Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis?

Enda · 18 Agu, 2021 13:30

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 01

Gran Max pick up 1.3 dan 1.5 selama periode Januari – Juli 2021 diketahui menjadi market leader PT Astra Daihatsu Motor. Menurut data hingga Juli 2021 penjualan ritel (dealer ke konsumen) Daihatsu Gran Max pick up tercatat sebanyak 21.520 unit, atau berkontribusi 27,8%.

Bila melihat data penjualan whole sales (pabrik ke dealer), mobil ini berhasil terkirim sebanyak 22.469 unit, yang berkontribusi sebesar 26,7%. Mengetahui harga barunya, pick up kelas ringan pesaing utama Suzuk Carry ini menurut situs resminya kini dibandrol Rp142,9 juta hingga Rp154,1 juta.

Hadir dengan dua pilihan mesin 1.3 dan 1.5, tipe mana yang cocok untuk bisnis sehari-hari? Daripada penasaran, simak ulasan Gran Max pick up 1.3 vs 1.5 berikut ini.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Baca juga: Suzuki New Carry Facelift Vs Daihatsu Gran Max, Mampukah Carry Mempertahankan Posisi ‘Rajanya Pick Up’?

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.5 Disematkan AC dan Power Steering

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 01

Daihatsu Gran Max pick up 1.5 memakai AC dan power steering

Melihat tampilan luar Daihatsu Gran Max pick up 1.3 dan 1.5 sekilas tak ada yang berbeda. Sebagai identitas, varian 1.5 nya ini mendapatkan stiker ‘Gran Max 1.5’ dibelakangnya.

Berbeda jika kalian melihat isi kabin keduanya, pada varian 1.5 nya tersebut khusus trim teratasnya berhasil disematkan sistem pendingin udara (AC) dengan empat buah kisi-kisi yang terletak di ujung kedua sisinya dan dua di center clusternya.

Agar memudahkan pengemudi melakukan manuver serta mengatur posisi parkir, Gran Max pick up 1.5 juga telah mendapatkan power steering. 

Varian 1.5 Daihatsu Gran Max Sudah Menganut Teknologi VVT-i

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 02

Mesin Daihatsu Gran Max pick up 1.5 menggunakan teknologi VVT-i

Daihatsu Gran Max varian 1.5 diketahui menggunakan mesin 3SZ-VE, DOHC 16 Valve 4-silinder segaris 1.495 cc dengan teknologi Fuel Injection VVT-i yang sama persis digunakan oleh Luxio dan Terios lama. Secara data, mesin ini mampu melecutkan tenaga maksimal sampai 97 PS @6.000 rpm serta torsi 134 Nm @4.400 rpm. 

Berbeda dengan varian 1.3, tipe ini menggunakan mesin Xenia lama (belum VVT-i), yakni K3-DE, DOHC Fuel Injection 16 Valve 4-silinder segaris 1.298 cc yang dapat memeras tenaga 88 PS 6.000 rpm dengan torsi maksimal hingga 114 Nm @4.400 rpm.

Sebagai informasi, VVT-i merupakan singkatan dari Variable Valve Timing-Intelligent. Teknologi yang disematkan jajaran mobil terbaru Daihatsu ini diketahui mampu mengatur sistem kerja katup pemasukan bahan bakar (inteks) secara elektronik dan otomatis. Dengan pengaturan buka-tutup katup yang sudah otomatis, alhasil proses masuknya bahan bakar dari ruang penampungan ke pembakaran jadi lebih efisien. Tenaga mesin kendaraan pun lebih optimal, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan.

Hal ini tentunya berbeda dari sistem pengaturan katup pada mesin teknologi lama yang belum menggunakan fungsi VVT-i. Karena tidak otomatis, maka sering kali terjadi ketidaktepatan waktu buka-tutup katup pemasukan bahan bakar sehingga ada bensin yang terbuang percuma. Kinerja mesin pun kurang optimal karena suplai bahan bakar tidak sesuai kebutuhan. Selain itu, mobil non-VVT-i juga dianggap relatif kurang ramah lingkungan.

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Lebih Mudah Digunakan Menanjak

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 03

Gran Max pick up 1.3 lebih mudah digunakan menanjak

Beberapa pengguna Daihatsu Gran Max pick up menyebutkan bahwa varian 1.3 nya ini lebih bisa diandalkan dibandingkan 1.5. Hal ini dikarenakan karakter mesin 1.3 nya tersebut dianggap lebih mudah digunakan untuk menanjak.

Seperti yang bisa dilihat, transmisi manual 5-percepatan yang digunakan kedua mesinnya tersebut berbeda. Dimana mesin 1.300 cc nya memiliki angka gigi rasio lebih banyak untuk 1, 2 dan 3. Berikut perbandingannya.

Perbandingan Rasio Gran Max 1.3 dengan 1.5
Keterangan 1.3 1.5
Gigi 1 4.059 3.769
Gigi 2 2.390 2.045
Gigi 3 1.457 1.376
Gigi 4 1.000 1.000
Gigi 5 0.838 0.838
Gigi mundur 4.128 4.128
Rasio gigi akhir 5.125 5.125

Melihat perbandingan gigi rasio Gran Max pick up 1.3 vs 1.5 di atas, sedikit disimpulkan bahwa varian 1.3 ini lebih mudah digunakan untuk menanjak. Dengan begitu tipe ini sangat cocok dipakai untuk wilayah dengan medan yang menanjak dan menurun. Sedangkan untuk tipe 1.5 nya ini lebih pantas dikendarai di jalan mendatar karena juga memiliki speed yang lebih tinggi.

Baca juga: Menilik Kepraktisan Antara Suzuki New Carry dan Daihatsu Gran Max, Lebih Praktis Mana?

Konsumsi BBM Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Bisa Lebih Efisien

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 04

Daihatsu Gran Max pick up 1.3 lebih hemat BBM dibandingkan 1.5

Walaupun varian 1.5 sudah menggunakan teknologi VVT-i, mesin 1.3 non VVT-i yang ditawarkan pada Gran Max diyakini beberapa pemiliknya lebih hemat konsumsi BBM 1-2 km. Dengan begitu tentunya varian 1.3 nya tersebut mampu memberikan keuntungan lebih banyak bagi setiap pemilknya.   

Sistem Pengereman Daihatsu Gran Max Pick Up 1.5 Lebih Pakem

Daihatsu Gran Max Pick Up 1.3 Vs 1.5, Mana yang Cocok Untuk Bisnis? 05

Gran Max pick up 1.5 dilengkapi LSPV pada sistem pengeremannya

Menggunakan sistem pengereman model disc brake (cakram berventilasi) dengan booster di roda depan, serta drums, leading & trailing di bagian belakang untuk kedua variannya, nyatanya sistem pengendali laju di tipe 1.5 nya dianggap lebih pakem.

Hal ini dikarenakan semua varian 1.5 Gran Max pick up dilengkapi dengan LSPV (Load Sensing Proporting Valve).

LSPV adalah sistem yang digunakan pada sistem kerja rem belakang untuk mengatur tekanan rem pada roda belakang kendaraan. Sistem ini membantu kerja rem menjadi lebih stabil pada saat kendaraan ringan beban dan meningkatkan daya kerja rem dari belakang pada saat beban kendaraan bertambah.

Sistem LSPV terletak di dasar rangka mobil yang berdekatan dengan sistem suspensi roda belakang. Tekanan minyak rem ke dalam sistem rem belakang kemudian diatur oleh sebuah tuas katup. Selanjutnya sebuah pegas bersensor yang menghubungkan sebuah tungkai dengan penyeimbang belakang. Sumbu penyeimbang yang berputar ketika beban kendaraan bertambah merenggangkan pegas bersensor ini dan menimbulkan tegangan. 

Tegangan inilah yang menimbulkan tenaga yang diaplikasikan kedalam tuas LSPV, yang berfungsi sebagai penekan untuk membuka lubang di dalam katup, dan inilah yang mengalirkan jumlah cairan minyak kedalam rem belakang secara langsung terhadap beban yang ada di dalam kendaraan. Dengan adanya sistem katup penimbang berat proporsional, stabilitas kerja rem belakang akan terus terpelihara walaupun berat beban kendaraan berubah-ubah.

Kesimpulan

Melihat ulasan Daihatsu Gran Max pick up 1.3 vs 1.5 di atas, dapat disimpulkan bahwa varian 1.3 lebih cocok digunakan untuk kegiatan bisnis sehar-hari bagi kalian yang tidak begitu mementingkan segi fitur maupun kecepatan.

Selain terjangkau, nyatanya tipe 1.3 nya tersebut lebih hemat bahan bakar serta mudah dipakai untuk menanjak.

Baca juga: Tengok Gaya Berkendara Suzuki New Carry dan Daihatsu Gran Max, Pilih Mana?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia otomotif. Yang pada akhirnya hoby tersebut membawanya ke dalam dunia pekerjaanya sebagai penulis hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Daihatsu Gran Max PU 1.3 STD

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru