Impresi Pertama Mencoba Yamaha E01, Ini Baru Motor Listrik yang Proper!

Yamaha E01.
  • Rasa berkendara seperti Yamaha NMax.
  • Tiap Riding Mode kuat untuk menanjak.
  • Daya jelajah sampai 104 km.

Meski belum dijual bebas, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah memberikan kesempatan bagi sejumlah jurnalis untuk merasakan motor listrik Yamaha E01. Motor ini rencananya memang akan dijual.

Tapi saat ini Yamaha ingin tes pasar dulu, untuk bisa mengetahui kesesuaian motor ini diberbagai kota. Yamaha menyiapkan 20 unit yang akan disebar ke Medan, Jakarta, Bandung dan Bali.

Meski singkat dan dalam area terbatas, namun kami merasa yakin motor ini sudah cocok untuk kondisi Tanah Air. Setidaknya untuk penggunaan sehari-hari, seperti apa rasanya?

Baca juga : Punya Performa Setara Motor 125 Cc, Begini Spesifikasi Motor Listrik Yamaha E01

Posisi Berkendara Yamaha E01

Tak salah jika banyak yang menyebutnya Yamaha NMax listrik, karena secara dimensi masih terhitung mirip. Yamaha E01 punya panjang 1.960 mm, lebar 810 mm dan tinggi 1.190 mm. 

Dan ya ukurannya memang beda tipis saja, karena Yamaha NMax punya panjang 1.935 mm, lebar 740 mm dan tinggi 1.160 mm. Jadi feeling duduk di atasnya persis skuter andalan Yamaha itu.

Tawarkan posisi duduk mirip Yamaha NMax.

Nah, duduk di atas Yamaha E01 ini langsung mengingatkan seperti halnya menungangi Yamaha NMax. Pertama dari desain jok yang lebar, sehingga bisa menopang pengendara dengan sempurna.

Kemudian pijakan kaki fleksibel, bisa sigap dan maju mundur atau mau selonjoran. Punuk di tengah dek juga jadi ciri khas, tapi bedanya untuk Yamaha E01 ini menjadi tempat baterai, bukan tangki bahan bakar.

Baca juga : Motor Listrik Yamaha E01 Sudah Siap Dijual, Berapa Harga yang Pantas?

Kemudian tak ketinggalan adalah setangnya yang agak tinggi dan lebar, sehingga memberikan rasa rileks. Bahkan ketinggian joknya yang 755 mm pun relatif mirip dengan Yamaha NMax yang 765 mm.

Dimensi persis Yamaha NMax.

Performa Yamaha E01

Keluhan soal performa motor listrik yang biasa-biasa saja dan tak kuat kala melibas tanjakan terjal, coba ditepis Yamaha E01. Pasalnya Yamaha mengklaim jika performa calon motor listriknya ini setara motor bermesin 125 cc.

Ini lantaran output maksimal dari dinamonya mencapai 8,1 kW @ 5.000 rpm. Torsinya pun besar, sampai 30,1 Nm @ 1.950 rpm. Melibas tanjakan terasa mudah!

Kecepatan maksimal bisa sampai 100 km/jam, yang artinya lebih dari cukup untuk penggunaan harian. Kemudian jarak maksimal bisa 104 km pada kecepatan konstan 60 km/jam, dengan sekali pengisian penuh.

Motor penggerak Yamaha E01.

Dinamo DC Brushless yang terpasang pada tengah motor bisa diatur kekuatannya, menggunakan Riding Mode, yang terdiri dari ECO, STD dan PWR. 

Mode ECO misalnya, tenaga maksimal diatur 5,4 kW (7,3 PS) @4.500 rpm dengan torsi 21,4 Nm @1.500 rpm. Lalu STD 8,1 kW (11 PS) @5.000 rpm dan torsi 24,5 Nm @1.500 rpm.

Terakhir mode PWR dengan output 8,1 kW (11 PS) @5.000 rpm dan torsi 30,2 Nm @1.950 rpm. Asyiknya pada semua Mode, motor masih bisa melibas tanjakan, seperti saat kami pakai di kawasan Bukit Pelangi, Bogor.

Tanjakan mudah dilibas.

Namun memang ada perbedaan kemampuan melibas tanjakan, tapi setidaknya gak sampai berhenti total karena gak kuat nanjak. Tinggal putar tuas akselerator, tanjakan panjang ringan dilintasi.

Enaknya kontrol gas dan rem terasa natural seperti pakai mesin ICE (internal combustion engine). Motor masih bisa digas maju meski sambil menarik tuas rem.

Ini tak seperti motor listrik asal Cina yang kebanyakan langsung memutus tenaga ketika rem ditarik. Kemudian saat tuas akselerator diputar sedikit, respon dinamonya halus dan tak ada gejala seperti tersendat-sendat.

Baca juga : Banyak Yang Mirip, Lima Bagian Ini Jadi Bukti Yamaha E01 Itu NMax Versi Listrik

Buka tutup gas seperti motor mesin biasa.

Oiya, karena letak dinamonya di tengah, penyaluran tenaga menuju roda belakang menggunakan belt. Dan masih ada gearbox pada Yamaha E01, makanya ada lubang pengisian oli gearbox, yang berkapasitas 120 ml dengan kekentalan 10W-40.

Handling Yamaha E01

Handlingnya terasa seperti Yamaha NMax, posisi setang lebar dan rendah. Busa joknya empuk dan nyaman untuk kaki selonjoran, memudahkan pengendalian, meski bobotnya memang lebih berat, mencapai 158 kg.

Redaman suspensi terasa empuk, bagian depan misalnya lebih nyaman dari Yamaha NMax dan minim gejala bottoming. Tapi yang belakang, dengan suspensi ganda yang unik, redamannya empuk tapi karena jarak mainnya terlalu pendek, jadi terasa kaku.

Bobot lebih berat dari Yamaha NMax.

Rasanya bagian suspensi belakang nih yang perlu disesuaikan lagi. Karena di Indonesia banyak yang berboncengan menggunakan sepeda motor, tentunya biar lebih nyaman dikendarai. Mumpung masih tes pasar nih!

Meski lebih berat, untuk bermanuver masih terhitung lincah. Yang terbiasa pakai Yamaha NMax, feeling-nya masih sama, namun terasa lebih berisi karena bobotnya.

Peletakan baterai, controller hingga motor penggerak di tengah motor ikut membantu pengendalian. Dengan lokasi yang minim tikungan, kesan awal motor ini terasa stabil.

Estimasi Harga Yamaha E01

Tampak belakang Yamaha E01.

Nah karena masih uji pasar, tentu belum ada angka estimasi untuk harga dari Yamaha E01. Hal ini pula yang ditanyakan oleh Yamaha pada form survei yang diberikan usai melakukan pengetesan.

Namun melihat kompetitornya Honda PCX Electric yang disebut sampai Rp 100 juta, tentu angka tersebut tak bisa dijangkau banyak kalangan. Uniknya banyak yang berharap harganya setara Yamaha NMax yakni Rp 30 jutaan.

Tapi tentu hal itu mustahil mengingat teknologi baterai yang masih mahal. Namun kami berasumsi kisaran Rp 40-60 juta, adalah harga yang pas.

Secara kualitas, konsumen akan mendapat motor listrik yang proper. Kemudian harganya berada diantara Yamaha NMax dan juga Yamaha XMax, Yamaha sendiri belum punya produk yang mengisi rentang harga tersebut.

Bagaimana menurut kalian?

Spesifikasi Yamaha E01
PxLxT 1.930 x 740 x 1.230 mm
Sumbu Roda 1.380 mm
Tinggi Jok 755 mm
Jarak Terendah 140 mm
Berat 158 kg
Tipe Motor Listrik DC Brussless
Tipe Baterai Lithium ion
Penggerak Belt
Kapasitas Baterai 87.6 V, 56.2 Ah 
Pengisian Baterai 1-14 jam (tergantung jenis charger)
Output Maksimal 8,1 kW (11 PS) @ 5.000 rpm
Torsi Maksimal 30,2 Nm @ 1.950 rpm
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Ganda
Rem Depan  Cakram, ABS
Rem Belakang Cakram, ABS
Ban Depan 110/70-13
Ban Belakang 130/70-13
Ikuti media sosial kita:
Harry

Senior Reporter

Mulai menyukai dunia otomotif sejak masih duduk di bangku SMA. Kecintaannya dimulai dengan mengoprek sepeda motor yang diberi...

Berita Terbaru

Catat, Ini Ragam Cairan Pelumas yang Harus Dibawa Saat Touring

Pelumas multifungsi bisa untuk beragam keperluan. Contact cleaner bisa mencegah konsleting. Riding jarak jauh alias touring pakai motor memang menyenangkan, kegiatan ini ampuh melepas penat karena kegiatan di kantor. Sebelum bepergian tentu ada baiknya mempersiapkan kuda besi kesayangan, untuk meminimalisir kejadian yang tak mengenakkan. Mulai dari melakukan servis rutin, mengganti oli mesin, memeriksa kondisi ban, CVT, rantai sampai tekanan ban. Dan untuk mengantisipasi kejadian di jalan yang t

Honda Pamer CBR Rp 1 Miliar di GIIAS 2023, Tampangnya Agresif Banget!

Banderol Honda CBR1000RR-R lebih dari Rp 1 miliar. Hanya ada satu opsi warna dan tipe. PT Astra Honda Motor (AHM) bukan hanya menghadirkan motor-motor produksi lokal di GIIAS 2023. Sejumlah motor besar atau moge dan produk CBU juga ditampilkan. Salah satunya Honda CBR1000RR-R. Sosok Honda CBR1000RR-R bisa Anda temui di booth Pre Function Hall 10 di ICE BSD, lokasi GIIAS 2023 berlangsung. Tampilan agresif dan sporty Honda CBR1000RR-R menyolok mata saat disandingkan bersama display lainnya. Dianta

Haruki Noguchi, Pembalap Jepang yang Kecelakaan di Mandalika Meninggal Dunia

Haruki Noguchi turun di kelas ASB1000 ARRC 2023. Sempat finish ke-4 di race pertama. Pekan ini kabar duka hadir dari dunia balap internasional. Pasalnya setelah beberapa hari dirawat setelah insiden di Mandalika pada Minggu (13/8/2023), Haruki Noguchi dinyatakan meninggal dunia. Kabar meninggalnya Noguchi diumumkan di akun Instagram Asia Road Racing Championship (ARRC) pada Kamis (17/8/2023). Sesuai permintaan keluarga, informasi tersebut disebar sehari setelah Noguchi dinyatakan meninggal. Pemb

Ragam Kegiatan Maxi Yamaha di Awal Agustus, Dari Camping Sampai Touring

Maxi Yamaha Day berlanjut di Kalimantan. Pengguna XMax touring ke Bukit Tinggi. Ratusan bikers ramaikan kedua acara tersebut. Pengguna Maxi Yamaha menggelar beragam aktivitas belum lama ini, ada yang camping, ada pula yang touring. Untuk yang camping, mereka mengikuti rangkaian Maxi Yamaha Day 2023 yang berlangsung di Pantai Panrita Lopi Beach, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim). Giat yang berlangsung 12-13 Agustus 2023 itu jadi acara kedua, setelah sebelumnya di

Awas Bocor, Ini Efek Negatif Radiator Motor Diisi Pakai Air Kran

Air kran bisa timbulkan karat. Pendinginan mesin bisa terganggu. Untuk darurat pakai air AC atau aki. Sistem pendinginan motor kini sudah banyak yang menggunakan radiator, tapi bagaimana jika cairan yang dipakai adalah air kran? Meski kini sudah banyak tersedia radiator coolant, namun tetap ada saja yang mengisi radiatornya dengan air biasa. Bisa jadi karena darurat atau memang malas untuk membeli radiator coolant, sehingga mengisinya dengan air kran biasa. Untuk sesaat mungkin tak masalah, tapi

Rekomendasi Motor

PopulerTerbaruPembaruan
Aprilia

Aprilia Tuareg 660

Rp 65,60 Juta

Lihat Motor
Hot
Yamaha

Yamaha Nmax

Rp 30,20 - 32,26 Juta

Lihat Motor
CFMOTO

CFMoto 250 CLX

Belum Tersedia

Lihat Motor
Segway

Segway E200P

Belum Tersedia

Lihat Motor
Alva

Alva One

Rp 3,50 Juta

Lihat Motor
Honda

Honda ST125 Dax

Rp 81,75 Juta

Lihat Motor