Nekat Ajak Honda Beat Terabas Banjir, Perhatikan Enam Hal Ini dan Estimasi Biaya Perbaikannya

Banjir melanda beberapa wilayah Jabotabek akhir pekan lalu. Kendati demikian, cukup banyak juga yang memaksakan sepeda motornya untuk menerabas genangan air. Maka dari itu, tak jarang pula membuat motor tiba-tiba mati.

Hal ini tentu bisa terjadi pada motor matik seperti Honda Beat. Jika sudah begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menyalakannya kembali.

Jangan langsung menyalakan mesin setelah melewati banjir.

1. Risiko Water Hammer 

Setelah Honda Beat Anda mati lantaran mesin sudah terendam, jangan tergesa-gesa untuk menghidupkan motor. Risiko water hammer terjadi sangat besar. Pasalnya, air tersebut ikut terkompresi ke ruang bakar. Dampaknya pun sangat fatal karena air bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin. Misalnya saja pada piston dan stang piston. Bahkan, besar kemungkinan juga membuat crankcase pecah. Jika sudah begini, siapkan dana lebih besar untuk mengganti spare part tersebut dengan yang baru.  

2. Manfaatkan Lubang Busi untuk Mengeluarkan Air

Beruntung karena Honda Beat masih dilengkapi dengan kick starter alias engkol. Dengan menggunakannya, Anda pun bisa mengeluarkan (mengengkol) air yang masuk ke dalam silinder lewat lubang busi. Meski begitu, Anda harus mencopot dulu busi motornya.

Foto busi yang bagian busi setelah terendam banjir.

Setelah memastikan tak ada lagi air keluar, lap dan keringkan busi, cop hingga lubang busi. Saat memasangnya kembali, perhatikan dengan baik jarak kerenggangan yang tepat antara busi, ground dan center elektroda. 

3. Cek Komponen CVT

Tahapan selanjutnya adalah mengecek bagian CVT. Bersihkan dan pastikan setiap komponen terbebas dari kandungan air. Termasuk pula mengganti grease CVT dengan yang baru untuk mengoptimalkan kembali proses translasi output - tidak selip. Untuk memastikan tak ada air lagi di area ini, coba juga untuk melepas slang buntu CVT. Air akan mengalir dari area tersebut jika masih terdapat air di dalamnya. 

4. Ganti Filter Udara

Meski posisinya ada di atas mesin dan CVT, bukan berarti filer udara Honda Beat Anda luput dari perhatian. Buka da periksa kelaikannya. Gunakan kembali jika masih bisa dibersihkan. Sebaliknya, ganti dengan suku cadang baru jika ingin proses penyaringan udara ke ruang bakar berlangsung optimal. 

Buka selang buntu untuk mengeluarkan air dari CVT.

5. Kuras Oli Mesin dan Oli Gardan

Apabila air sudah masuk dan merusak mesin, oli otomatis sudah terkontaminasi. Jika sudah begini, satu-satunya cara adalah dengan melakukan flushing. Ada biaya lebih karena aktivitas menguras oli lama tersebut membutuhkan beberapa oli baru. Misalnya saja memakai dua botol pelumas baru. 

Setelah membuang oli lama, isi kembali bagian mesin dengan botol pertama. Hidupkan mesin beberapa saat, matikan lalu buang lagi oli tersebut. Barulah tuang oli kedua yang akan Anda pakai pasca Honda Beat kebanjiran. Cara ini juga bisa Anda lakukan pada oli gardan atau girboks.

6. Periksa Kampas Rem dan Cakram

Selam Honda Beat Anda terendam air, komponen pengereman sudah pasti ikutan basah. Maka dari itu, cek salah satu itemnya seperti kampas rem. Terlebih kita tahu, kampas rem umumnya terbuat dari bahan asbes. Yang mana bakal mengeras setelah terkena air. Jangan lupa juga untuk membersihkan kotoran dari bagian tersebut (termasuk cakram) agar terhindar dari karat.  

Periksa kelaikan perangkat rem setelah melewati banjir.

 

Estimasi Daftar Harga Komponen Honda Beat

Busi

Rp 16.700

Filter Udara

Rp 51.000

Aki

Rp 284.000

Kampas Rem Depan

Rp 55.000

Crank case

Rp 363.000

Piston

Rp 65.000

Oli Mesin MPX 2 @ 1 pcs.

Rp 39.500

Oli Gardan (girboks) @ 1 pcs.

Rp 15.000

Kesimpulan

Mengendarai sepeda motor atau Honda Beat dalam kondisi genangan air yang tinggi memang sangat berisiko. Anda patut khawatir jika ketinggiannya sudah melebihi pijakan kaki. Terlebih kita pun tahu bahwa pusat kelistrikan yakni aki Honda Beat berada di area dek tersebut. Meski tertutup rapat (dengan cover), bukan tidak mungkin air akan masuk juga ke ruang aki. 

Jika terpaksa berhenti, pastikan berteduh di tempat yang aman dari genangan air.

Ketika menerjang banjir dan motor tiba-tiba mati, segera bawa ke bengkel resmi untuk mendapatkan perlakuan di atas. Jika komponen mesin masih aman, kemungkinan besar biaya yang Anda siapkan hanya mengacu kepada pengurasan oli, penggantian filter udara dan servis CVT saja. Kalau enggan keluar uang lebih banyak, jangan paksa menerobos banjir. Cobalah untuk mencari alternatif seperti memilih rute lain atau menitipkan Honda Beat Anda di tempat yang aman.    


 

    Channel:
Ikuti media sosial kita:
Ary

Reporter

Mengulas apapun tentang sepeda motor lalu menerjemahkannya ke dalam tulisan, mungkin hanya secuil sarana untuk berbagi inform...

Perbandingan Motor Terkait

Berita Terbaru

Catat, Ini Ragam Cairan Pelumas yang Harus Dibawa Saat Touring

Pelumas multifungsi bisa untuk beragam keperluan. Contact cleaner bisa mencegah konsleting. Riding jarak jauh alias touring pakai motor memang menyenangkan, kegiatan ini ampuh melepas penat karena kegiatan di kantor. Sebelum bepergian tentu ada baiknya mempersiapkan kuda besi kesayangan, untuk meminimalisir kejadian yang tak mengenakkan. Mulai dari melakukan servis rutin, mengganti oli mesin, memeriksa kondisi ban, CVT, rantai sampai tekanan ban. Dan untuk mengantisipasi kejadian di jalan yang t

Honda Pamer CBR Rp 1 Miliar di GIIAS 2023, Tampangnya Agresif Banget!

Banderol Honda CBR1000RR-R lebih dari Rp 1 miliar. Hanya ada satu opsi warna dan tipe. PT Astra Honda Motor (AHM) bukan hanya menghadirkan motor-motor produksi lokal di GIIAS 2023. Sejumlah motor besar atau moge dan produk CBU juga ditampilkan. Salah satunya Honda CBR1000RR-R. Sosok Honda CBR1000RR-R bisa Anda temui di booth Pre Function Hall 10 di ICE BSD, lokasi GIIAS 2023 berlangsung. Tampilan agresif dan sporty Honda CBR1000RR-R menyolok mata saat disandingkan bersama display lainnya. Dianta

Haruki Noguchi, Pembalap Jepang yang Kecelakaan di Mandalika Meninggal Dunia

Haruki Noguchi turun di kelas ASB1000 ARRC 2023. Sempat finish ke-4 di race pertama. Pekan ini kabar duka hadir dari dunia balap internasional. Pasalnya setelah beberapa hari dirawat setelah insiden di Mandalika pada Minggu (13/8/2023), Haruki Noguchi dinyatakan meninggal dunia. Kabar meninggalnya Noguchi diumumkan di akun Instagram Asia Road Racing Championship (ARRC) pada Kamis (17/8/2023). Sesuai permintaan keluarga, informasi tersebut disebar sehari setelah Noguchi dinyatakan meninggal. Pemb

Ragam Kegiatan Maxi Yamaha di Awal Agustus, Dari Camping Sampai Touring

Maxi Yamaha Day berlanjut di Kalimantan. Pengguna XMax touring ke Bukit Tinggi. Ratusan bikers ramaikan kedua acara tersebut. Pengguna Maxi Yamaha menggelar beragam aktivitas belum lama ini, ada yang camping, ada pula yang touring. Untuk yang camping, mereka mengikuti rangkaian Maxi Yamaha Day 2023 yang berlangsung di Pantai Panrita Lopi Beach, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim). Giat yang berlangsung 12-13 Agustus 2023 itu jadi acara kedua, setelah sebelumnya di

Awas Bocor, Ini Efek Negatif Radiator Motor Diisi Pakai Air Kran

Air kran bisa timbulkan karat. Pendinginan mesin bisa terganggu. Untuk darurat pakai air AC atau aki. Sistem pendinginan motor kini sudah banyak yang menggunakan radiator, tapi bagaimana jika cairan yang dipakai adalah air kran? Meski kini sudah banyak tersedia radiator coolant, namun tetap ada saja yang mengisi radiatornya dengan air biasa. Bisa jadi karena darurat atau memang malas untuk membeli radiator coolant, sehingga mengisinya dengan air kran biasa. Untuk sesaat mungkin tak masalah, tapi

Rekomendasi Motor

PopulerTerbaruPembaruan
Aprilia

Aprilia Tuareg 660

Rp 65,60 Juta

Lihat Motor
Hot
Yamaha

Yamaha Nmax

Rp 30,20 - 32,26 Juta

Lihat Motor
CFMOTO

CFMoto 250 CLX

Belum Tersedia

Lihat Motor
Segway

Segway E200P

Belum Tersedia

Lihat Motor
Alva

Alva One

Rp 3,50 Juta

Lihat Motor
Honda

Honda ST125 Dax

Rp 81,75 Juta

Lihat Motor
Honda Beat
Lihat