Perang Mesin 1.0L Turbo: Daihatsu Rocky 2021 vs Nissan Magnite 2021. Siapa Paling Ideal?

Budi · 23 Jan 2021 20:00

Pasar otomotif Indonesia tampaknya menjadi salah satu pasar potensial untuk kelas compact SUV. Diawali perkenalan KIA Sonet di bulan November 2019 lalu, sebulan kemudian Nissan Magnite 2021 hadir di Indonesia. Sebelumnya, sejak Tokyo Motor Show 2019 lalu, pecinta otomotif Indonesia pun seakan sudah diajak berharap akan kehadiran Daihatsu Rocky 2021 yang juga memiliki kembaran: Toyota Raize.

Menanti pertarungan seru Daihatsu Rocky 2021 vs Nissan Magnite 2021

Tak perlu waktu lama untuk berharap, indikasi kehadiran Daihatsu Rocky 2021 (dan kembarannya tentu saja) terungkap pada tahun 2020 lalu pada acara Daihatsu National Technical Skill Contest 2020 bulan Februari tahun lalu, H. Ashitani sebagai Customer Service Directorate, Daihatsu Motor Company, Jepang sempat memastikan mengenai kehadiran Daihatsu Rocky ke Indonesia pada tahun 2021.

Sementara Nissan Magnite 2021 yang pertama kali diluncurkan di India pada bulan November 2020 lalu, merupakan model pertama yang diluncurkan di pasar Indonesia di bawah rencana transformasi Nissan NEXT. Di India, mobil ini laku keras dengan rata-rata penjualan hingga 1.000 unit perhari. Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh SUV kecil ini adalah, jantung pacu 3-silinder 1,0 liter dengan turbocharger, menjadi yang pertama di kelasnya. Setidaknya sampai kehadiran resmi Daihatsu Rocky di Indonesia.

Nissan Magnite 2021: Suntikan Teknologi ala Nissan GT-R

Penggunaan teknologi turbo pada mesin bensin memang semakin marak dalam kurun satu dekade terakhir.  Isu soal ramah lingkungan menjadikan pabrikan otomotif mencari alternatif terbaik untuk mesin-mesin bensin mereka yang sudah ada. Dan perangkat turbo memberikan solusi yang cukup jitu: meningkatkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar. Karena cukup dengan kapasitas mesin yang kecil, namun performanya bisa setara dengan mesin yang 1,5 kali lebih besar kapasitasnya.

Mesin HRAO 1.0L Turbo menghasilkan tenaga puncak hingga 100 PS

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh banyak pabrikan, termasuk Nissan dan Daihatsu. Pada Nissan Magnite, pabrikan Jepang ini menjejalkan mesin 3-silinder HRAO 1.0 liter turbo yang mampu menghasilkan tenaga puncak 100 PS pada 5.000 rpm dan torsi maksimal 160 Nm untuk varian bertransmisi Manual 5-speed dan 152 Nm untuk varian bertransmisi CVT, yang dapat diperoleh sejak 2.800 rpm hingga 3.600 rpm. 

Teknologi serupa dengan milik GT-R di balik mesin Nissan Magnite

Mesin HRAO 1,0 liter turbo ini disebut Nissan menggunakan teknologi “mirror bore cylinder coating” yang serupa dengan milik Nissan GT-R. Teknologi ini berfungsi untuk mengurangi gesekan di dalam mesin, mengurangi bobot, meningkatkan manajemen panas dan pembakaran, hingga menghasilkan akselerasi lebih halus sekaligus konsumsi bahan bakar yang efisien. Karenanya, penggunaan mesin ini pada Magnite diklaim mampu menyuhguhkan akselerasi 50% lebih kuat dibandingkan mesin non-turbonya. Hal ini menjadikan proses menyalip dapat menjadi lebih mudah.

Berdasarkan klaim yang kami dapatkan dari Nissan India, Nissan Magnite 2021 dengan mesin 1.0 liter turbo dan transmisi CVT memiliki konsumsi bahan bakar 17,7 km/liter. Sementara untuk Magnite dengan transmisi manual 5-speed, konsumsi bahan bakarnya dapat mencapai 20 km/liter. Untuk kadar emisi CO2 yang dihasilkan juga hanya 118,5 g/km.

Spesifikasi Teknis Daihatsu Rocky 2021 vs Nissan Magnite 2021
Model Daihatsu Rocky 2021 Nissan Magnite 2021
Mesin 1KR-VET, 3-silinder, Turbocharger HRAO, 3-silinder, Turbocharger
Kapasitas (cc) 996 cc 999 cc
Jumlah Katup 12 valve 12 valve
Tenaga Maksimum 98 PS @6.000 rpm 100 PS @5.000 rpm
Torsi Maksimum 140 Nm @2.400 - 4.000 rpm

160 Nm (5MT) & 152 Nm (CVT) @2.800-3.600 rpm

Bore x Stroke (mm) 71,0 x 83,9 mm 72,2 x 81,3 mm
Bobot bersih (kg) 1.039 kg 980 kg
Transmisi CVT 5MT & CVT

Daihatsu Rocky 2021: Pengembangan Teknologi untuk Efisiensi

Sementara pada mobil kelahiran Negeri Matahari Terbit ini, Daihatsu menanamkan mesin 1KR-VET di balik kap mesin Daihatsu Rocky 2021. Mesin ini bukan mesin yang sepenuhnya baru, karena sudah pernah digunakan pada Daihatsu Thor yang dijual sebagai produk Japan Domestic Market (JDM) sejak 2016 dan kemudian digunakan pada Daihatsu Rocky dan Toyota Raize pada 2019. Di Indonesia, mesin yang nyaris serupa juga digunakan oleh Daihatsu Sigra yang berkode 1KR-VE non-turbo.

Mesin 1KR-VET mengandalkan efisiensi istimewa

Mesin 3-silinder 1,0 liter turbo yang digunakan pada Daihatsu Rocky 2021 ini mampu menghasilkan tenaga puncak 98 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 140 Nm pada putaran mesin 2.400 rpm hingga 4.000 rpm. Penggunaan teknologi Variable Valve Timing with intelligence (VVT-i) membuat mesin kecil ini dapat menghasilkan torsi yang relatif besar. 

Penggunaan VVT-I menjadikan jalur keluar masuk bahan bakar dan udara akan terus menerus disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang tengah dibawa oleh mobil. Hal ini menjadikan torsi optimal dapat diperoleh nyaris di setiap putaran mesin. 

Teknologi VVT-i mendukung keunggulan efisiensi Daihatsu Rocky

Berbeda dengan Magnite yang memiliki opsi transmisi manual di India dan Indonesia. Daihatsu Rocky di Jepang ditawarkan dengan transmisi CVT. Bahkan pada kembarannya Toyota Raize, juga ditawarkan dengan opsi penggerak empat roda (4WD). Hal ini juga turut berkontribusi terhadap pemakaian bahan bakar pada Daihatsu Rocky 2021.

Berdasarkan hasil pengujian lembaga independen di Jepang, Daihatsu Rocky yang menggunakan transmisi D-CVT dan berpenggerak roda depan (2WD) memiliki konsumsi bahan bakar antara 18,6 Km/liter sampai 23,4 km/liter. Sementara untuk varian berpenggerak 4WD konsumsi bahan bakarnya 17,4 km/liter sampai 18,6 km/liter. Sayangnya kami tak menemukan berapa besar emisi CO2-nya.

Jadi Pilih Mana? Daihatsu Rocky 2021 vs Nissan Magnite 2021

Jika Anda menginginkan model mobil bermesin 1.0 Liter dengan turbocharger saat ini, maka opsinya hanyalah Nissan Magnite. Mobil ini sudah mulai dijual di Indonesia sebanyak tiga varian dengan bandrol harga Nissan Magnite 2021 mulai Rp208,8 juta, hingga Rp238 juta, on the road Jakarta.  Anda dapat memilih opsi transmisi manual 5-speed atau transmisi otomatis CVT. 

Pilih Nissan Magnite bertansmisi CVT agar asik diajak berpetualang di perkotaan

Mengingat ini adalah sebuah SUV perkotaan, maka rekomendasi kami pilih varian bertransmisi CVT agar tidak melelahkan saat harus menghadapi lalu-lintas stop and go di tengah kota besar. Dari sisi rasio tenaga terhadap bobot, Magnite yang memiliki bobot kosong 1.039 kg, maka rasionya adalah 96,2 PS/ton.  Jika dibandingkan dengan Nissan Livina yang memiliki tenaga 104 PS dan bobot kosong 1.220 kg sehingga rasio tenaga terhadap bobotnya adalah 85,2 PS/ton, Magnite dapat memberikan performa lebih baik. Sedangkan untuk rasio torsi terhadap bobot, Magnite tercatat sebesar 154 Nm/ton (5MT) atau 146 Nm/ton (CVT).

Sementara jika Anda mendamba Daihatsu Rocky 2021, tampaknya masih perlu bersabar karena mobil ini sendiri kami prediksi baru hadir paling cepat pada pertengahan tahun 2021. Untuk harga Daihatsu Rocky pun, kami prediksikan akan berada di kisaran yang sama dengan Nissan Magnite, meskipun mungkin saja lebih murah mengingat Daihatsu Rocky idealnya akan diproduksi di dalam negeri. 

Bersabar hingga pertengahan tahun 2021 ini untuk menanti Daihatsu Rocky

Dari data spesifikasi yang ada, dapat dilihat jika bobot kosong Daihatsu Rocky 2021 berpenggerak 2WD adalah 980 kg. Artinya rasio tenaga dan bobot Daihatsu Rocky adalah sebesar 100 PS/ton, dan rasio torsi terhadap bobotnya adalah 142 Nm/ton. Dari angka-angka ini dapat dilihat jika Daihatsu Rocky memberikan angka performa tenaga yang lebih baik dibandingkan Nissan Magnite, sedangkan torsinya tetap masih unggul Nissan Magnite.

Performa dan Efisiensi
Daihatsu Rocky 2021 vs Nissan Magnite 2021
Model Daihatsu Rocky 2021 Nissan Magnite 2021
Konsumsi BBM 17,8 - 23,4 km/liter (CVT)

20 km/liter (5 MT),

17,7 km/liter (CVT)

Rasio Tenaga-Bobot 100 PS/ton 96,2 PS /ton
Rasio Torsi-Bobot 142 Nm/ton 146 Nm/ton

Nah, berdasarkan angka-angka hasil perhitungan tersebut, dapat dilihat bahwa meski dari angka tenaga Daihatsu Rocky kalah, namun keunggulan bobot yang lebih ringan menjadikan Rocky lebih mudah berlari lebih kencang. Sementara Nissan Magnite yang memang menawarkan torsi lebih berlimpah dibandingkan Daihatsu Rocky tampaknya akan memberikan akselerasi yang lebih baik. Untuk menghadapi kondisi lalu lintas stop and go di perkotaan, Magnite bisa memberikan responsivitas yang lebih baik. 

Nissan Magnite unggul soal performa, sementara Daihatsu Rocky lebih efisien

Sedangkan jika berbicara soal efisiensi, angka-angka yang disuguhkan oleh klaim dan hasil pengujian bisa menjadi pertimbangan tersendiri. Daihatsu Rocky tampak lebih menjanjikan soal efisiensi bahan bakar, antara lain karena bobotnya yang juga lebih ringan. 
 

Komentar