Tips:Tak Masalah Dengan Berbagai Kondisi Jalan, Pilih AWD Atau 4WD?

Dhoni · 27 Nov 2020 16:08

Setelah membahas tentang Front Wheel Drive (FWD) vs Rear Wheel Drive (RWD), tentu sangat penting untuk mengetahui sistem gerak roda Four Wheel Drive (4WD) dan All Wheel Drive (AWD). Bukan hanya perbedaanya tetapi mana yang lebih unggul di antara 4WD vs AWD.

Antara 4WD dan AWD, Mana Yang Paling Hebat?

Pada dasarnya, antara Four Wheel Drive (4WD) dan All Wheel Drive (AWD) memiliki persamaan dalam menggerakan roda. Setiap mobil yang mengadopsi unsur gerak roda 4WD maupun AWD dapat menggerakan roda depan maupun belakang secara bersamaan atau 4x4.

Sistem kerja AWD maupun 4WD biasanya diadopsi oleh mobil – mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) maupun jip atau mobil ‘penggaruk tanah’ a.k.a offroad. Walau tidak menutup kemungkinan, juga ada sedan maupun kendaraan kecil yang telah mengadopsi sistem gerak roda AWD atau 4WD. Sportcar seperti Lamborghini pun mengadopsi sistem AWD.

AWD vs 4WD mana lebih hebat (automobilemag)

Dengan kemampuan dapat menggerakan seluruh roda membuat mobil yang menggunakan sistem Four Wheel Drive (4WD) dan All Wheel Drive (AWD) dapat melalui berbagai medan, termasuk yang licin dan terjal sekalipun. Khusus Four Wheel Drive (4WD) lebih awal ditemukan dan akhirnya berkembang menjadi AWD.

Pengertian Four Wheel Drive (4WD)

Pada dasarnya hampir seluruh mobil yang mengadopsi sistem Four Wheel Drive (4WD) tersedia dalam dua mode yakni:

1. Four Wheel Drive (4WD) – Part Time

Dengan mode atau sistem part time, Four Wheel Drive (4WD) pada mobil dapat diaktifkan maupun di nonaktifkan. Saat di non aktifkan, mobil dapat menggunakan mode two wheel (2WD) yang biasa merupakan Rear Wheel Drive (RWD) pada medan yang rata atau seperti jalan aspal. Dengan RWD mobil dapat melaju dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien dan dapat menempuh jarak jauh.

Tetapi saat melalui medan offrod maupun terjal, fitur 4WD dapat digunakan demi melibas obstacle yang menanti, Cara menghubungkan atau menghentikan sistem ini melalui transfer case. Cukup memindahkan tuas yang tersedia untuk memilih 2WD maupn 4WD.

2. Four Wheel Drive (4WD) – Full Time

Dengan Four Wheel Drive (4WD) full time maka tidak dapat di non aktifkan atau tidak memiliki fitur 2WD. Pada mobil Four Wheel Drive (4WD) full time hanya tersedia pilihan 4H (High range), 4L (low range) atau diffential Lock. Tentunya pilihan ini dapat digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan saat akan melalui medan terjal.

Biasanya mobil dengan sistem Four Wheel Drive (4WD) full time, saat melalui medan yang sangat sulit akan diatur pada 4L karena kemampuannya dianggap lebih mumpuni.

Kelebihan Four Wheel Drive (4WD)

Dengan pilihan Four Wheel Drive (4WD) part time, tentu membuat pilihan penggunaan dapat dilakukan oleh pengemudi. Biasanya mobil – mobil offroad yang sering menjelajah daerah terpencil masih banyak menggunakan model ini. Selain masih sistem mekanik, perawatannya dan suku cadangnya masih banyak sehingga cenderung lebih murah dibandingkan  sistem All Wheel Drive.

Kekurangan Four Wheel Drive (4WD)

Butuh kejelian atau mengetahui medan yang akan dilalui agar tidak terlambat melakukan perpindahan tuas dalam memilih dari two wheel drive menjadi 4 wheel drive. Dan biasanya perpindahan tuas tidak dapat dilakukan dalam posisi mobil berjalan di kecepatan tinggi. Berbeda dengan AWD yang diatur oleh computer.

Pengertian All Wheel Drive (AWD)

Diagram dari sistem All Wheel Drive (AWD)

Sistem kerja dari All Wheel Drive (AWD) sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Four Wheel Drive (4WD) full time. Jadi dapat dikatakan AWD membuat seluruh roda bergerak dan tidak ada roda yang bukan menjadi penggerak.

Tetapi setiap produsen mobil memberikan nama yang berbeda-beda, walau secara sistem kerja tetap sama seperti Symmetrical AWD (Subaru), xDrive AWD (BMW), 4Matic AWD (Mercedes-Benz), Real Time AWD (Honda), ALL4 AWD (Mini), dan 4Motion AWD (Volkswagen).

Memang pada awal perkembangan AWD hanya menggerakan seluruh roda mobil. Namun seiring perkembangan teknologi, sistem AWD dapat diatur menjadi hanya 2WD saja.

KInerja dari roda pada sistem penggerak model All Wheel Drive diatur oleh computer sebagai ‘otak’nya. Beda dengan sistem 4WD yang masih manual.

Sistem All Wheel Drive (AWD) membuat mobil dapat berjalan dengan traksi yang menyesuaikan kebutuhan dan diatur sistem computer.

Otak dari computer akan mengatur tenaga pada setiap roda tetapi bukan melalui transfer case seperti pada 4WD. Khsusus sistem telah dilengkapi differential clutch. fungsinya sama seperti transfer case. Namun pada sistem AWD pembagi daya dilakukan secara otomatis.

Dengan bantuan transaxle yang langsung terhubung dengan front axle. Sementara dari front axle dan rear axle dihubungkan oleh propeller shaft.

Kelebihan All Wheel drive (AWD)

Dengan sistem pengaturan mengandalkan computer, membuat All Wheel Drive sangat nyaman digunakan tanpa harus repot memperhatikan kondisi permukaan medan jalan. Kemampuannya membadi daya pada setiap roda sesuai kebutuhan pun menjadi andalan AWD.

Kekurangan All Wheel Drive (AWD)

Dengan berbagai piranti yang menggunakan otak melalui computer membuat All Wheel Drive membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan. Tentang komponen pun menjadi perhatian karena terkadang selain sulit dicari penggantinya, harganya pun juga cukup tinggi.

Kesimpulan antara 4WD vs AWD

Mungkin saya terlalu old school, mobil dengan sistem penggerak four wheel drive lebih menarik. Rasanya adrenaline dan merasa berhasil melalui medan dengan menyesuaikan mode berkendara lebih menarik dibanding hanya duduk manis dan hanya tinggal menginjak gas saja. Apalagi saat bermain offroad.

Namun tentunya setiap orang merasa berbeda-beda dan tergantung keinginan hingga budget di kantong. Tetapi sekali lagi, All Wheel Drive terlalu praktis bagi saya.

Bagaimana dengan anda?

Komentar