Supercharged Mulai Ditinggalkan, Apa Perbedaan Dari Turbocharged yang Lebih Unggul?

Mobil-mobil keluaran terbaru sekarang ini telah memakai mesin dengan kapasitas kecil, namun sanggup menghasilkan tenaga yang besar. Rahasia dibalik besarnya tenaga itu berasal dari sistem induksi paksa atau forced induction, yaitu sistem kerja yang memberikan asupan udara ekstra ke dalam ruang pembakaran. 

Dopping tenaga ke mesin ini berasal dari supercharger atau turbocharger. Keduanya dirancang untuk meningkatkan tenaga, dengan peningkatan yang sangat besar. Namun, ada perbedaan mendasar dari karakter dan cara kerja turbocharger dan supercharger.

Nah, masih banyak orang awam yang suka terbalik atau keliru memahami perbedaan supercharger dan turbocharger. Kedua komponen ini dianggap mirip kinerjanya maupun karakteristik tenaga yang dihasilkan. 

Supercharger mendapatkan aliran tenaga dari crankshaft mesin. Perangkat ini langsung terhubung dengan mesin melalui sebuah belt. Sedangkan turbocharger bekerja memanfaatkan udara sisa pembuangan. 

Bahasa mudahnya, baik turbocharger dan supercharger menambah tenaga dengan memaksa lebih banyak udara ke dalam silinder. Turbocharger memakai exhaust turbine dan intake compressor. Sementara supercharger bergantung pada putaran mesin, sehingga lebih memberikan efek layaknya naturally aspirated.

Kini mobil-mobil keluaran terbaru cenderung memakai turbocharger daripada supercharger. Salah satu mobil yang cukup terkenal di Indonesia dengan supercharger yaitu Mercedes-Benz C230 Kompresor W202. 

Cara Kerja Supercharger, Menginduksi Pembakaran dengan Kompresi Udara 

Teknologi supercharger sebenarnya telah terlebih dulu sebelum era turbo. Super charging muncul pertama kali pada akhir tahun 1920 pada mobil grand prix. 

Kompresor supercharging digerakkan secara langsung oleh crankshaft yang di sisi luarnya dikaitkan pada tali kipas. Saat pedal gas diinjak, mesin mendapat dorongan tenaga yang cukup cepat dan tidak terjadi pada pemakaian turbocharger.

Udara akan terkompresi sebelum akhirnya disalurkan ke mesin. Asupan kompresi udara ini menciptakan tenaga hampir 50 persen lebih besar. Dengan peningkatan asupan udara, penggunaan bahan bakar dalam proses pembakaran juga lebih banyak.

Supercharger bekerja lebih spontan karena boost udara terjadi sejak stasioner dan putaran rendah.
Putaran turbin supercharger sangat tergantung dari putaran mesin. Inilah alasan kenapa boost yang dihasilkan bisa didapat mulai putaran bawah.

Rata-rata supercharger mengambil sampai sepertiga daya mesin. Itulah mengapa, banyak yang menyebut kalau supercharger kurang efisien dibanding turbocharger.

Mesin Lebih Bising, Supercharger Tidak Layak di Mobil Mewah 

Bunyi bising, gesekan dan getaran yang ditimbulkan oleh supercharger adalah kelemahan mendasar dari komponen ini. Itulah alasan utama supercharged tidak diterapkan pada mobil mewah, dan biasanya dipakai di mobil sport. Sejauh ini, Mercedes-Benz pernah menerapkan sepasang supercharger (kompresor) pada seri C-Class. 

Namun Mercedes-Benz tidak pernah mencoba menerapkan teknologi ini pada model mereka yang lebih mewah. Sejak tahun 2010 mesin kompresor (supercharged) pada C-Class digantikan oleh turbocharger sekaligus menandai akhir penggunaan supercharger secara massal pada kendaraan. 

Perawatan Kompresor, Perhatikan Kondisi Pelumasan 

Untuk perawatannya tidak begitu rumit, cukup dengan melakukan servis berkala dan penggantian oli supercharger secara rutin. Pada bagian supercharger ada oli tersendiri yang berbeda dengan oli mesin. Cukup perhatikan pelumasan supercharger agar tetap bisa bekerja dengan optimal.

Interval ganti olinya adalah 4:1 dengan ganti oli mesin. Setah 4 kali ganti oli, waktunya sekali ganti oli supercharger. Untuk menjaga kompressor tetap prima, harus sering menjaga kebersihan intake system, mulai dari filter udara, MAF, hingga hilir.

Turbocharger Lebih Ramah Lingkungan dan Efisien, Andalan di Daihatsu Rocky

Seiring dengan perkembangan teknologi otomotif terkini, komponen turbo sudah umum disematkan pada banyak model, termasuk Daihatsu Rocky dari segmen entry level. Turbo menjadikan gas buang sebagai sumber tenaga penggerak kompresor melalui sebuah turbin.

Secara logika, penggunaan perangkat ini jauh lebih efisien karena menggunakan gas buang sebagai sumber tenaga. Mesin turbocharged membangun tenaga secara eksponensial, yang berarti input throttle tidak secara langsung sesuai dengan keluaran mesin.  

Sayangnya, 'boost-effect' yang dihasilkan cenderung lebih kecil dan terdapat jeda waktu antara membuka gas saat akselerasi. Kondisi yang muncul ini kerap disebut sebagai turbo lag.

Secara fungsi dan mekanis, komponen turbocharger bekerja dengan cara induksi di dalam mesin mobil dengan memanfaatkan gas buang dari mesin. Udara dalam jumlah besar dialirkan menuju silinder untuk pembakaran. Karena turbocharger ini memanfaatkan aliran udara hasil pembakaran di saluran buang sebagai sumber energi, maka dipastikan kendaraan juga lebih ramah lingkungan.

Pabrikan bisa merancang boost Turbocharger terlebih dahulu, mengikuti karakter mobil. Boost bisa di putaran awal berbarengan dengan torsi, atau di putaran menengah putaran atas untuk top speed lebih baik. Seiring bertambahnya tenaga, pengemudi tidak perlu semakin dalam menginjak pedal gas.

Kelemahan Turbocharger, Butuh Pendingin

Turbin turbo yang terkena gas buang menjadi panas dan udara yang masuk pun ikut panas. Nah, untuk mendinginkannya dipakailah intercooler. 

Intercooler adalah sebuah alat atau komponen yang memiliki bentuk mirip dengan radiator mobil, hanya saja memiliki fungsi mendinginkan udara yang dihasilkan oleh turbo sebelum dimasukkan kedalam ruang bakar.

Intercooler ini biasanya ada di atas mesin mobil seperti yang ada pada Toyota Fortuner ataupun Toyota Hilux Double cabin. Posisi di bagian atas mesin lebih mudah dalam hal membersihkannya.

Kesimpulan 

Walaupun menawarkan tenaga yang linier dan perawatan mudah tak membuat supercharger terus eksis digunakan pada mobil keluaran terbaru. Sebab, isu borosnya bahan bakar masih menghantui, seiring bertambahnya tenaga dari mesin yang bekerja berat. 

Sebaliknya, turbo walaupun ada gejala turbo lag dan butuh Intercooler namun kian disukai karena lebih efisien dan ramah lingkungan. Turbo pun bisa diatur menyesuaikan karakter mesin yang digunakan. Jenis turbo untuk mesin kecil di Daihatsu Rocky dan Toyota Fortuner jelas berbeda output boosternya 


 

Ikuti media sosial kita:

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Au...

Beli mobil lebih murah, jual mobil lebih cepat

pengguna tukar tambah mobil impiannya
Tambahkan
mobil Anda

Upgrade

Hyundai Creta

Mobil Bekas Terkait

Jaminan Kualitas Mobil

Garansi Satu Tahun

Jaminan 5 Hari Uang Kembali

Harga Pasti, Tidak Ada Biaya Tersembunyi

2021 Suzuki ERTIGA GL 1.5

Rp 192,00 Juta
Rp 3,91 Juta/bln

5.727 km

1,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2019 Toyota CALYA G 1.2

Rp 130,00 Juta
Rp 2,65 Juta/bln

16.171 km

4 tahun

Jawa Barat

Cek Tawaran Juli

2020 Honda BRIO RS 1.2

Rp 189,00 Juta
Rp 3,85 Juta/bln

18.587 km

3 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2018 Suzuki ERTIGA GX 1.4

Rp 164,00 Juta
Rp 3,34 Juta/bln

17.724 km

5,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2019 Toyota CALYA G 1.2

Rp 130,00 Juta
Rp 2,65 Juta/bln

12.488 km

3,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli
Lihat Lebih

Berita Terbaru

Terungkap, MG Cyberster 2023 Bisa Sprint Lebih Cepat dari Ferrari dan Lamborghini

Mobil listrik pertama MG berjeniskan roadster soft top, MG Cyberster 2023 diperkenalkan pertama kali pada April lalu. Pabrikan China berdarah Inggris, MG, hadirkan Cyberster 2023 bukan cuma membawa desain yang agresif sekaligus atraktif, namun juga dengan performa tinggi. Baru-baru ini diungkapkan bahwa mobil listrik ini bahkan lebih cepat dan lebih bertenaga daripada banyak supercar terkemuka dunia. Wang Jian, director of electric propulsion development SAIC Motor, mengatakan Cyberster merupaka

6 Catatan Penting Wuling Air ev Selama di Indonesia

Tepat 11 Agustus 2022, mobil listrik Wuling Air ev memasuki satu tahun kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Nah, bersamaan dengan kehadiran Wuling Motors di Indonesia sejak Juli 2017, merek mobil asal China ini menggelar acara Green Drive Festival dengan mengundang konsumen Air ev serta komunitas Wuling Electric Vehicle Indonesia (WEVI). Dalam acara tersebut, Wuling Motors menghadirkan berbagai aktivitas seru serta penampilan dari stand up comedian, Mongol, dan hingga mendatangkan penyanyi

Review Pemilik: Honda City Hatchback RS 2021, Cocok Buat Dimodif

**Artikel ini adalah pengalaman pribadi dari pemilik Honda City Hatchback RS 2021 Honda City Hatchback RS dihadirkan sebagai penerus Jazz GK5 di Tanah Air. Mewarisi berbagai keunggulan yang menjadi ikonik hatchback Honda, City Hatchback RS terlihat stylish, sporty, canggih, serta memiliki performa besar, yang mempunyai karakter 11-12 dengan Jazz. Pada review pemilik kali ini, kami akan mengulas City Hatchback RS manual lansiran April 2021. Menurut cerita dari pemilik, ia membeli mobil ini dalam

Top 5 Artikel Pekan Ini, Harga Bekas Innova Reborn Diesel yang Stabil Sampai Carry Bagong Pakai Turbo

Kepopuleran Toyota Innova Reborn diesel rupanya belum luntur oleh waktu. Bahkan kemunculan Innova Zenix dengan teknologi hybrid tidak menghapus kecintaan masyarakat Indonesia akan MPV bermesin diesel tersebut. Tak heran harga jual Toyota Innova Reborn diesel saat ini masih sangat bertahan dan masih banyak peminatnya. Hal itu pula yang menjadikan artikel Autofun khususnya mengenai Toyota Innova Reborn Diesel masih tinggi pembacanya. Berikut 5 artikel paling populer di Autofun periode 10 - 15 Apri

Asyik, Jalan Tol Puncak - Cianjur Segera Dibangun

Pemerintah terus menggeber akses jalan tol di Indonesia, termasuk mempersiapkan pembangunan jalan tol Puncak - Cianjur dengan rute Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung (Bosuciba). Langkah ini direncanakan langsung oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota atau Kabupaten, untuk mengurai kemacetan belasan tahun dan meningkatkan ekonomi di wilayah yang menjadi favorit pariwisata. Baca juga: Begini Caranya Biar Lewati Gerbang Tol Tanpa Berhenti Menurut Gubernur Jawa Barat, jalan tol P

Mobil Rekomendasi

PopulerTerbaru
Hot
Toyota

Toyota Raize

Rp 229,80 - 299,20 Juta

Lihat Mobil
Hot
Daihatsu

Daihatsu Rocky

Rp 214,20 - 265,00 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda Civic

Rp 533,00 - 586,90 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda Brio

Rp 156,90 - 227,10 Juta

Lihat Mobil
Tidak Dijual
Honda

Honda Jazz

Belum Tersedia

Lihat Mobil
Hot
Hyundai

Hyundai Palisade

Rp 842,00 - 1,11 Milyar

Lihat Mobil
Hot
Wuling

Wuling Almaz

Rp 279,50 - 470,00 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda City Hatchback

Rp 333,60 - 362,60 Juta

Lihat Mobil
Hot
Kia

Kia Sonet

Rp 193,00 - 296,00 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru Crosstrek

Rp 549,50 Juta

Lihat Mobil
Suzuki

Suzuki Grand Vitara

Rp 359,40 - 384,40 Juta

Lihat Mobil
Chery

Chery Omoda 5

Rp 329,80 - 399,80 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru WRX

Rp 849,50 - 949,50 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru WRX Wagon

Rp 975,50 - 1,03 Milyar

Lihat Mobil
Wuling

Wuling Alvez

Rp 209,00 - 295,00 Juta

Lihat Mobil
Daihatsu

Daihatsu Ayla

Rp 103,30 - 161,05 Juta

Lihat Mobil
Varian Baru
Toyota

Toyota Agya

Rp 175,40 - 253,50 Milyar

Lihat Mobil
Land Rover

Land Rover Range Rover Sport

Rp 4,52 Milyar

Lihat Mobil