Hyundai dan LG Sepakat Bangun Pabrik Baterai di Indonesia, Harga Mobil Listrik Bakal Makin Murah

Prasetyo · 29 Jul, 2021 15:03

Pabrik Baterai LG di Karawang

Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution. Ltd sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memproduksi sel baterai di Indonesia. LG akan membangun sebuah pabrik baterai untuk kebutuhan kendaraan listrik bertenaga baterai (BEV) dari Hyundai.

Perjanjian ini disaksikan langsung oleh Sung Hwan Cho, President and CEO Hyundai Mobis, dan Jong Hyun Kim, President LG Energy Solution, di kantor pusat LG Energy Solution, Seoul, Korea.  Bahlil  Lahadalia,  Menteri  Investasi Indonesia, dan Toto Nugroho, Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) juga turut menghadiri seremonial tersebut secara virtual.

Pabrik Baterai LG di Karawang -1

Perjanjian kerjasama antara Hyundai dan LG

Baik Hyundai maupun LG bakal menggelontorkan dana investasi senilai USD1,1 miliar atau sekitar Rp15,9 tiliun. Nantinya masing-masing perusahaan berhak atas 50 persen kepemilikan saham dari kerjasama ini.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bangun Pabrik Baterai Listrik di Karawang

Tujuan dari kerjasama Hyundai dan LG Energy Solution ini adalah untuk membangun pabrik sel baterai di Karawang Jawa Barat. Lokasi ini dipilih karena dianggap cukup dekat dengan Jakarta sebagai Ibukota Indonesia. Selain itu Karawang juga memiliki jaringan transportasi yang lengkap, mulai dari tol, pelabuhan, sampai bandara.

Pabrik Baterai LG di Karawang -2

Hyundai juga sudah punya pabrik di Cikarang

Sementara Indonesia dinilai oleh pihak LG sebagai satu negara produsen nikel terbesar di dunia. Ini merupakan bahan baku utama untuk baterai kendaraan listrik. Apalagi kemudian ditunjang oleh dukungan pemrintah Republik indonesia (RI) yang terus menggenjot ekosistem dan infrasktur kendaraan listrik.

Pembangunan pabrik dijadwalkan akan dimulai pada kuartal keempat 2021, dan akan selesai pada semester pertama tahun 2023. Sedangkan produksi massal sel baterai di fasilitas baru ini diharapkan akan dimulai pada semester pertama 2024.

Baca juga : Hyundai Bakal Gempur dengan Mobil Buatan Cikarang, Creta di 2021 Menyusul Ioniq 5 Tahun Depan

Pabrik Baterai LG di Karawang -3

Platform E-GMP dari Hyundai

Bisa untuk Produksi 150 Ribu Unit Mobil Listrik Hyundai Tiap Tahun

Menempati area lahan seluas 330.000 meter persegi, pabrik baterai LG di Karawang itu akan memproduksi sel baterai lithium-ion NCMA. Target produksinya 10 Gwh per tahun yang dinilai mampu menciptakan 150.000 unit mobil listrik.

Adapun mobil listrik Hyundai yang akan menggunakan baterai sel tersebut adalah yang menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Selain untuk Hyundai, tentu saja mobil listrik Kia yang juga menggunakan E-GMP bisa menggunakan baterai tersebut.

Pabrik Baterai LG di Karawang -5

Baterai buatan LG akan dipakai ke mobil Hyundai

Komitmen ini merupakan bagian dari target Hyundai Motor Group untuk memiliki 23 model BEV di tahun 2025, dan mampu menjual 1 juta mobil listrik tiap tahunnya di pasar global.

Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Lebih Murah

Dengan adanya pabrik baterai listrik di Indonesia, maka besar kemungkinan harga mobil listrik Hyundai jadi semakin terjangkau. Sementara jika melihat model Hyundai yang menggunakan teknologi E-GMP antara lain Hyundai Ioniq 5.

Hyundai Ioniq 5

Hyundai Ioniq 5 buatan Indonesia dirilis tahun depan

Tentunya ini menegaskan berita kami sebelumnya jika Hyundai memang berniat memproduksi mobil listrik Ioniq 5 di Indonesia. Jika saat ini harga Hyundai Ioniq dipatok antara Rp637 jutaan sampai Rp677 juta, maka kita harapkan harga Hyundai Ioniq 5 bisa lebih murah dari itu.

Baca juga : Hyundai Casper akan Lawan Raize-Rocky dan Suzuki Ignis, Berapa Harganya di Indonesia?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Prasetyo

Editor

Menggeluti bidang jurnalistik otomotif sejak 2009 selaras dengan hobinya dalam memodifikasi mobil. Apalagi karakteristik yang berbeda dari setiap kendaraan yang dibuat oleh masing-masing pabrikan, terus menumbuhkan minatnya di dunia otomotif hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

2021 Hyundai Ioniq Electric Prime

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru