspirated) yang dapat menghasilkan tenaga puncak 121 PS dan torsi 145 Nm. Limpahan dayanya ini diteruskan ke roda depan melalui transmisi otomatis CVT.

Mesin 1,5 liternya terasa responsif

Respon gasnya bisa dibilang paling tajam dibandingkan rivalnya, seperti Nissan Almera atau Toyota Vios.  Bahkan hanya dengan sedikit tekanan pada pedal gasnya, sudah lebih dari cukup untuk menyusul  mobil di depan atau berkendara di jalanan perbukitan.

Transmisi CVT-nya halus untuk digunakan saat berkendara sehari-hari. Bahkan jika Anda ingin merasakan kesenangan berkendara, di balik kemudinya terdapat paddle shift untuk merasakan perpindahan transmisi virtual 7 speed.

Penggunaan paddle shift memberikan kesenangan berkendara

Honda City 2021 juga memiliki pengendaraan dan pengendalian yang lebih baik. Kemudinya terasa responsif dan tajam, dan sistem suspensinya dapat meredam getaran dari jalanan bergelombang dengan baik, namun tetap mempertahankan karakter sporty khas Honda.  Saat menghadapi tikungan mobil ini juga memberikan pengendalian yang baik.

Honda City 2021 memberikan pengendaraan yang responsif dan kemudi yang tajam

Untuk pengeremannya, meski masih menggunakan rem tromol di bagian belakang, namun hal ini sudah lebih dari cukup. Pada varian RS bermesin hybrid, Honda City 2021 mendapatkan rem belakang cakram.

Kesimpulan

Impresi awal pada pengendaraan Honda City ini cukup positif. Dalam hal pengendaraannya lebih baik dibandingkan Nissan Almera karena mesin yang lebih besar. Namun soal interiornya, Honda City tampaknya perlu melakukan sedikit penyempurnaan, seperti kenyamanan kursi dan kekedapan kabinnya. 

Kabin Honda City 2021 perlu mendapatkan peredaman lebih baik

Di Indonesia, rival sejatinya adalah Toyota Vios, yang dalam persaingan di generasi sebelumnya, Honda City bisa dibilang unggul dalam hal pengendaraan dan pengendaliannya. Kualitas interior City juga masih memberikan keunggulan dibandingkan Vios. 

Meski begitu hingga saat ini Toyota masih belum memasukkan Vios yang telah mendapatkan facelift di Thailand dan Filipina. Kemungkinan besar, baik Honda maupun Toyota akan menanti implementasi PP No. 73 tahun 2019 pada bulan Oktober 2021 nanti yang akan mengeliminir PPnBM bagi mobil jenis sedan untuk meluncurkan kedua sedan unggulannya ini .

Pertarungan Honda City vs Toyota Vios akan lebih seru setelah Oktober 2021

Sebelum kehadiran keduanya, tampaknya kita akan melihat pertarungan antara Honda City Hatchback 2021 dan Toyota Yaris 2021 dalam waktu dekat.
 

Komentar

Mobil Terbaru