Kepincut Yamaha NMax Bekas, Mending Ambil Model Baru Atau yang Lama?

Yamaha NMax lama (kiri) dan NMax baru (kanan)
  • Punya banyak fitur berbeda.
  • Ada perbedaan juga di sektor mesin.

Sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 2015, memang Yamaha NMax cukup membuat banyak mata melirik dengan suguhan desain, fitur, hingga mesinnya.

Model ini terus berkembang hingga mendapat minor change seperti update suspensi belakang menggunakan sub-tank dan desain spidometer kotak dengan latar negative display.

Model kedua dari NMax pun lahir di tahun 2020, dari segi desain memang ada perbedaan di mana kini punya lekuk yang lebih kalem karena pakai model membulat.

Beda dengan generasi pertamanya yang cenderung lebih kaku atau kotak, banyak sudut tegas yang justru banyak disukai oleh para motorcycle enthusiast di Indonesia.

Baca juga: Maxi Flash Trip, Jelajahi Jateng dan Jatim Dengan Yamaha Lexi LX 155

NMax lama punya desian yang masih menarik

Yang paling banyak dikritik adalah desain bodi belakang, karena terlihat sangat gambot beda dengan NMax generasi pertama yang lebih ramping.

Namun kalau soal desain memang kembali ke selera dari masing-masing orang, lantas dari segi harga, fitur, sampai mesin mending generasi baru atau generasi lama?

Beda Harga Bekasnya Jauh

Kalau bicara harga tentu keduanya cukup jauh, seperti terlihat di beberapa situs jual beli online.

NMax generasi pertama dari tahun 2015-2019 termurahnya dengan kondisi sehat dan layak jalan ada di angka Rp 15,9 jutaan.

Harga tersebut bisa lebih murah namun kondisi motor terasa kurang terawat, bahkan bisa lebih murah jika pajak tahunannya nunggak atau surat-suratnya tidak komplit.

Tapi baiknya kondisi seperti ini jangan dibeli karena cukup beresiko, dan urusannya rumit karena terkait dengan legalitas.

Baca juga: Update Harga Yamaha NMax 155 2024, Kini Tembus Rp 36 Jutaan!

Spidometer monokrom setengah lingkaran pada generasi pertama

Sedangkan untuk NMax generasi kedua lansiran 2020 ke atas harga jualnya paling rendah ada di kisaran Rp 20,7 jutaan.

Harga tersebut dengan kondisi motor terawat dan surat-surat lengkap serta taat pajak pastinya.

Itu berarti kurang lebih ada beda harga hampir Rp 5 juta diantara keduanya, harga tersebut diambil untuk pasaran di DKI Jakarta.

Laci dan Bagasi

Dari sisi kompartemen ada perbedaan pada kedua generasi NMax ini. Generasi pertama memiliki laci depan besar di sisi kiri namun sisi kanan sangat dangkal.

Belum ada power outlet juga pada generasi ini jadi untuk mengisi daya smartphone saat berkendara, harus menambahkan sendiri.

Kemudian disempurnakan hal itu pada NMax 2020 dengan membuat dimensi laci kanan dan kiri yang sama dalamnya.

Bahkan di laci kiri tersedia power outlet model lighter dan sebelah kanan dilengkapi laci penutup.

Baca juga: Paten Didaftarkan, Tanda Yamaha PG-1 Bakal Dijual di Indonesia?

NMax baru punya laci depan besar dan ada penutup di kanan lengkap dengan power outlet di kiri

Bodi yang lebih gambot pada NMax 2020 juga membuat kapasitas ruang bagasi sedikit meningkat nih, menjadi 24 liter dan tetap bisa menyimpan helm full face.

Untuk NMax generasi pertama hanya 23 liter, emang sih peningkatannya cuma 1 liter tapi namun keduanya tetap bisa menyimpan helm full face.

Tapi caranya agak berbeda, karena posisi helm harus dibalik atau busa helmnya menghadap atas.

Agar helm tidak baret baiknya bisa menggunakan sarung helm atau memberi tatakan di sisi bawah.

Di belakang helm juga masih ada ruang yang bisa digunakan untuk menyimpan jas hujan atau jaket.

Baca juga: Asyik! Ratusan Kades dan Lurah di Majalengka Dapat Yamaha NMax Baru

Bagasi NMax bar 1 liter lebih besar

Kapasitas tangki bensin, NMax lama punya tangki hanya 6,6 liter sedangkan NMax baru 0,5 liter lebih besar atau tepatnya menjadi 7,1 liter.

Posisi Berkendara Yamaha NMax Lama dan Baru

Perbedaan pada desain bodi dan sedikit struktur rangka ternyata berpengaruh terhadap posisi berkendara.

Yamaha NMax lama memang dilengkapi dengan 2 posisi kaki pengendara, tapi untuk postur 170 cm saat posisi selonjoran kaki pengendara masih agak menekuk.

Nah di NMax baru posisi ini sedikit kena revisi, karena kaki pengendara saat selonjoran bisa lebih lurus dan telapak kaki terasa lebih landai.

Kalau untuk posisi setang tidak banyak berbeda, tetap terasa tinggi dan membuat lengan serta pundak relax selama perjalanan.

Kalau melihat data spesifikasinya, posisi jok juga tidak berubah karena masih memiliki tinggi 765 mm.

Spesifikasi Rancang Bangun
  All New Yamaha NMax Yamaha NMax
Panjang x Lebar x Tinggi 1.935 x 740 x 1.160 mm 1.955 x 740 x 1.115 mm
Jarak Sumbu Roda 1.340 mm 1.350 mm
Ketinggian Jok 765 mm 765 mm
Ground Clearance 124 mm 135 mm
Berat  132 kg 127 kg
Kapasitas Tangki Bensin 7,1 liter 6,6 liter

Baca juga: Adu Irit Yamaha Lexi LX 155 VS Honda Vario 160, Bedanya Tipis Banget!

Posisi kaki NMax baru bisa hampir lurus

Beda Fitur Yamaha NMax Lama dan Baru

Namanya generasi pertama pasti punya fitur yang tidak sebanyak generasi kedua dan seterusnya.

Sama seperti NMax generasi pertama yang mana spidometernya cukup sederhana dengan beberapa informasi.

Seperti ada jam, fuelmeter, speedmeter, realtime fuel cons., average fuel cons., odometer, trip A dan B, oil trip, juga ada V-belt trip.

Desainnya setengah lingkaran dengan warna monokrom, kemudian ada pembaruan di tahun 2018 yang mana bentuk spidometer menjadi kotak.

Serta memiliki warna latar gelap atau biasa dikenal negative display, tapi secara informasi tidak jauh berbeda.

Baca juga: Yamaha Hentikan Penjualan Superbike R1 Tahun Ini, Terganjal Regulasi Emisi?

Beda spidometer NMax lama (bawah) dan NMax baru (atas)

Barulah di pembaharuan pada tahun 2020 New NMax memiliki dimensi spidometer yang lebih besar, namun entah mengapa latarnya justru kembali menjadi monokrom.

Isi informasi di sini menjadi lebih kaya, utamanya karena varian ini sudah bisa tersambung dengan smartphone melalui aplikasi Y-Connect dan ada tambahan fitur lainnya.

Jadi spidometer bisa memunculkan notifikasi pesan, panggilan, kapasitas baterai, indikator SSS (Stop & Start System), TCS (Traction Control System), dan keyless atau smartkey.

Update Sektor Mesin Yamaha NMax

Di sektor dapur pacu kedua NMax ini juga berbeda, kalau dilihat dari luar ada perbedaan pada cover filter udara, cover CVT, cover radiator, dan posisi engine mounting.

Baca juga: Yamaha Fino Final Edition, 999 Unit Terakhir Sebelum Disuntik Mati?

Mesin NMax lama punya tenaga responsif sejak putaran rendah

Yamaha NMax generasi pertama menggunakan mesin dengan posisi engine mounting di atas seperti XMax, tapi di generasi terbaru punya posisi engine mounting di bawah seperti milik Aerox 155.

Kalau untuk kubikasinya tetap sama, 155 cc hasil dari kombinasi diameter piston 58 mm dengan panjang langkah 58,7 mm.

Namun ada beda pada diameter klep in NMax baru yang sedikit lebih besar, kemudian rasio kompresi menjadi 11,6:1 naik dari 10,5:1 karena menggunakan piston yang lebih tinggi.

Dengan perubahan tersebut maka klaim tenaga maksimalnya juga naik dari 15 ps menjadi 15,3 ps di putaran 8.000 rpm.

Tapi untuk torsinya justru malah turun dari 14,4 Nm menjadi 13,9 Nm di 6.500 rpm.

Baca juga: Daftar Motor Terbaik IIMS 2024, Yamaha Lexi LX 155 jadi Best Scooter!

NMax baru sudah andalkan SMG untuk menghidupkan motor dengan senyap

Memang karakter tenaga kedua NMax ini cukup berbeda, NMax lama tenaga serta torsi sejak putaran rendah sudah cukup terasa mendorong.

Tentunya hal ini cocok untuk jalur stop and go juga untuk kondisi tanjakan, yang butuh respon mesin sigap pada putaran rendah.

Beda dengan NMax generasi baru yang tenaga bawahnya terasa lebih smooth, namun tenaga besarnya akan langsung keluar ketika VVA (Variable Valve Actuator) aktif di sekitar 6.500 rpm.

Dengan kata lain NMax terbaru ini bisa diajak berkendara irit dan juga santai dengan cara menjaga putaran mesinnya rendah sebelum VVA aktif.

Tapi ketika ingin merasakan performa yang lebih tinggi bisa buka gas lebih dalam hingga VVA aktif, dengan begitu dorongan tenaganya akan lebih terasa narik.

Baca juga: Yamaha Indonesia Perkenalkan Formasi Pembalap 2024

Sistem starter yang digunakan pada Yamaha NMax terbaru juga sudah tak pakai dinamo starter, tapi digantikan oleh SMG (Smart Motor Generator).

Fitur SMG ini juga memungkinkan untuk memiliki fitur SSS yang akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Perbandingan Mesin
  All New Yamaha NMax Yamaha NMax
Tipe Mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC Liquid cooled 4-stroke, SOHC
Kapasitas Mesin 155 cc 155 cc
Bore x Stroke 58 x 58,7 mm 58 x 58,7 mm
Kompresi 11,6:1 10,5:1
Tenaga Maksimal 15,3 PS @8.000 rpm 15 PS @8.000 rpm
Torsi Maksimal 13,9 Nm @6.500 rpm 14,4 Nm @6.500 rpm

Kesimpulan

Tentunya semua kembali keselera, dari desain lebih suka yang punya bentuk mengotak atau justru membulat.

Kemudian harga jualnya pun turut mempengaruhi, jika punya dana mepet maka tak ada salahnya ambil model lama.

Dengan begitu, setidaknya masih ada budget untuk biaya servis dan mengganti komponen vital seperti ban, kampas rem dan lainnya.

Sedangkan pada model generasi kedua, dengan fitur lebih lengkap maka wajar jika harganya lebih mahal.

Tapi pada intinya, kedua motor ini cocok untuk kebutuhan harian atau perjalanan jarak jauh berkat mesin dan posisi berkendara yang nyaman.

    Channel:
Ikuti media sosial kita:

Video Pendek Terkait

Perbandingan Motor Terkait

Motor bergaya touring adventure. Harga tak sampai Rp 30 juta. Dijual khusus untuk pasar India. Bicara soal motor sport touring adventure, nama Honda CB200X tentu terdengar asing untuk masyarakat Indonesia. Pasalnya motor ini memang tersedia untuk pasar India sana, dan Indonesia kebagian Honda CB150X untuk mengisi segmen tersebut. Honda CB200X bermain di segmen motor petualang entry level, dan menjadi rival Xpulse 200 hingga KTM 250 Adventure atau Kawasaki Versys 250 meskipun kubikasi mesinnya se
SMEV Build Off 2024 memberi warna baru di era elektrifikasi di Indonesia Menantang builder Tanah Air memodifikasi motor listrik SMEV EM-1 Grand final berlangsung di Kustomfest 2024 Perkembangan elektrifikasi khususnya di kategori roda dua, dibuat lebih berwarna dengan hadirnya SMEV Build Off 2024. Pasalnya, produsen motor ini menantang para builder Tanah Air untuk memodifikasi motor listrik mereka. Setelah meluncurkan dua produknya pada Juli tahun lalu, di awal tahun 2024 SMEV membuat gebrakan d
Jelajahi Jawa Tengah-Yogyakarta. Jawa Timur diadakan di Surabaya. Perjalanan singkat, dengan beragam medan jalan. Yamaha Lexi LX 155 2024 jadi produk terbaru dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Motor yang dikenalkan awal tahu 2024 itu mendapat ubahan signifikan, utamanya pada dapur pacu dan fitur. YIMM pun mengadakan rangkaian perjalanan test ride dengan menjelajahi berbagai wilayah, dengan mengajak awak media dan blogger. Sebelumnya kegiatan ini berlangsung di Jawa Barat, tepat
Mubazir untuk motor harian bermesin standar. Kinerja busi jadi tak optimal. Pakai busi upgrade lebih disarankan. Meningkatkan performa mesin motor kesayangan, bisa dilakukan dengan beragam cara. Dari yang paling rumit seperti bore-up, sampai yang praktis dengan menggunakan part performa bersifat plug and play. Salah satu yang sering dilakukan adalah mengganti busi bawaan motor, dengan busi racing. Harapannya tentu performa mesin meningkat, yang berimbas pada akselerasi sang kuda besi. Sayangnya
Dibekali pilihan warna dual tone dan striping baru. Ada peningkatan kualitas pada hub-drive. Usai launching di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, kini awak media bisa mencicipi sensasi mengendarai Alva One XP. Alva One XP dibanderol dengan harga Rp 38,5 juta dengan beberapa update, yang membuatnya semakin mumpuni untuk dipakai harian. Paling terlihat tentu saja adanya desain striping baru yang memiliki variasi warna unik pada bagian depan. Sehingga memberikan visual yang lebih baik

Rekomendasi Motor

PopulerTerbaruPembaruan
Aprilia

Aprilia Tuareg 660

Rp 65,60 Juta

Lihat Motor
Hot
Yamaha

Yamaha Nmax

Rp 30,20 - 32,26 Juta

Lihat Motor
CFMOTO

CFMoto 250 CLX

Belum Tersedia

Lihat Motor
Segway

Segway E200P

Belum Tersedia

Lihat Motor
Alva

Alva One

Rp 3,50 Juta

Lihat Motor
Honda

Honda ST125 Dax

Rp 81,75 Juta

Lihat Motor
Yamaha Nmax
Lihat