Tips: Apa Benar Mesin Turbo lebih Efisien Soal Konsumsi Bahan Bakar? Simak Penjelasannya

Dhoni · 17 Jan 2021 15:00

Perkembangan teknologi begitu pesat pada komponen mobil, termasuk sektor mesin yang selalu menjadi tolak ukur dalam membeli mobil. Bukan hanya tenaga yang dihasilkan tetapi tingkat efisiensi mesin dalam mengkonsumsi bahan bakar menjadi pertimbangan. Lalu apakah benar mesin turbo lebih efisien dalam mengkonsumsi bahan bakar dan biaya perawatannya?

Yakin mesin turbo lebih efisien?

Perkembangan mesin turbo diawali pada penggunaan untuk memenuhi kebutuhan dalam berkompetisi. Istilahnya mesin turbo dulu hanya untuk mobil-mobil balap. Pada awalnya turbo yang berbentuk seperti ‘keong’ merupakan komponen tambahan untuk mendongkrak tenaga mesin.

Turbo merupakan hasil temuan dari oleh Alfred Büchi seorang insinyur berkebangsaan Swiss yang kemudian mematenkan penemuannya pada tahun 1905. Pengertian dari turbo adalah sebuah sistem pemampat udara dengan tujuan untuk meningkatkan induksi pada sebuah mesin internal combution. Alhasil tenaga yang dihasilkan meningkat drastis.

Sistem kerja Turbo pada mesin mobil

Turbo pada mesin mobil bertujuan untuk memampatkan udara yang berasal dari sebuah poros yang memiliki dua buah turbin. Turbin pertama berada pada sistem exhaust yang bergerak berkat aliran gas buang dari mesin. Antara kedua turbin terhubung dalam satu poros yang sama sehingga saat turbin pertama berputar, maka turbin lainnya ikut berputar.

Ilustrasi sistem kerja turbo

Jika turbin pertama berada dibagian exhaust, turbin kedua yang berada di dalam rumah berbentuk ‘keong’  yang hebusan udara hasil perputaran turbin menuju ke dalam ruang bakar. Dan gerakan tersebut menjadi proses terjadinya turbocharging.

Diagram Turbocharger

Kemampuan turbocharging baru dapat dirasakan dalam putaran mesin tertentu sehingga efeknya baru dapat dirasakan. Turbocharging dapat dikatakan juga sebagai sebuah proses peningkatan jumlah udara sehingga tenaga maupun torsi dapat meningkat tanpa harus menambahkan kapasitas mesin mobil.

Mengenal jenis – jenis turbo

Saat ini terdapat tiga jenis turbo yang diaplikasikan pada mesin mobil, yakni Single turbocharger, Twin Turbo dan Twin Scroll.

Single Turbocharger

Single Turbocharger memiliki bentuk yang kompak sehingga pemasangannya tidak membutuhkan ruang dianding jenis turbo lainnya. Pemasangan Single turbo tergolong lebih mudah dan dapat menghasilkan tenaga seperti mesin berkapasitas di atas. Namun kelemahan Single Turbo adalah respinnya tidak secepat jenis turbo lainnya.

Twin Turbo

Memiliki kinerja yang sama dengan Single Turbo, tetapi Twin Turbo dapat dipasangkan secara pararel pada mesin model ‘V’ dibagian silindernya. Sistem pemasangan pun dapat disesuaikan kebutuhan. Kelemahan jenis Twin Silinder adalah biaya dan kerumitan dalam pemasangannya yang harus menyesuaikan perhitungan agar memperoleh hasil maksimal.

Twin Scroll Turbo

Bentuknya yang besar sangat membutuhkan ruang, namun yang paling diperhatikan pada turbo jenis Twin Scroll yaitu disain knalpot harus khusus sehingga membutuhkan biaya lebih tinggi. Untuk keunggulan Twin Scroll Turbo adalah rentang RPM lebih luas sehingga tenaga dapat lebih banyak tersalurkan.

Dan saat ini perkembangan turbo cukup signifikan seperti terdapat tipe VNT (variable nozzle turbocharger) maupun VGT (variable geometry turbocharger). Tetapi yang pasti tetap memiliki prinsip kerja yang sama.

Mobil Bermesin Turbo Pertama di Dunia

Kehadiran turbo tidak langsung digunakan pada mesin mobil, mesin Renault dengan turbo terpasang pada armada pesawat tempur milik Perancis dan langsung menuai kesuksesan. Setelah itu turbo dipasangkan pada mesin kereta api dan kapal laut.

Mesin dengan turbo untuk mobil baru dilakukan pada tahun 1983 melalui “Schweizer Maschinenfabrik Saurer” (Swiss Machine Works Saurer), Turbo diaplikasikan pada mesin diesel di tahun 1938. Pabrikan besar baru mengadopsi sistem turbo di tahun 1962, General Motor  dengan Oldmobile Cutlass Jetfire sebagai mobil penumpang pertama di dunia yang dilengkapi dengan peranti Turbocharge jenis Garret AiResearch.

Turbo Garret AiResearch

Dan kemudian piranti turbo mulai digunakan oleh berbagai pabrikan mobil yang tidak hanya pada mesin diesel hingga bensin.

Perbandingan mesin tanpa dan dengan Turbo

Lalu bagaimana perbandingan tenaga yang dihasilkan dari mesin mobil dengan turbo. Sebagai ilutrasi, mesin berkapasitas 1.500 cc tanpa mengunakan turbo akan menghasilkan tenaga 100 Ps. Sedangkan mesin dengan turbo yang juga berkapasitas mesin 1.500cc dapat mengeluarkan tenaga mencapai 130 Ps hingga 150 Ps. Tergantung teknologi yang digunakan dari setiap produsen mobil.

Twin Turbo terpasang pada  mesin Mustang

Keuntungan mesin dengan turbo

Mesin dengan turbo dipastikan memiliki tenaga lebih besar dibanding versi standar. Bahkan mesin mobil dengan turbo yang berkapasitas kecil dapat menyaingi mesin berkapasitas besar (tanpa turbo). Dengan mesin berkapasitas tidak besar, tentunya bobot keseluruhan mobil lebih kecil dibanding mobil dengan mesin kapasitas besar. Dengan bobot yang ringan, dapat dipastikan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Mesin dengan turbo akan lebih ringkas untuk bobot dan dimensinya

Bahan bakar pun memang lebih efisen dibanding mobil dengan mesin tanpa turbo. Diperkirakan mesin dengan turbo dapat menekan konsumsi bahan bakar mencapai 40% pada mesin berbahan bakar diesel dan 20% untuk meisn bensin. Selain itu, mesin dengan turbo memiliki teknologi yang dapat menekan emisi gas buang. Tentunya penggunaan mesin turbo akan lebih ramah terhadap lingkungan.

Kekurangan Mesin dengan Turbo

Mesin dengan turbo tetap memiliki kekurangan, mulai dari perawatan yang harus diperhatikan secara berkala. Paling tidak oli, filter udara hingga wajib menggunakan bahan bakar sesuai ketentuannya karena membutuhkan pembakaran yang sempurna.

Pengunaan mesin turbo tidak dapat langsung dimatikan, paling tidak menunggu hingga putaran idle. Hal ini membuat beberapa pabrikan menyediakan timer sehingga walau telah dimatikan akan tetap menyala hingga posisi idle dan otomatis mati.

Mesin dengan turbo biasanya terdapat efek nge-lag atau terdapat jeda ketika menekan gas. Pengemudi harus mengetahui karakter mobil agar tidak kerepotan saat akan menyalip mobil didepannya.

Kesimpulan Tentang  Mesin dengan Turbo

Memang mesin mobil dengan piranti turbo dapat meningkatkan tenaga dan lebih efisen dalam mengkonsumsi bahan bakar. Namun itu terjadi pada mesin OEM dari produsen bukan hasil modifikasi. Maksudnya, memodifikasi mesin dengan menggunakan turbo belum tentu dapat menghasilkan tenaga hingga konsumsi bahan bakar seperti pada mesin bawaan pabrik.

Mesin dengan turbo lebih efisien tetapi butuh perawatan ekstra

Butuh perhitungan detail untuk memastikan kinerja turbo dapat sesuai kebutuhan, terlebih pada mesin mobil yang digunakan pada kendaraan harian. Jangan sampai mengeluarkan modal besar tetapi ujungnya malah ‘boncos’. Ada cara lain yang lebih hemat seperti memodifikasi ECU untuk mengakali dan mengoptimalkan mesin mobil. Tetapi tetap membutuhkan bantuan sang ahli demi mendapatkan hasil memuaskan.
 

 

 

Komentar