window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_breadcrumb_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685614302872-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685614302872-0'); });

Polisi Gelar Operasi Keselamatan 2024, Pengendara Ini Jadi Sasarannya!

Herdi · 4 Mar, 2024 08:05

Polisi akan gelar Operasi Keselamatan 2024

Polisi akan gelar Operasi Keselamatan 2024 
  • Polisi akan gelar Operasi Keselamatan 2024 mulai 4-17 Maret.
  • Kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama berlalu lintas.

Korlantas Polri akan menggelar Operasi Keselamatan 2024 yang berlangsung  tidak hanya di Jakarta tapi di sejumlah wilayah di Indonesia mulai 4-17 Maret 2024.

Menurut Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suyudi Ario Seto, latar belakang dilakukannya Operasi Keselamatan 2024, tak lepas dari adanya kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas, terlebih jika merenggut nyawa seseorang. 

"Salah satu dari penyebab utama kecelakaan karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas yang dipicu dari pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi atau human error," ungkap Suyudi. 

Baca juga: Kerap Dirazia dan Terancam Bangkrut, Pengusaha Knalpot Curhat ke Pemerintah

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_fourthp_under_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613563107-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613563107-0'); });

Polisi gelar razia

Polisi gelar razia

Dia juga menyebutkan, untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, kunci utama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik 
di masyarakat. 

Maka dari itu, agar dapat mengatasi permasalahan yang selalu terjadi, kepolisian dan jajaran serta instansi melaksanakan kegiatan Operasi Keselamatan Jaya tahun 2024. 

"Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk upaya cipta kondisi kamseltibcarlantas menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriah," ucapnya. 

Baca juga: Tarik Ulur, Polisi Setop Lagi Sanksi Tilang Razia Uji Emisi

Pengendara yang tidak menggunakan helm termasuk yang akan ditindak

Pengendara yang tidak menggunakan helm termasuk yang akan ditindak saat kegiatan Operasi Keselamatan 2024.

Disebutkan, bahwa pengguna kendaraan bermotor akan tetap ditindak baik secara manual maupun dibantu melalui kamera Elektronik Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Suyudi menyatakan, jika terdapat pelanggaran yang dilakukan anggota polisi saat kegiatan Operasi Keselamatan 2024.

Seperti melakukan pungutan liar atau lainnya maka segera laporkan kepada ke kantor polisi. 

Untuk wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan ini akan melibatkan 2.939 personil yang terdiri dari 2.659 anggota  Polri, 80 dari satuan TNI, 30 personel Dishub, dan 30 dari anggota Satpol PP.

Baca juga: Razia Uji Emisi Dimulai Hari Ini, Berlangsung 51 Kali di 5 Wilayah

Pelanggaran yang Jadi Sasaran

Polisi akan melakukan melakukan pemeriksaan untuk 11

Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap 11 pelanggaran yang jadi sasaran khusus   

Mulai hari ini Polisi siap gelar operasi keselamatan, dengan 11 sasaran pelanggaran sebagai berikut: 

  1. Menggunakan handphone saat berkendara.
  2. Pengemudi atau pengendara di bawah umur.
  3. Berboncengan lebih dari satu orang di sepeda motor.
  4. Pengendara tidak menggunakan helm dan pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman.
  5. Berkendara dalam pengaruh alkohol.
  6. Melawan arus lalu lintas.
  7. Melebih batas kecepatan.
  8. Penggunaan knalpot tidak sesuai standar.
  9. Kendaraan yang melebihi muatan.
  10. Penggunaan strobo yang tidak sesuai peruntukan.
  11. Penggunaan plat khusus palsu.

 


 

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_relatedmodel_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613589386-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613589386-0'); });
window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });