Pahami Kelebihan dan Kekurangan Chevrolet Trailblazer Gen 2, SUV yang Lebih Tangguh dari Fortuner dan Pajero Sport

Kelebihan dan kekurangan Chevrolet Trailblazer gen 2 patut diketahui bagi kalian yang saat ini sedang mencarinya.

Sebagai informasi, generasi kedua Chevrolet Trailblazer diperkenalkan oleh General Motors di Indonesia pada tahun 2012 silam.

Dibangun berdasarkan kendaraan pick up Chevrolet Colorado, Trailblazer gen 2 merupakan pesaing erat Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport dalam memperebutkan ceruk Medium SUV ladder frame saat itu.

Didatangkan secara utuh dari Thailand, untuk model pre-facelift Chevrolet Trailblazer gen 2 dijual hingga tahun 2017.

Harga bekas ditawarkan mulai dari Rp165 jutaan, simak kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

Baca juga: Alternatif Murah dari Pajero dan Fortuner, Seberapa Menarik Chevrolet Trailblazer Bekas Untuk Dipinang?

Kelebihan Chevrolet Trailblazer Gen 2

1. Punya Fitur Lengkap

Interior Chevrolet Trailblazer

Chevrolet Trailblazer gen 2 pre-facelift memiliki fitur lengkap di zamannya.

Terlihat pada sistem hiburannya mobil ini telah dibekali head unit yang mendukung format radio, bluetooth, USB, CD dan MP3.  

Tak hanya itu, mobil ini juga sudah dilengkapi AC double blower hingga baris ketiga, electric mirror, pengaturan lampu, power window, 32 kompartemen dan jok yang dibungkus menggunakan material kualitas premium.

Pada varian teratasnya yakni LTZ, mobil ini sudah dilengkapi tombol switch control pada lingkar kemudinya yang terintegasi dengan sistem hiburannya.

Menariknya juga berhasil diaplikasikan voice command untuk menjalankan beberapa fitur di mobil melalui ucapan suara.

Tak hanya itu, tipe ini juga dilengkapi jok pengemudi dengan pengaturan elektrik dan AC digital climate control.

Sedangkan pada keselamatan berkendara mendapatkan Electronic Stability Control (ESC), Hill Descent Control (HDC), Traction Control System (TCS), Hill Start Assist (HSA), Panic Brake Assist (PBA) dan Cornering Brake Control (CBC).

2. Lebih Nyaman Dibandingkan Kompetitornya

Jok baris kedua Trailblazer

Tak hanya ergonomis, dari segi berkendara Chevrolet Trailblazer gen 2 terasa nyaman bila dibandingkan rivalnya.

Khas mobil Negeri Paman Sam, untuk bantingan yang dihasilkan cukup empuk saat melewati jalan yang keriting.

Selain itu juga mobil ini cukup stabil ketika dipacu dalam kecepatan tinggi meski memiliki ground clearance tinggi.

3. Punya Tenaga Paling Besar di Kelasnya

Mesin diesel 2.8L

Untuk pasar Tanah Air Chevrolet Trailbazer gen 2 pre-facelift ditawarkan dalam dua pilihan mesin diesel, yakni 2.5L dan 2.8L.

Pada varian terendah, LT, mobil ini disematkan mesin berkapasitas 2.500 cc Duramax turbodiesel commonrail 4-silnder segaris 16 valve, dengan tenaga 150 PS pada putaran 3.800 rpm serta torsi 350 Nm di angka 2.000 rpm, yang dipadukan transmisi manual 5-percepatan 4x2.   

Berbeda dengan tipe LT, varian teratasnya LTZ dibenamkan mesin 2.800 cc 2.8L Duramax turbodiesel commonrail 4-silnder segaris 16 valve yang menurut data di atas kertas dapat melecutkan tenaga hingga 180 PS pada 3.800 rpm dengan torsi puncak sebesar 470 Nm di putaran 2.000 rpm.

Mesinnya sendiri disandingkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan berpenggerak 4x4.

Baca juga: Nggak Kalah Gagah dari Mitsubishi Pajero Sport, Ini Keistimewaan Chevrolet Trailblazer Pre-facelift

Kekurangan Chevrolet Trailblazer Gen 2

1. Jok Baris Ketiga Sempit

Jok baris ketiga Trailbalzer

Dibangun berdasarkan Chevrolet Orlando yang ditopang menggunakan sasis tangga, untuk baris ketiganya mobil ini memiliki ruang yang sempit.

Tak hanya itu, laci penyimpanan barang Sekaligus cup holder yang diletakan di bagian samping dan tengah memiliki dimensi tebal, sehingga memperkecil ruangan tempat duduk penumpang.

2. Tidak Dilengkapi Sliding pada Jok Tengah

Kekurangan lainnya dari mobil ini yaitu tidak dilengkapi fitur sliding untuk jok tengahnya.

Dengan begitu penumpang baris keduanya tidak bisa melakukan pengaturan jarak antara baris depan dan belakang.

Jok yang tidak dilengkapi fitur sliding tentunta sedikit menyulitkan penumpang baris ketiga ketika ingin keluar-masuk kabin.

3. Tidak Disarankan Menggunakan Bio Solar

Umumnya mobil garapan Chevrolet memiliki teknologi mesin lebih modern ketimbang mobil Jepangan.

Tak terkecuali Trailbalzer, mobil ini akan lebih cepat mengalami kerusakan pada mesin jika menggunakan solar dengan kandungan sulfur tinggi seperti bio solar.

Tidak seperti Fortuner dan Pajero Sport yang juga menganut teknologi common rail pada sistem pembakarannya, untuk kompartemen mesinnya sedikit lebih awet meski mengkonsumsi BBM dengan kualitas rendah karena memang didevelop khusus untuk pasar Tanah Air.

4. Suku Cadang Mahal dan Sulit Dijumpai di Pasaran

Terakhir kelemahan Chevrolet Trailblazer gen 2 ada pada spare part atau suku cadangnya.

Bila dibandingkan kompetitornya, suku cadang Trailbalzer umumnya lebih mahal.

Selain brand, faktor lain yang menyebabkan mahalnya suku cadang mobil ini yaitu jumlah populasinya yang tidak banyak sehingga jarang toko yang menjualnya.

Kesimpulan

Pasaran harga bekas di bawah Fortuner dan Pajero Sport dengan tahun yang sama, Chevrolet Trailblazer gen 2 pre-facelift memiliki fitur lengkap, bantingan lebih empuk, serta mesin dengan performa paling besar.

Namun ada beberapa kelebihan dan kekurangan Chevrolet Trailblazer yang patut diketahui sebelum membelinya.

Untuk kekurangannya yakni jok baris ketiga sempit, jok tengah tidak dilengkapi sliding, suku cadang mahal, serta tidak disarankan menggunkan solar dengan kandungan sulfur tinggi seperti bio solar.

Baca juga: Kisaran Harga Mirip, Kenapa Chevrolet Trailblazer Bekas Lebih Menarik Ketimbang Honda BR-V Baru?

    Channel:
Ikuti media sosial kita:
Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia...

Beli mobil lebih mudah dan tak perlu nunggu lama

pengguna tukar tambah mobil impiannya
Tambahkan
mobil Anda

Upgrade

Chevrolet Trailblazer

Mobil Bekas Terkait

Jaminan Kualitas Mobil

Garansi Satu Tahun

Jaminan 5 Hari Uang Kembali

Harga Pasti, Tidak Ada Biaya Tersembunyi

Lihat Lebih

Video Pendek Terkait

Related Videos

Temukan All-New Chevrolet Trailblazer

Mendapat kepercayaan dari pihak Distributor Alpine Indonesia, Cartens Audio memperkenalkan Digital Signal Processor (DSP) Alpine PXE-C80-88 Optim8, Sabtu (25/11). "DSP ini sangat canggih karena telah menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai fitur automatic sound tuning yang berfungsi untuk melakukan personalisasi karakter audio dengan hasil optimal, yang menghasilkan suara berkualitas tinggi," kata Eddie Soesanto, pemilik gerai audio mobil Cartens Audio. M
Artikel-artikel populer di Autofun pekan lalu ternyata cukup beragam dan berbeda dibanding biasanya. Sebab jika umumnya mobil-mobil populer seperti Toyota Kijang Innova atau Isuzu Panther yang menarik banyak pembaca, maka kali ini justru datang dari segmen mobil yang punya massa lebih kecil. Diantaranya tentang keunggulan BMW 330i M Sport yang digandrungi banyak pria muda penyuka sedan kencang. Lantas ada pula informasi terbaru dari Chery yang rupanya sedang mengembangkan sebuah MPV listrik berh
Kelebihan dan kekurangan Mazda 2 gen 1 wajib diketahui sebelum memutuskan untuk membeli. Mazda 2 diluncurkan pertama kali di Indonesia pada pertengahan tahun 2009 dengan menempati segmen hatchback perkotaan. Hadirnya Mazda 2 gen 1 untuk pasar Tanah Air saat itu berhadapan langsung dengan kedigdayaan Toyota Yaris bakpao dan Honda Jazz GE8, yang sudah lebih dulu meramaikan pasar otomotif Indonesia. Saat diluncurkan, Mazda 2 gen 1 ditawarkan dalam dua varian, yakni R dan S yang merupakan varian ent
100 unit mobil listrik NETA V secara simbolis akhir pekan lalu diserahkan oleh pihak NETA Arista Tebet selaku dealer mobil NETA. Berlangsung di NETA Arista Tebet, Jakarta, Selatan, ada delapan perwakilan keluarga yang sudah memesan NETA V untuk melakukan serah terima kunci dan unit mobil listrik tersebut dari pihak dealer. "Handover ceremony NETA V ke 100 konsumen pertama ini lebih dari sekadar momentum kesiapan kami sebagai pelopor penjualan EV dari NETA, tetapi juga upaya kami untuk terus mend
CARSOME Academy kembali mengembangkan potensi para teknisi terampil dengan menyelenggarakan kuliah umum bersama mahasiswa Universitas Tarumanagara (UNTAR). Menjadi institusi lembaga pelatihan tenaga kerja pertama yang terverfikasi sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi di bawah naungan Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) CARSOME Academy memang terus aktif membuka kesempatan pada generasi muda untuk meniti karir di bidang otomotif. Mengusung tema "Inspector Specialist : Karir baru di indus

Mobil Rekomendasi

PopulerTerbaruPembaruan
Hot
Honda

Honda Civic

Rp 533,00 - 586,90 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru Crosstrek

Rp 549,50 Juta

Lihat Mobil
Suzuki

Suzuki Grand Vitara

Rp 359,40 - 384,40 Juta

Lihat Mobil
Chery

Chery Omoda 5

Rp 329,80 - 399,80 Juta

Lihat Mobil
Chevrolet Trailblazer
Lihat