Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil

Yongki Sanjaya · 15 Jan, 2022 08:00

Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil 01

Merokok bagi sebagian orang menjadi hal yang sulit ditinggalkan, karena seperti sudah jadi kebiasaan. Di Indonesia yang cukup bebas, merokok bisa dilakukan dimana saja, termasuk dalam mobil saat berkendara. Namun, tahukah kalian mengapa sebaiknya kita tidak merokok dalam mobil?

Sebagian orang memilih untuk merokok sembari mengemudi atau ketika menjadi penumpang, karena bisa mengusir kebosanan. Bahkan bagi perokok berat, merokok di dalam mobil dapat mengurangi stres akibat terjebak di kemacetan. Kandungan nikotin dalam rokok memang mampu membuat perokok menjadi lebih tenang. 

Rupanya, banyak sekali dampak yang ditimbulkan ketika kita merokok dalam mobil. Paling sering, kabin jadi kotor meskipun kalian membuka kaca saat merokok.

Apakah itu saja? Tentu tidak, karena masih ada beberapa dampak yang ditimbulkan kalau merokok dalam mobil. Simak penjelasannya berikut ini. 

Asap Rokok Timbulkan Bau Tidak Sedap di Dalam Mobil

Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil 01

Hembusan asap rokok akan bersirkulasi dalam interior dan menempel di berbagai sudut kabin mobil. Untuk pengemudi yang doyan ngudud, aromanya berbekas pada area seperti dashboard, setir, dan panel pintu depan. Tidak hanya mengganggu, tapi aromanya juga membuat kabin tidak nyaman, terutama bagi anak kecil dan orang lanjut usia.

Cobalah perhatikan atap kabin mobil, jika ada bercak kuning berarti pemiliknya seringkali merokok dalam mobil. Menghilangkan bau rokok di dalam mobil tidak sama seperti membersihkan mobil pada umumnya. 

Aroma tidak sedap khas nikotin bakal terus menempel dan akan sangat sulit dihilangkan sampai kapanpun. Bau asap rokok akan muncul kembali meskipun telah disemprot spray pengharum ruangan berkali-kali. 

Dampak Merokok di Mobil Membuat Kotor Sistem Sirkulasi AC

Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil 02

Tak jarang, ada orang yang malas mematikan AC saat merokok dalam mobil, dan membiarkan kaca jendela ikut terbuka. Perilaku seperti ini membuat sistem sirkulasi AC jadi kotor. 

Jangan lupa, asap rokok mempunyai potensi masuk ke dalam sistem sirkulasi AC. Kalau sudah begini, maka asap mengendap di filter dan evaporator sehingga udara dari AC mobil akan bercampur dengan nikotin yang membahayakan. 

Selain itu, bau asap rokok yang menempel pada filter bahkan evaporator AC tidak bisa atau sulit hilang, walaupun sudah dilakukan penggantian filter kabin. Aroma tidak sedap dari bekas asap rokok yang mengandung sisa nikotin akan terus ikut bersirkulasi waktu AC dinyalakan sehingga berpotensi mengganggu kesehatan.

Kalaupun harus diperbaiki, butuh biaya besar untuk mengembalikan kebersihan kabin mobil dari aroma dan bercak sisa asap rokok. Itupun tidak ada jaminan bau khas yang menyengat tersebut dapat sepenuhnya hilang dari dalam mobil.

Kalian perlu mengunjungi salon mobil untuk membersihkan interior dari aroma dan bercak asap rokok. Di sana petugas akan membersihkan tuntas interior mobil menggunakan alat khusus yang bisa menghilangkan bau dan bakteri di dalam mobil sehingga gak hanya kembali segar, 

Sisa Bara dan Abu Rokok Bisa Merusak Kabin Mobil

Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil 03

Hal lain yang menjadi dampak buruk karena merokok dalam mobil ialah bisa merusak kabin. Sisa bara dan abu rokok bisa membuat bolong jok atau door trim. Jok, plafon dan doortrim menjadi bagian interior yang paling mudah rusak jika terkena bara rokok. 

Nggak cuma bolong, tapi juga muncul noda kekuningan. kotoran dari asap rokok yang menempel di jok berlapis kain (fabric) akan lebih sulit dibersihkan dibandingkan jok kulit. Kotoran masuk ke dalam pori-pori kain sehingga sulit untuk dijangkau. 

Kalau sudah begitu, kain jok harus dibersihkan secara intensif atau diganti kalau sudah terlalu parah. Kalian pun harus keluar dana untuk memperbaiki kerusakan interior mobil hanya akibat dari kebiasaan merokok di dalam mobil tersebut.

Abu dan Sisa Bara Api Rokok Membahayakan Pengguna Jalan Lain

Suka Merokok? Ini Alasan Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Melakukan di Dalam Mobil 04

Hal yang mungkin tidak kalian sadari saat merokok dalam mobil ialah abu dan sisa bara api bisa membahayakan pengendara lain. Ini biasanya terjadi saat pengendara membuang abu rokok yang tersisa dari jendela. 

Hembusan abu rokok yang masih ada bara dapat membahayakan keselamatan pengendara motor di belakang. Tak jarang abu tersebut membuat mata jadi iritasi sampai terluka karena terkena bara api kecil yang belum mati.

Kesimpulan

Merokok tak cuma merugikan dari sisi kesehatan tapi juga kenyamanan kabin kendaraan. Apabila kalian memang sudah kecanduan merokok, tetap harus dikendalikan hasrat ingin menghisapnya selama berkendara.

Dampaknya kurang sepadan dengan kenikmatan sesaat yang dirasakan saat kalian merokok. Apabila sudah tak tahan ingin merokok maka sebaiknya menepi sejenak dan menghisapnya sambil beristirahat daripada sambil berkendara. 

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Toyota Avanza 1.3E MT

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru