Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia

Yongki Sanjaya · 18 Nov, 2021 17:00

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 01

Saat orang membeli sebuah sedan, pertimbangan utama yang dicari ialah kenyamanan dan kenikmatan berkendara. Tidak heran, mayoritas mobil sedan di dunia dan di Indonesia memakai mesin bensin. Namun jangan salah, cukup banyak model sedan bermesin diesel yang sebagian diantaranya masuk ke Indonesia.

Mesin diesel dikenal menghasilkan torsi besar, sehingga biasanya digunakan pada kendaraan untuk muatan besar. Untuk mobil penumpang, mesin diesel biasanya digunakan pada SUV, pick up, hingga minibus. 

Sedan dengan mesin diesel dianggap sebagai kendaraan yang kurang ideal dengan kondisi di Indonesia. Dengan sasis monokok, sedan diesel memiliki kelemahan berupa getaran mesin yang jauh lebih terasa.

Pasalnya, dahulu konsumen bahan bakar diesel adalah kendaraan niaga seperti truk dan bus sehingga ada kesan jorok atau kumuh bila sedan memakai mesin diesel. Seiring perubahan zaman, bahan bakar diesel bermutu tinggi semakin mudah dijumpai. 

Alhasil, kendaraan penumpang bermesin diesel populasinya semakin mudah dijumpai termasuk sedan. Ada manfaatnya kalau sebuah sedan ini memakai mesin diesel, yaitu punya kemampuan akselerasi awal yang cukup galak dengan torsi besar di putaran bawah.

Mundur ke belakang, rupanya populasi model sedan bermesin diesel sudah cukup banyak hadir di Indonesia. Sebagian diantaranya digunakan sebagai armada taksi karena mesinnya yang kuat memakai solar murah sehingga bakal hemat dari sisi biaya operasional. 

Apa saja sedan bermesin diesel yang pernah menghisasi blantika otomotif Tanah Air? Mari kita bahas dalam artikel di bawah ini.

Mercy Kentang, Cikal Bakal Sedan Modern Bermesin Diesel

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 01

Eksistensi mobil sedan bermesin diesel sebenarnya sudah cukup lama hadir di Indonesia, yaitu sejak 1962. Adalah Mercedes-Benz W120 dan W121 atau yang kita kenal sebagai Mercy Kentang. Sedan ini hadir sebagai taksi yang dioperatori oleh NV Djakarta City Cab saat acara Asian Games tahun 1962 serta Ganefo 1962.

Di Indonesia sendiri konon paling banyak beredar adalah W120 180Db atau varian bermesin 1.800 cc diesel, dengan aksen 'D' di belakang seri model.  Mercedes 180D dan 180Db memakai mesin diesel 4 silinder OM636 berkapasitas 1800cc. 

Mercy Mini Bermesin Diesel, Jadi Mobil Dinas Perusahaan Tambang

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 02

Apabila Mercy Kentang ini hadir sebagai mobil taksi, maka Mercy Mini merupakan sedan bermesin diesel yang dijual kepada masyarakat umum. Mobil dengan nama resmi Mercedes-Benz W114 240d hadir pada 1976 ini memang unitnya hanya masuk cukup sedikit karena memang digunakan sebagai tes pasar. 

Mercy Mini dengan mesin diesel dibekali mesin berkode OM616 diesel 4 silinder berkapasitas 2400cc. Mercy Mini bermesin diesel ini diketahui pernah dimiliki oleh PN Timah dan PT Elnusa untuk kepentingan armada korporasi.

Mercy Tiger Bermesin Diesel, Dipakai Jadi Mobil Travel VIP

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 03

Nama Mercedes-Benz seolah tak bisa lepas dari sejarah awal sedan bermesin diesel di Indonesia. Pasalnya, dulu memang agak jarang populasi mobil diesel sehingga merek asal Jerman ini melihat peluang bermain di segmen sedan bermesin diesel. Pada dekade 1960-1970an bahkan masih cukup banyak truk dan bus merek Amerika Serikat yang pakai mesin bensin.

Setelah Mercy Mini, tongkat estafet sedan bermesin diesel dilanjutkan oleh Mercy Tiger alias W123. Saat itu, unit yang masuk ke Indonesia ialah 240D, dengan mesin OM616 2.400 cc serupa milik Mercy Mini. Pihak Mercedes-Benz menjual 240D ini secara umum kepada masyarakat. 
Salah satu pembeli 240D ini ialah perusahaan travel premium 4848. Alhasil, Mercedes-Benz 240D ini kemudian digunakan sebagai travel premium dengan rute Jakarta-Bandung.

Holden Gemini, Sedan Bermesin Diesel Paling Populer

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 04

Kamu yang lahir dan besar pada dekade 1980-1990an di Jakarta mungkin tak asing dengan sosok Holden Gemini. Ya, sedan kompak ini begitu populer sebagai mobil taksi oleh perusahaan Presiden Taksi, Kosti Jaya, dan banyak lagi. Hal yang cukup melekat dalam sosok Holden Gemini ialah semburan tipis asap hitam dari knalpotnya yang menandakan kalau ini adalah mobil diesel.

Mobil ini hadir di Indonesia antara tahun 1984 hingga 1990 yang dijual oleh PT. Udatimex sebagai ATPM Holden di Indonesia. Bisa dibilang, inilah sedan bermesin diesel paling banyak populasinya di Indonesia. Mesin yang dipakai Holden Gemini adalah buatan Isuzu dengan kapasitas hanya 1500cc.

Mesin seri 4EC1 buatan Isuzu ini terkenal sangat irit konsumsi BBMnya. Terkadang jika mesin sehat 1 liter solar bisa untuk 18km di rute luar kota.Kelebihan Holden Gemini adalah mesin dieselnya yang memiliki torsi besar dengan bobot kendaraan yang hanya sekitar 900kg membuatnya sangat irit bahan bakar. 

Nissan Cedric Y31, Sedan Bermesin Diesel Untuk Taksi Premium

Jarang Dilirik, Ternyata Sedan Bermesin Diesel Punya Sejarah Panjang di Indonesia 05

Nissan Cedric Y31 awalnya merupakan unit bekas KTT 1992 yang dilelang pemerintah ke masyarakat umum. Unit tersebut lantas kemudian dibeli oleh perusahaan taksi Blue Bird dan oleh Blue Bird dibuat menjadi taksi VIP dengan nama Silver Bird.

Karena statusnya yang CBU dan hanya sedikit unitnya inilah yang membuat part slow moving dan part bodinya susah. Oleh karena itu tak susah menemukan Nissan Cedric dengan bodi alakadarnya dijalanan. Untungnya karena mobil ini bermesin diesel konvensional dan statusnya sebagai mobil taksi membuat part fast moving yang dipakai murah dan harganya murah. 

Kelebihan Nissan Cedric ini adalah nyaman dan lega karena tergolong sedan saloon. Shockbreaker sangat empuk, stir sangat ringan, posisi duduk terutama penumpang belakang sangat pas dengan bentuk jok belakang yang memadai. Untuk interiornya sangat leba baik ruang kepala, ruang kaki dan bada terutama untuk penumpang belakang.

Yongki Sanjaya

Editor

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Autofun Indonesia. Penghobi mobil lawas dan anak 90-an banget. FB:Yongki Sanjaya Putra

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Mercedes-Benz E-Class E 200 Avantgarde Line

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru