Banyak Yang Belum Tahu, Ini Cara Kerja Sabuk Keselamatan di Mobil Modern

Sabuk pengaman jadi fitur keselamatan standar sebuah mobil.

Sabuk pengaman mobil awalnya berupa tali pengikat manusia pada benda yang statis di mobil. Dengan cara itu pengemudi atau penumpang jadi lebih aman dan tidak mudah berguncang. Namun lambat laun pengikat tersebut mendapat rombakan bentuk dan jadi tersistematis hingga disebut sebagai sabuk pengaman oleh Volvo pada 1949.

Oleh insinyur Volvo, Nils Bohlin, pada 1959 fitur keselamatan tadi disempurnakan lagi menjadi 3 titik ikat. Bentuknya mampu menyangga dada dan sekaligus menjadi cikal bakal bentuk sabuk pengaman mobil modern. Adapun mobil Volvo yang pertama kali menggunakan sistem sabuk pengaman tersebut adalah Volvo PV544.

Sabuk pengaman 3 titik telah ditemukan sejak 1959.

Baca juga: Ingin Selamat Dari Kecelakaan? Gunakan Sabuk Pengaman Adalah Jawaban Utama!

Pada perkembangannya sabuk pengaman mobil juga dirancang lebih mudah digunakan. Ada teknologi inertia reels sehingga sabuk pengaman bisa diulur apabila ditarik pelan-pelan. Sebaliknya jika ditarik tiba-tiba secara kencang, maka sabuk pengaman akan mengunci. Sebab inertia reels menerima tekanan berlebih dan cepat, yang persamaannya seperti sedang terjadi tabrakan. 

Sistem inertia reels ramah digunakan tapi juga bisa menyebabkan cedera serius di area dada. Bayangkan saja jika terjadi tabrakan yang cepat dan energinya kuat, badan akan langsung terdorong ke depan. Tapi ditahan oleh inertia reels sabuk pengaman. Hal itu membuat distribusi tekanan berpusat di dada, sehingga wilayah tulang rusuk akan terhimpit dan menyebabkan cedera. 

Sabuk pengaman 3 titik kini dilengkapi force limiter dan pretensioner.

Guna meminimalisir hal itu hadirlah terobosan baru untuk meningkatkan keselamatan jiwa penumpang atau pengemudi kendaraan. Inovasinya berupa sabuk pengaman yang telah dilengkapi sistem force limiter dan pretensioner. Keduanya sering sekali terpampang di brosur perikalanan atau iklan mobil di televisi.  

Apa Itu Force Limiter dan Pretensioner? 

Dealer Technical Support PT Toyota-Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, baik force limiter maupun pretensioner punya peran penting dalam hal mengurangi cedera dada ketika terjadi kecelakaan. Keduanya juga bukan kesatu unit, sehingga ada mobil yang punya force limiter atau pretensioner saja. 

"Pretensioner merupakan sistem yang secara efektif menahan gaya dorong penumpang. Caranya dengan menarik sabuk pengaman saat terjadi tabrakan frontal," demikian ungkap Didi.

Sederhananya pretensioner adalah sistem pintar yang langsung menjaga tubuh tetap pada posisi apabila ada tabrakan depan. Karena fungsinya bisa langsung mengencangkan sabuk pengaman, dengan demikian tubuh diposisikan segera merapat ke sandaran punggung sebelum terjadi tabrakan.  

Kemudian saat benturan, ada momen inersia yang akan mendorong tubuh ke depan. Pada saat yang sama sabuk pengaman harus dilonggarkan supaya tumpuan energinya tidak terpusat di dada. Namun harus tetap bisa menjaga dorongannya tidak sampai membentur dashboard. Maka dari itu dibuatlah force limiter

"Force limiter boleh dibilang bekerja setelah pretensioner aktif. Karena mekanismenya membantu pengaturan distribusi beban ke sabuk guna mengurangi dampak buruk dada penumpang atau pengemudi karena tulang rusuk terjepit," lanjutnya. 

Beda kerja pretensioner dan force limiter.

Kerja force limiter akan mengulur tingkat kekencangan sabuk pengaman setelah dikencangkan oleh pretensioner. Jadi semacam sistem tarik-ulur sabuk pengaman sehingga dada tidak begitu merasakan sesak yang mendalam. 

"Jika terlibat tabrakan frontal, pretensioner akan terlebih dulu menarik sabuk pengaman sekitar 15 cm sebelum airbag mengembang. Kemudian force limiter juga akan ikut bekerja dengan cara mengendurkan sabuk pengaman 20 cm, lalu airbag mengembang," ungkap Didi lagi. 

Baca juga: Sejarah Fitur Keselamatan Modern di Mobil, Penemuannya Dipelopori Volvo

Pentingnya pakai sabuk pengaman setiap sebelum memulai berkendara.

Force Limiter dan Pretensioner Lebih Baik dari Sabuk Pengaman Konvensional

Makanya sabuk pengaman yang sudah menggunakan sistem force limiter dan pretensioner diklaim lebih aman ketimbang model konvensional. "Untuk mobil penumpang, CUV (Crossover Utility Vehicle), dan minivan yang sabuk pengamannya dilengkapi pretensioner risiko cedera parahnya lebih rendah 12,8 persen," demikian mengutip pernyataan resmi National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). 

Riset NHTSA pada 2016 lalu juga mengemukakan lebih dari 15 ribu jiwa pengguna mobil selamat dari kecelakaan lalu lintas karena mengenakan sabuk pengaman. Hingga kini penggunaan sabuk pengaman telah meningkat hingga kepatuhannya mencapai 90 persen. Capaian yang luar biasa bila dibandingkan 2004 silam, hanya ada 10 persen dari total pengemudi di negeri paman sam yang menggunakan sabuk pengaman. 

Pastikan saat pakai sabuk pengaman telah dipasang dengan benar.

Oleh sebab itu penggunaan fitur keselamatan tersebut bukan sekadar bentuk patuh terhadap lalu lintas, tapi juga pahami perannya dalam menjaga dan melindungi tubuh dari cedera, atau goncangan saat melakukan pengereman mendadak atau tabrakan. 

"Kombinasi pretensioner dan load limiter secara signifikan dapat mengurangi risiko cedera area kepala dan dada saat terjadi tabrakan depan berkecepatan 56 km/jam dari pengetesan New Car Assessment Program (NCAP)." 

Sabuk pengaman 3 titik baris belakang mobil.

Cara kerja force limiter dan pretensioner bisa disaksikan pada video uji tabrak yang dilakukan lembaga independen Global NCAP beserta turunannya dalam cakupan benua maupun negara seperti ASEAN NCAP, JNCAP, atau Euro NCAP. 

Jadi saat mobil ditabrakan, pengemudi boneka berupa dummy di kabin mobil akan terdorong dulu ke depan karena menerima momen inersia, tapi dorongannya dibatasi force limiter. Pada saat yang sama airbag mengembang, fungsinya membantu menyerap energi benturan. 

Tandanya Apa Sabuk Pengaman Mobil Sudah Dipasang Force Limiter dan Pretensioner?

Sayangnya tidak ada tanda baku yang menandakan sabuk pengaman tertentu sudah disematkan force limiter dan pretensioner atau belum. Didi menambahkan keterangan tersebut bisa diketahui melalui buku pedoman kepemilikan mobil. 

Yang jelas sistem keselamatan pada mobil ini mulai banyak ditemukan dan dilengkapi pabrikan mobil sejak era 80-an. Khusus pretensioner diaplikasikan pada 1981, sementara force limiter jamak ditemukan pada mobil keluaran 1995. Adapun kombinasi keduanya telah hadir dan menjadi kelengkapan standar sejak 1998.

Baca juga: Ini Alasannya Bumper Mobil Kekinian Dirancang Gampang Penyok dan Ringsek

Ikuti media sosial kita:

Beli mobil lebih murah, jual mobil lebih cepat

pengguna tukar tambah mobil impiannya
Tambahkan
mobil Anda

Upgrade

Toyota Raize

Mobil Bekas Terkait

Jaminan Kualitas Mobil

Garansi Satu Tahun

Jaminan 5 Hari Uang Kembali

Harga Pasti, Tidak Ada Biaya Tersembunyi

2021 Suzuki ERTIGA GL 1.5

Rp 192,00 Juta
Rp 3,91 Juta/bln

5.727 km

1,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2019 Toyota CALYA G 1.2

Rp 130,00 Juta
Rp 2,65 Juta/bln

16.171 km

4 tahun

Jawa Barat

Cek Tawaran Juli

2020 Honda BRIO RS 1.2

Rp 189,00 Juta
Rp 3,85 Juta/bln

18.587 km

3 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2018 Suzuki ERTIGA GX 1.4

Rp 164,00 Juta
Rp 3,34 Juta/bln

17.724 km

5,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli

2019 Toyota CALYA G 1.2

Rp 130,00 Juta
Rp 2,65 Juta/bln

12.488 km

3,5 tahun

Jakarta

Cek Tawaran Juli
Lihat Lebih

Berita Terbaru

Hyundai Stargazer Essential Resmi Diluncurkan dengan Harga Menarik, Ini yang Berubah

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menghadirkan Hyundai Stargazer Essential yang menjadi varian baru dari Stargazer, Senin (17/7/2023). Kehadiran Hyundai Stargazer Essential ini ternyata menggantikan tipe Trend. Alhasil, varian Stargazer saat ini untuk urutan termurah sampai termahal adalah Active, Essential, Style dan Prime. Baca juga: Hyundai Stargazer Essential Segera Diluncurkan, Fiturnya Lebih Lengkap Menurut President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Woojune Cham kehadiran Stargazer E

Terungkap, MG Cyberster 2023 Bisa Sprint Lebih Cepat dari Ferrari dan Lamborghini

Mobil listrik pertama MG berjeniskan roadster soft top, MG Cyberster 2023 diperkenalkan pertama kali pada April lalu. Pabrikan China berdarah Inggris, MG, hadirkan Cyberster 2023 bukan cuma membawa desain yang agresif sekaligus atraktif, namun juga dengan performa tinggi. Baru-baru ini diungkapkan bahwa mobil listrik ini bahkan lebih cepat dan lebih bertenaga daripada banyak supercar terkemuka dunia. Wang Jian, director of electric propulsion development SAIC Motor, mengatakan Cyberster merupaka

6 Catatan Penting Wuling Air ev Selama di Indonesia

Tepat 11 Agustus 2022, mobil listrik Wuling Air ev memasuki satu tahun kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Nah, bersamaan dengan kehadiran Wuling Motors di Indonesia sejak Juli 2017, merek mobil asal China ini menggelar acara Green Drive Festival dengan mengundang konsumen Air ev serta komunitas Wuling Electric Vehicle Indonesia (WEVI). Dalam acara tersebut, Wuling Motors menghadirkan berbagai aktivitas seru serta penampilan dari stand up comedian, Mongol, dan hingga mendatangkan penyanyi

Review Pemilik: Honda City Hatchback RS 2021, Cocok Buat Dimodif

**Artikel ini adalah pengalaman pribadi dari pemilik Honda City Hatchback RS 2021 Honda City Hatchback RS dihadirkan sebagai penerus Jazz GK5 di Tanah Air. Mewarisi berbagai keunggulan yang menjadi ikonik hatchback Honda, City Hatchback RS terlihat stylish, sporty, canggih, serta memiliki performa besar, yang mempunyai karakter 11-12 dengan Jazz. Pada review pemilik kali ini, kami akan mengulas City Hatchback RS manual lansiran April 2021. Menurut cerita dari pemilik, ia membeli mobil ini dalam

Top 5 Artikel Pekan Ini, Harga Bekas Innova Reborn Diesel yang Stabil Sampai Carry Bagong Pakai Turbo

Kepopuleran Toyota Innova Reborn diesel rupanya belum luntur oleh waktu. Bahkan kemunculan Innova Zenix dengan teknologi hybrid tidak menghapus kecintaan masyarakat Indonesia akan MPV bermesin diesel tersebut. Tak heran harga jual Toyota Innova Reborn diesel saat ini masih sangat bertahan dan masih banyak peminatnya. Hal itu pula yang menjadikan artikel Autofun khususnya mengenai Toyota Innova Reborn Diesel masih tinggi pembacanya. Berikut 5 artikel paling populer di Autofun periode 10 - 15 Apri

Mobil Rekomendasi

PopulerTerbaru
Hot
Toyota

Toyota Raize

Rp 229,80 - 299,20 Juta

Lihat Mobil
Hot
Daihatsu

Daihatsu Rocky

Rp 214,20 - 265,00 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda Civic

Rp 533,00 - 586,90 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda Brio

Rp 156,90 - 227,10 Juta

Lihat Mobil
Tidak Dijual
Honda

Honda Jazz

Belum Tersedia

Lihat Mobil
Hot
Hyundai

Hyundai Palisade

Rp 842,00 - 1,11 Milyar

Lihat Mobil
Hot
Wuling

Wuling Almaz

Rp 279,50 - 470,00 Juta

Lihat Mobil
Hot
Honda

Honda City Hatchback

Rp 333,60 - 362,60 Juta

Lihat Mobil
Hot
Kia

Kia Sonet

Rp 193,00 - 296,00 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru Crosstrek

Rp 549,50 Juta

Lihat Mobil
Suzuki

Suzuki Grand Vitara

Rp 359,40 - 384,40 Juta

Lihat Mobil
Chery

Chery Omoda 5

Rp 329,80 - 399,80 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru WRX

Rp 849,50 - 949,50 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru WRX Wagon

Rp 975,50 - 1,03 Milyar

Lihat Mobil
Wuling

Wuling Alvez

Rp 209,00 - 295,00 Juta

Lihat Mobil
Daihatsu

Daihatsu Ayla

Rp 103,30 - 161,05 Juta

Lihat Mobil
Varian Baru
Toyota

Toyota Agya

Rp 175,40 - 253,50 Milyar

Lihat Mobil
Land Rover

Land Rover Range Rover Sport

Rp 4,52 Milyar

Lihat Mobil