Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz?

Prasetyo · 22 Nov, 2022 16:04

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 01

Kehadiran Toyota Innova Zenix 2023 memang sangat ditunggu. Pasalnya banyak teknologi anyar di mobil ini. Apalagi nama besar Toyota Kijang seperti sudah mendarah daging di masyarkat Indonesia.

Satu dari sederet teknologi unggulan di Kijang Innova terbaru adalah disematkannya mesin hybrid. Opsi hybrid itu menggantikan mesin diesel yang sudah discontinue. Sekaligus pula versi hybrid jadi varian Toyota Innova Zenix harga paling mahal.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Toyota Innova Zenix Hybrid

Varian hybrid menggantikan opsi mesin diesel

Innova hybrid ditawarkan oleh Toyota dengan harga paling murah Rp458 juta hingga Rp614 juta. Perlu dicatat, harga yang paling mahal adalah Toyota Innova hybrid yang sudah pakai aksesoris dari Modellista.

Nah di kelas mobil hybrid Rp400-500 jutaan sebenarnya ada juga bintang yang baru saja lahir. Dia adalah Wuling Almaz Hybrid. Produk ini juga menarik karena didasarkan dari Wuling Almaz RS yang notabene fiturnya berlimpah.

Perbandingan Harga
  Toyota Innova Zenix Hybrid Wuling Almaz Hybrid
Tipe Harga Harga
2.0 G HV CVT Rp458.000.000 Rp470.000.000
2.0 G HV CVT (Premium Color) Rp461.000.000  
2.0 V HV CVT Modellista Rp532.000.000  
2.0 V HV CVT Modellista (Premium Color) Rp535.000.000  
2.0 Q HV CVT TSS Modellista Rp611.000.000  
2.0 Q HV CVT TSS Modellista (Premium Color) Rp614.000.000  

Lantas mending mana antara Toyota Innova Zenix Hybrid vs Wuling Almaz Hybrid? Mari kita komparasikan dari berbagai aspek.

Baca juga: Dirakit di Indonesia, Toyota Kijang Innova Zenix 2023 dengan Teknologi Hybrid Resmi Meluncur

1. Bodi Toyota Innova Zenix Lebih Panjang

Kami akan bandingkan dari segi dimensinya. Soal desain tentu selera masing-masing individu. Apalagi keduanya juga mengisi segmen yang berbeda. Innova di kelas MPV medium sementara Almaz SUV medium.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 02

Innova Zenix pakai platform TNGA

Walau begitu, Innova Zenix ternyata lebih panjang, lebih lebar, dan lebih tinggi dari Almaz Hybrid. Tapi Innova memiliki ground clearance tidak lebih tinggi dari Almaz. Wajar mengingat bodinya berbentuk MPV sementara Almaz SUV yang cenderung lebih jangkung.

Perbandingan Dimensi
  Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Wuling Almaz Hybrid
Panjang 4.755 mm 4.655 mm
Lebar 1.850 mm 1.835 mm
Tinggi 1.795 mm 1.760 mm
Jarak sumbu roda 2.850 mm 2.750 mm
Jarak ke tanah 185 mm 230 mm

Baca juga: Lebih Mahal Hampir Rp56 Juta Ini Bedanya Wuling Almaz Hybrid dengan Almaz RS

2. Tenaga Toyota Innova Hybrid Jempolan

Kini kita bandingkan soal tenaga mesinnya. Untuk Innova hybrid menggunakan mesin M20A-FXS 1.987 cc 4 silinder DOHC Dual VVT-i. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga puncak 152 PS di 6.000 rpm. Adapun torsinya 187 Nm di rentang 4.400-5.200 rpm.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 03

Versi hybrid jadi Innova tipe termahal

Sedangkan Almaz Hybrid pakai mesin 1.999 cc 4 silinder Atkinson cycle. Mesin ini diatas kertas bisa menggapai 124 PS pada 5.600 rpm dan torsinya 168 Nm di 4.000-4.400 rpm. 

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 04

Mesin Wuling Almaz Hybrid

Baik Innova maupun Almaz Hybrid sama-sama dibekali juga dengan motor elektrik. Untuk motor listrik pada Innova hybrid dapat memproduksi daya tambahan 113 PS dengan torsi 205 Nm. Sedangkan motor listrik di Almaz tenaganya lebih besar yakni 176 PS dengan torsi 320 Nm.

Baca juga: Bedah Teknologi Wuling Almaz Hybrid, Bukan Cuma Makin Irit Tapi Bisa Melaju Tanpa Bensin

3. Konsumsi BBM Toyota Innova Zenix Hybrid Juga Lebih Irit

Selain mesin yang bertenaga, ternyata akibat dipasangkan baterai tambahan, konsumsi BBM Innova hybrid bisa lebih efisien. Anton Jimmi Suwandy, Marketing Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan tambahan baterai Nickel-Metal-Hydride (Ni-MH) berkapasitas 1,3 kWh membuat konsumsi BBM Innova yang tipe hybrid bisa mencapai 21 km/liter.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 05

Sama-sama mesin hybrid 2.0-liter tapi Innova lebih bertenaga

Bagaimana dengan Almaz Hybrid? Wuling membekali motor dan mesin bensin dengan baterai Ternary lithium-ion (NMC) berkapasitas 1.8 kWh 355 V. Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengklaim, dengan sistem yang terpasang, konsumsi BBM Wuling Almaz Hybrid mencapai 19 km/liter. Kondisi ini menurut dia, berdasarkan pengujian metode NEDC saat pengujian di Cina.

Baca juga: Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Diklaim Lebih Irit dari Innova Diesel

4. Sama-sama Ada Mode Full EV

Karena keduanya menggunakan sistem kerja full hybrid, maka baik Toyota maupun Wuling menyediakan pilihan model full EV bagi pengendaranya. Lengkapnya di Innova Zenix HV disediakan tiga opsi Drive Mode, yakni EV Mode, ECO, dan Power Mode.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 06

Tombol Drive Mode di Innova Zenix Hybrid

Sedang di Almaz Hybrid, Wuling mengandalkan sistem Multi-mode Hybrid Performance yang terdiri dari tiga mode berkendara yang diatur secara otomatis, yakni EV Mode, Series Hybrid, dan Hybrid Parallel. Pada kondisi EV Mode, roda mobil digerakkan oleh motor listrik yang mengambil energi dari baterai.

Dalam mode Series Hybrid, roda tetap digerakkan oleh motor listrik, namun mesin bensin beroperasi guna mengisi daya listrik pada baterai melalui motor generator. Mode Series Hybrid akan langsung otomatis bekerja manakala daya listrik pada baterai mulai menipis atau kecepatan mobil semakin tinggi.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 07

Sistem hybrid di Almaz bisa berubah otomatis sesuai kebutuhan pengemudi

Sedangkan untuk mendapat performa maksimal, maka sistem cerdas di Almaz Hybrid akan beralih ke mode Hybrid Parallel. Yakni mesin bensin dan motor listrik beroperasi simultan guna menghasilkan daya penggerak roda secara bersamaan.

5. ADAS di Wuling Almaz Hybrid Lebih Lengkap

Biar lebih setara, kami membandingkan Innova Zenix Hybrid yang sudah dilengkapi Toyota Safety Sense (TSS). Mengingat Almaz Hybrid juga sudah dibekali fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Kedua teknologi ini merupakan fitur keselamatan aktif untuk berkendara.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 08

Sistem TSS 3.0 di Innova Hybrid

TSS di Innova Zenix terdiri dari Pre Collision System, Lane Tracing Assist, Lane Departure Alert, Dynamic Radar Cruise Control, Automatic High Beam dan Blind Spot Monitor.

Kalau di Almaz Hybrid, selain fitur yang sama pada TSS, ADAS yang diusung ditambah juga Adaptive Cruise Control, Bend Cruise Assistance, Inteligent Cruise Assistance, Traffic Jam Assistance, Safe Distance Warning, Automatic Emergency Braking, Forward Collision Warning, dan Collision Mitigation System.

Sama-sama Hybrid, Mending Toyota Innova Zenix TSS apa Wuling Almaz? 09

Fitur yang tak ada di Innova Hybrid

Canggihnya lagi, Almaz Hybrid juga dibekali Wuling Indonesia Command (WIND) yang merupakan fitur perintah suara berbahasa Indonesia. Lalu ada juga Internet of Vehicle (IoV) yang merupakan Wuling Remote Control App. Sebuah kemampuan yang bisa mengakses beberapa fitur di mobil hanya melalui aplikasi mobile pada ponsel.

Kesimpulan

Harga Wuling Almaz Hybrid memang lebih murah, tapi ternyata dari segi fitur ia lebih lengkap dibanding Innova Hybrid. Walau begitu, Toyota menjanjikan tenaga mesin dan konsumsi BBM Innova Hybrid lebih baik.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Prasetyo

Editor

Menggeluti bidang jurnalistik otomotif sejak 2009 selaras dengan hobinya dalam memodifikasi mobil. Apalagi karakteristik yang berbeda dari setiap kendaraan yang dibuat oleh masing-masing pabrikan, terus menumbuhkan minatnya di dunia otomotif hingga saat ini.

window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });

Komentar

Mobil Terbaru