Simulasi Kredit Mobil

Pilih Mobil
Harga Mobil(Rp)
Uang Muka
%
1%
100%
Siklus Pinjaman(tahun)
1
10
Suku Bunga
%
0%
10%

Jadwal Pembayaran

Jadwal Pembayaran Pembayaran Bulanan Saldo Terutang

Suku Bunga

Nama Bank Suku Bunga
Bank Bukopin
6,78%
OCBC NISP
4,9%
Panin Bank
4,25%
Mandiri
4,95%

FAQ Kredit Mobil

  • Apa itu Kredit Mobil?

    Kredit mobil adalah cara membeli mobil dengan metode pembayaran dicicil atau diangsur. Metode kredit mobil ini bisa dilakukan untuk pembelian mobil baru maupun mobil bekas dari lembaga pembiayaan, seperti leasing dan lembaga perbankan.

    Opsi kredit mobil bisa menjadi pilihan ketika kamu tidak memiliki dana yang cukup ketika harus membeli mobil. Produknya biasanya berupa kredit kendaraan bermotor (KKB).

  • Bagaimana cara kerja kredit mobil di Indonesia?

    Biasanya ada dua pilihan, yaitu leasing dan lembaga perbankan.

    Baik bank maupun leasing memang akan memiliki konsep dan peran yang sama untuk menyediakan dana talangan saat Anda ingin memiliki mobil tapi tidak mempunyai dana yang cukup untuk membayar kontan. Bank atau leasing ini akan membayarkan dahulu sebagian dari harga mobil yang diinginkan, kemudian secara berkala Anda akan membayar hutang dengan cicilan tiap bulan.

    Selain cara kerja yang sama seperti yang disebutkan sebelumnya, persamaan kredit antara bank dan leasing adalah sama-sama mensyaratkan DP minimal 30% dari harga jual mobil yang sudah disepakati antara penjual dan pembeli.

    Ketentuan ini sendiri telah diatur oleh Bank Indonesia yang tercantum dalam Surat Edaran Ekstern Nomor 14/10/DPNP yang menetapkan uang muka minimal 30% untuk pembelian kendaraan bermotor roda empat non produktif.

  • Berapa jumlah kredit yang bisa saya dapatkan?

    Perhitungan angsuran pinjaman berdasar harga kendaraan bermotor. Untuk uang muka biasanya bank mensyaratkan minimal 30% dari harga mobil. Untuk bunga, biasanya bank menggunakan perhitungan bunga flat. Bunga flat kelihatannya kecil, namun bila dikonversi ke bunga efektif bisa jadi sangat besar.

  • Apakah mengajukan kredit mobil dapat menpengaruhi nilai kredit Anda?

    Tidak, mengajukan kredit mobil tidak akan menpengaruhi nilai kredit Anda asal Anda membayar cicilan tiap bulan tepat waktu dan jumlah. Selain itu, kalau Anda bisa bayar cicilan dengan lancar, ini mungkin bisa membantu menambah nilai kreditmu. Pada masa depan kalau kamu mau meminjam uang dari bank akan menjadi semakin gampang. 

  • Bank mana yang memberikan kredit mobil terbaik?

    Berikut beberapa pilihan tempat untuk kredit mobil paling murah yang bisa membantu kita menemukan tempat kredit yang tepat.

    a. Bank Bukopin KKB

    b. Berdasarkan berbagai sumber yang dikumpulkan, Bank Bukopin merupakan penyedia kredit mobil yang paling murah. Dengan membayarkan DP minimum 30% dan suku bunga 4% per tahun, kita sudah bisa memiliki mobil baru maupun bekas. Jangka waktu yang berlaku hingga 5 tahun.

    c. Panin Bank KPM
    KPM Panin memberikan fasilitas kredit dengan sistem pinjaman. Persyaratan yang berlaku di bank ini cukup fleksibel serta mudah. Hanya dengan mengeluarkan down payment sebesar 30% dan suku bunga hanya 4,15% per tahun, mobil idaman kita sudah bisa dibawa pulang. Jangka waktu pinjamannya hingga 5 tahun.

    d. Bank Jasa Jakarta KPM Pribadi
    Agak berbeda dari sebelumnya, Bank Jasa Jakarta KPM Pribadi ini menerapkan suku bunga sebesar 4,20% per tahun dengan uang muka minimal sebesar 30%. Lebih istimewanya lagi, bank ini tidak menerapkan sistem penalti kalau kita ingin melakukan pelunasan di awal.

    e. Bank Jasa Jakarta KPM In Advance
    Bank Jasa Jakarta KPM In Advance akan membantu kita dalam mewujudkan impian untuk mendapatkan mobil baru dengan suku bunga sebesar 4,48% per tahun dan DP minimum 30%. Hal ini berlaku untuk kredit mobil pribadi maupun niaga.

    f. BRI KKB Mobil
    Dari pihak BRI KKB menawarkan pinjaman dana untuk kredit mobil baru ataupun bekas dengan persyaratan yang cukup mudah, cepat dan dilengkapi juga dengan fasilitas asuransi kendaraan. DP yang harus kita bayar hanya sebesar 25%, dengan beban suku bunga sebesar 4,99% per tahun dan tenor hingga 5 tahun.

    g. CIMB Niaga KPM Smart Reguler
    Kredit mobil idaman kita dapat diwujudkan dengan meminjam dana dari CIMB Niaga KPM. Dengan suku bunga yang ringan sebesar 5,55% per tahun dan down payment minimal 25%, serta persyaratan pengajuan yang cukup mudah akan semakin mendekatkan impian kita untuk mempunyai sebuah mobil baru. Di sini ada beragam masa tenor yang bisa kita pilih.

    h. Bank OCBC-NISP KPM
    Kita dapat menikmati kemudahan pengajuan pinjaman untuk kredit mobil hingga nominal 2 milyar rupiah. Dengan proses pengajuannya yang tidak sulit, kita bisa langsung mengendarai mobil idaman dengan DP sebesar 30% dan suku bunga sebesar 5,99% per tahun. Pihak Bank menyediakan beberapa varian tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita.

    i. OTO Multiartha KPM
    Perusahaan bidang otomotif yang satu ini, menyediakan fasilitas kredit dengan menawarkan suku bunga sebesar 8,25% per tahun dan juga uang muka sebesar 30%. Pelayanannya pun ramah, fleksibel dan mudah memanjakan kita sebagai konsumen.

    j. BCA Finance KPM
    BCA Finance KPM memberikan berbagai kemudahan buat kita untuk kredit mobil baru, hanya dengan minimum DP 30% dan suku bunganya sekitar 15% per tahun. Di sini tersedia juga kredit untuk mobil bekas dengan kualitas yang masih gres. Masa tenornya hingga 6 tahun. Yang lebih oke lagi, persyaratan pengajuannya mudah, cepat dan sistematis.

  • Membeli mobil melalui mendaftar kredit mobil atau bayar sekaligus?

    Keuntungan Membeli Mobil Secara Kredit:

    a. Bila Untuk Tujuan Produktif, bisa Menambah Perputaran Modal. Dengan membeli kredit, tentu tak perlu membayar keseluruhan harga. Cukup dengan memberikan DP, sisanya bisa diangsur. 

    b. Secara Psikologis ada Kesan Ringan. Ada kesan bahwa mencicil lebih ringan dibandingkan membayar langsung secara tunai.

    c. Faktor Kecepatan Menjadi Salah Satu Alasan. Bagi sebagian orang, keinginan untuk segera memiliki sebuah mobil bisa jadi berubah jadi kebutuhan. Lewat leasing atau kredit cukup dengan membayar DP dan melengkapi persyaratan saja, sebuah mobil bisa langsung dikendarai.

    d. Tak Perlu Membayar Total Harga Keseluruhan. Mengeluarkan uang sekali dengan besaran ratusan juta jelas akan mengurangi kemampuan ekonomi dalam satu waktu.

    Kerugian Membeli Mobil Secara Kredit:

    a. Menjadi Beban Keuangan Tambahan. Membeli apapun dengan cara kredit, termasuk mobil sekalipun tentu menghadirkan beban  tersendiri. Sebab meski mobil idaman sudah dimiliki, tapi ini belum sepenuhnya menjadi milik pribadi. 

    b. Menambah Utang, secara Tidak Langsung. Dari segi ekonomi, keuangan yang sehat adalah bebas dari utang. Mencicil mobil sebenarnya sama saja dengan menambah beban utang yang muncul dari setiap angsuran pembayaran mobil tersebut.

    c. Bila Bunga Tinggi dan Kondisi Sosio Politik Tidak Stabil maka Beban akan Semakin Besar. Di mana kondisi perkreditan sangat terkait dengan kestabilan perbankan dalam negeri. Pada saat yang sama bila muncul hal yang mengguncang kondisi sosio politik dalam negeri tentu bisa saja kredit mobil yang sedang berjalan turut terdampak. Setidaknya imbas yang paling mungkin adalah bila terjadi kenaikan suku bunga kredit.

    Bayar sekaligus

    Beli Mobil Tunai, Bebas Dari Beban Utang, Bahkan Ada DiskonJika mampu membeli mobil secara tunai, sebaiknya Anda tidak perlu mengambil kredit kendaraan. Jangan tergoda untuk membeli banyak produk namun secara kredit. Lebih baik Anda fokus membeli secara tunai produk yang memang Anda butuhkan. Beberapa keuntungan membeli mobil secara tunai berikut ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi Anda untuk tidak tergoda membeli mobil secara kredit.

    a. Bebas Beban, Mudah Untuk Diuangkan Kembali.

    b. Hindari Shock Therapy, dengan Tidak ada Suku Bunga Menanjak.

    c. Beberapa Dealer Punya Program Diskon untuk Pembelian secara Tunai.

Pengenalan Kredit Mobil

Pengenalan Kredit mobil di Indonesia

Kredit mobil (atau cicilan mobil) adalah sejumlah uang yang dipinjam konsumen (Anda) dari pemberi pinjaman (biasanya bank atau lembaga keuangan) untuk membeli mobil.

Dengan mengambil kredit mobi l, peminjam setuju untuk membayar jumlah pinjaman yang disertakan dengan tingkat bunga yang disepakati kembali kepada pemberi pinjaman dengan cara mencicil selama jangka waktu tertentu. Perjanjian ini disebut Perjanjian Sewa-Beli.

Layanan kredit secara syariah kini telah banyak tersedia pada perusahaan pembiayaan. Calon pembeli bisa terhindar dari riba sebagaimana biasa terjadi pada leasing konvensional. Ada perbedaan mendasar dari skema kredit mobil syariah dan konvensional. 

Dalam skema syariah ini lebih mengedepankan keterbukaan profit yang ingin diminta oleh lembaga pembiayaan. Konsep dasar yang digunakan adalah mirip bunga tetap. Jadi tidak ada fluktuasi bunga kredit di tengah tenor cicilan.

Dalam akad pengajuan kredit kendaraan bermotor ini, konsumen sudah mengetahui terlebih dahulu berapa cicilan per bulan dengan total harga jual berikut margin untuk pihak leasing. Dalam skema syariah ini, konsepnya nasabah akan diberitahukan berapa harga mobil baru yang ingin mereka beli berikut dengan margin secara keseluruhan. 

Untuk harga kendaraannya, pihak pembiayaan syariah telah mengunci besar keuntungan di depan untuk menghindari terjadinya fluktuasi bunga saat angsuran berjalan. Adanya skema pembiayaan syariah ini juga cukup membantu kalangan milenial.

Simulasi Skema Kredit Syariah Kendaraan Bermotor, Cicilannya Tidak Naik Turun

Kredit syariah akan didasarkan pada sistem bagi hasil. Artinya, keuntungan dari perusahaan pembiayaan sudah ditentukan dari awal. 

Dalam menjalankan kredit syariah tidak tergantung pada besaran suku bunga pasar. Dalam hal ini nasabah akan melakukan perjanjian Murabahah atau negosiasi profit dengan pihak bank. 

Biasanya hal tersebut untuk menentukan profit kredit dalam jumlah persentase tertentu. Ada juga profit yang besarannya telah dipatok secara khusus oleh pihak bank syariah.

Karena tidak ada fluktuasi bunga dan penentuan nilai keuntungan perusahaan pembiayaan sejak awal, hal inilah yang menjadi dasar tidak ada riba. Riba ini biasanya terjadi bila ada penambahan bunga atau keuntungan di luar yang sudah disepakati pembeli dan penjual atau pihak leasing. 

Sebenarnya, masih ada beberapa perusahaan leasing konvensional yang menjalankan kredit ala syariah. Mereka memakai skema bunga tetap, sehingga besaran cicilan akan tetap sama dari awal sampai akhir tenor. Namun, leasing konvensional ini hanya tidak terbuka masalah keuntungan yang diambil. 

Simulasi Skema Kredit Syariah Kendaraan Bermotor, Cicilannya Tidak Naik Turun

Skema pembiayaan pada kredit syariah ini sudah ditentukan sejak awal, sehingga kita tahu profit yang akan diambil lembaga pembiayaan. Jadi, nasabah sudah mengetahui adanya tambahan biaya kredit dari harga mobil yang akan dibeli. 

Saat akad, pihak leasing akan memberitahukan kepada calon pembeli mobil. Misalnya pembiayaan syariah akan mengambil profit sebesar Rp 12 juta dari harga mobil senilai Rp 120 juta dalam cicilan selama 1 tahun. Total untuk harga mobil yang diberikan oleh perbankan syariah kepada nasabah menjadi Rp 132 juta.

Maka, total kredit Rp 132 juta dibagi 12 bulan. Sehingga cicilan yang harus dibayarkan nasabah setiap bulannya sebesar Rp 11 juta hingga masa akhir kredit tanpa ada perubahan jumlah cicilan. 

Namun, hal ini harus dihitung lagi soal besaran uang muka. Bila uang mukanya juga sama seperti nilai cicilan, maka pembeli mobil harus membayar Rp 11 juta secara flat selama setahun

Nah, bila si pembeli ini dalam perjanjiannya membayar DP sebesar Rp 22 juta, maka masih ada Rp 110 juta sisanya. Perhitungannya jadi begini:

Rp 132 juta - Rp 22 juta (DP)= Rp 110 juta

110 juta dibayar dalam 11 bulan tenor cicilan. Jadi, besar cicilannya Rp 10 juta flat.

Untuk memeriksa berapa banyak komitmen bulanan pada kredit mobil Anda berikutnya, pastikan untuk menggunakan Alat Kalkulator kredit Mobil AutoFun Indonesia dan tentukan apakah Anda mampu membeli mobil sempurna berikutnya.

Bukan Denda, Biaya Keterlambatan Dalam Cicilan Kredit Syariah Untuk Berinfak

Supaya pembayaran senantiasa tepat waktu, maka pembiayaan syariah akan memberi biaya tambahan sebagai konsekuensi dari setiap keterlambatan pembayaran cicilan. 

Biaya tersebut sebenarnya adalah infaq yang nilainya sudah ditetapkan di awal perjanjian jual beli. Uang yang diterima tidak menjadi bagian keuntungan ataupun pendapatan bagi pemberi kredit. 

Lantas, uang tadi akan disumbangkan seluruhnya kepada lembaga sosial. Karena memakai sistem syariah, maka lembaga pembiayaan tidak boleh mengambil keuntungan dari denda keterlambatan.

 

Baca Lebih
Pembayaran Bulanan
Rp TBC
Uang Muka
Rp 10.000,00
Total Biaya
Rp TBC