Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit

Yongki Sanjaya · 3 Feb, 2021 16:00

Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit 01

Honda Brio sukses menjadi mobil terlaris 2020, dan penjualannya melampaui Toyota Avanza. City car ini begitu disukai karena fun to drive dan irit. Salah satu penunjang kenyamanan berkendara di Brio ialah dari performa CVT yang halus.

Memang, transmisi dengan sabuk baja ini jadi andalan di hampir seluruh model Honda yang ada di Indonesia. Teknologi Earth Dream yang digaungkan Honda pada CVT ini bertujuan menghasilkan performa berkendara yang halus dan efisien. Dengan kinerja transmisi yang halus dan mengalir, mobil bertransmisi CVT terasa nyaman untuk berkendara sehari-hari di dalam kota.

CVT atau Continuously Variable Transmission adalah transmisi yang tidak memiliki gigi perseneling seperti pada mobil bertransmisi manual ataupun mobil bertransmisi otomatis konvensional.

Jadi untuk posisi gigi 1,2,3,4 tetap pada satu posisi transmisi (Drive). Pengemudi tidak perlu mengoper tuas perseneling setelah pindah ke posisi Drive.

Sebelum membahas lebih jauh soal transmisi CVT di Honda Brio, kita harus tahu keunggulannya. Berikut ini beberapa kelebihan Transmisi CVT di mobil Honda sebagaimana dikutip dari Honda Mitra:

  • Lebih mudah dikendarai karena tinggal bermain gas dan rem saja, layaknya mengendarai motor metik.
  • Akselerasinya lebih lembut tanpa ada hentakan perpindahan gigi perseneling.
  • CVT juga mempunyai engine brake yang cukup kuat sehingga jika melewati turunan, kerja rem tidak terlalu berat ketimbang mobil otomatis konvensional.
  • Kerja transmisi CVT di mobil Honda lebih irit bahan bakar karena penggunaan rpm mesin relatif stabil.

Transmisi CVT Honda Brio, Sederhana Tapi Punya Performa Jumawa

Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit 02

Manfaat CVT ini dibilang sangat canggih, karena fakta bahwa rasio pulley penggerak belt sangat bervariasi. Rentangnya bisa melebihi transmisi manual atau otomatis konvensional 5 atau 6 percepatan. 

Perbandingan pulley dan panjang belt ini menjaga putaran mesin supaya dapat berada pada tingkat efisiensi yang tinggi setiap saat.  Ini juga memiliki desain yang cukup sederhana, karena perangkat transmisi yang tidak rumit inilah membuat biaya produksi lebih murah.

Risiko Kerusakan di Transmisi CVT Honda Brio 2021 

Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit 03

Jika Anda mengemudi dengan normal seperti yang diperhitungkan oleh insinyur perancang mobil, kemungkinan besar tidak akan ada masalah pada CVT.  Untuk itu kamu perlu tahu kelemahan transmisi CVT terutama di mobil Honda Brio 2021:

  • Kelemahan dari sistem transmisi CVT adalah lebih susah untuk diperbaiki ketika rusak, karena memiliki sistem yang kompleks.
  • Mobil bertransmisi CVT tidak bisa dibuat berkendara secara kasar karena mesin akan mudah rusak.
  • Mobil dengan transmisi CVT kerap dianggap loyo ketika di tanjakan. 

Kerusakan di Transmisi CVT Honda Brio 2021

Transmisi ini juga menyimpan risiko yang menyeramkan pada transmisi CVT, yaitu ada risiko belt baja putus. Apabila sudah rusak maka harus ganti semuanya satu bagian belt dan pulley-nya. 

Biaya penggantian komponen tadi kisarannya tiga kali lipat lebih mahal dari mengganti perangkat transmisi AT konvensional.

Faktanya sabuk baja ini bisa rusak disebabkan oleh perilaku berkendara yang jauh buruk daripada yang diperkirakan oleh seorang insinyur. Maksudnya, kerusakan ini disebabkan oleh penggunaan dan perawatan yang asal-asalan.

Kita harus memastikan bahwa mengganti oli transmisi CVT tidak menggunakan cairan transmisi otomatis ATF konvensional.  Namun, kita harus menggunakan oli transmisi khusus CVT saja. 

Perilaku yang Haram Dilakukan dengan Transmisi CVT

Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit 04

Ada satu perilaku yang bisa dilakukan dengan transmisi otomatis konvensional, namun tidak dengan CVT, yaitu menggunakan pedal rem, dan gas secara bersamaan.  Untuk membuat putaran mesin lebih tinggi sebelum dihidupkan supaya lebih cepat panas. 

Karena pada sistem transmisi CVT, tidak bisa dengan menginjak rem sambil menginjak gas seperti matik tradisional.  Pulley akan bergesekan dengan sabuk karena bergerak bersama tapi roda mobil tidak berputar. 

Mengutip Autofun Thailand, pada transmisi otomatis memiliki Torque Converter yang berputar dan persnelingnya menyatu jadi tidak ada kerusakan seperti pada CVT. Sementara pada CVT ini kedua pulley ini membesar dan mengecil untuk mengatur posisi belt, di situ ada perubahan rasio untuk menggerakkan roda. 

Transmisi CVT hanya menggunakan tiga komponen utama untuk keseluruhan percepatan transmisi yaitu primary pulley, secondary pulley, dan sabuk baja. 

Nah, bila kita masuk posisi D tapi menginjak rem terus menerus hingga roda tidak bergerak maka akan ada gesekan sabuk baja dan pulley. Gesekan ini bila dibiarkan pastinya membuat belt rentan putus atau pulley jebol. 

Menjaga Transmisi CVT Honda Brio Tetap Kuat di Jalan Menanjak

Ketahui Soal Transmisi CVT Honda Brio 2021, Si Metik Biangnya Irit 05

Transmisi CVT sebenarnya tidak didesain untuk menahan beban besar, sehingga berbeda dengan transmisi matik konvensional. Ini membuat mobil transmisi CVT cenderung susah nanjak dan diperparah karena driving behavior pemilik mobil yang tidak sesuai aturan.

Seringkali mobil membawa muatan berlebih sehingga menambah beban tarik ke belakang. Ini pastinya aka semakin menyulitkan mobil menanjak. Pengemudi juga melakukan kebiasaan gantung gas untuk menahan mobil di tanjakan supaya tidak melorot. 

Semestinya, kita gunakan kombinasi rem, bisa itu injak pedal rem atau pakai rem tangan. Cara gantung gas bisa menyebabkan transmisi CVT lebih cepat panas dan mengalami selip.

Penyebabnya, oli transmisi senantiasa menerima beban besar sehingga membuat peningkatan suhu. Ini memicu lemahnya pressure oli untuk menggerakan pulley yang mencengkeram sabuk baja. Kondisi ini membuat power loss dari sabuk baja yang tidak kuat lagi memutar pulley. 

Kesimpulan 

Sebagai mobil perkotaan, Honda Brio 2021 dibekali transmisi CVT yang rasionya cukup efisien. Perbandingan putarannya berada dalam kondisi senantiasa optimal sehingga membuat konsumsi bahan bakar bisa lebih irit. 

Dengan perawatan rutin dan pemakaian normal, transmisi CVT di Honda Brio masih sanggup melewati situasi jalan menanjak dan menurun di kota pegunungan. Untuk itu, jangan sembarangan memperlakukan transmisi CVT apabila kalian tidak ingin tekor akibat biaya perbaikan yang sangat mahal. 

 

 

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Honda Brio Satya S M/T

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru