Perbandingan Terios VS BR-V dalam Kelas SUV Murah

Alex · 5 Okt 2020 06:00

Daihatsu Terios merupakan salah satu Low SUV yang cukup terkenal di masyarakat. Walau menjadi kembaran Toyota Rush, namun eksistensi Terios tetap baik di kelas LSUV dan selalu punya tempat di hati penggemarnya.

Bahkan Terios menjadi alternatif utama bagi yang mengedepankan LSUV yang ekonomis. Sebab Daihatsu sendiri tersohor akan produk-produknya yang harganya ekonomis.

Daihatsu Terios sendiri saat ini masuk generasi kedua. PT Astra Daihatsu Motor selaku pabrikan meluncurkan generasi kedua mobil ini pada 2018 silam. 

Bentuk eksterior yang sangat modern, pindahnya posisi ban serep yang sempat jadi ikon tersendiri hingga lompatan teknologi yang tinggi menjadikan Terios generasi baru sempat jadi buah bibir.

Di kelas Low SUV atau "SUV murah" sendiri Terios bukannya tanpa musuh. Sebab kelas yang dihuninya itu sendiri termasuk salah satu yang sengit dan ramai persaingannya.

Salah satu lawan tangguh Terios adalah Honda BR-V. Keduanya selalu jadi daftar pertimbangan konsumen dalam memilih Low SUV yang akan dipilihnya di antara banyak pilihan.

Untuk itu, dalam kesempatan kali ini langsung saja kita komparasi kedua Low SUV ini. Bagi Anda yang punya rencana memiliki Low SUV dan pusing memilihnya, baca sampai habis, ya!

Eksterior 

Terios sempat terkenal dengan cirikhasnya yang mengusung ban serep di pintu bagasi. Namun kini tak ada lagi ciri tersebut. Terios berevolusi dengan desain sangat modern dan futuristik. 

Tampak dari tatanan wajah yang menghadirkan lampu depan LED (semua varian) sipit dan rumah fog lamp dibatasi garis vertikal, sangat kekinian. Secara sekilas jika melihat bodinya, tak tampak bahwa Terios adalah SUV entry level.

Sedangkan Honda BR-V secara keseluruhan desain eksteriornya cenderung mengotak. Walau di bagian bumper depan juga terdapat aksen vertikal dekat lampu kabut yang menghadirkan unsur modern.

Karakter SUV pada BR-V begitu kental dengan penggunaan roof rail di atap. Walau komponen yang sama tak dapat ditemui di Terios, namun keduanya sama-sama punya karakter menarik dari segi eksterior.

Untuk BR-V menggunakan pelek lingkar 16 inci dengan desain dual tone. Sedangkan Terios tersedia dalam dua pilihan, pada tipe X mengusung pelek lingkar 16 inci dengan warna gun metal sedangkan tipe R berukuran 17 inci warna black polished.

Interior

Terios mampu memanjakan penumpannya dengan layar sentuh yang jadi fokus infotainment system. Pada layar sentuh yang ukurannya tak terlalu besar itu, di Terios termurah sudah mampu mengakomodir DVD, USB dan auxiliary dari pemutar audio external. 

Bicara sumber hiburan dari perangkat external, di Daihatsu All New Terios termurah atau yang bertipe X MT itu memang tersedia slot USB dan port 3,55 mm. 

Layar sentuh, USB, radio, Aux in, Tuner dan Bluetooth mirroring menjadi standar yang sama dari tipe X Deluxe tersebut sampai New Terios termahal.

Pada BR-V sistem hiburan juga tersaji dengan sangat baik demi memuaskan penumpang selama perjalanan. Layar sentuh 8 inci jadi fokus akomodasi sistem hiburannya.

Namun pada BR-V tipe S, hanya menggunakan sistem audio 2 DIN. Kendati demikian, pada varian tersebut Honda sudah memberikan konektivitas Bluetooth.

Pada varian tertinggi, bukan cuma Bluetooth yang jadi kemudahan penumpang menggunakan sistem hiburan, tapi juga ada fitur audio steering switch.

Penunjang Keselamatan

Walau tergolong SUV ekonomis, namun Daihatsu dan Honda berlomba untuk memberikan jaminan keselamatan. Hal ini tentu bagus bagi konsumen karena mendapat teknologi terkini dalam penunjang keselamatan di BR-V dan Terios.

Kehadiran rem ABS-EBD, Vehicle Stability Control, Hill Start Assis hingga Emergency Stop Signal sudah ada di Terios. Walaupun sebenarnya bukan hal yang luar biasa di kelasnya, tetapi dengan ukuran mobil harga Rp 200 jutaan tentu patut diapresiasi.

Honda tak mau kalah dengan membekali BR-V ABS + EBD, Vehicle Start Assist (VSA) untuk menjaga stabilitas. VSA akan bekerja secara bersamaan dengan sistem pengereman ABS serta Traction Control menjaga stabilitas mobil saat sedang bermanuver. 

BR-V juga lebih unggul dengan adanya fitur Hill Start Assist (HSA) yang berguna memudahkan pengemudi saat akan berakselerasi setelah berhenti di tanjakan.

Mesin dan Transmisi

Keduanya dipersenjatai dengan mesin yang sama-sama berkubikasi 1.500 cc. Terios mengusung teknologi Dual VVT-i pada dapur pacunya yang identik milik Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Mesin Terios tercatat bertenaga 104 ps dengan torsi sebesar 136 Nm. Angka ini ternyata lebih kecil jika dibanding dengan Honda BR-V.

Mesin BR-V yang berteknologi i-VTEC tersebut harus diacungi jempol di kelas LSUV. Sebab dapur pacu BR-V itu mampu menghasilkan tenaga maksimum mencapai 119,6 ps pada putaran 6.600 Rpm dan torsi 145 Nm. 

Keunggulan BR-V tak sampai di situ. Pada sistem transmisi Honda BR-V sudah mengadopsi teknologi continuously variable transmission (CVT) yang membuat perpindahan gigi lebih smooth dan presisi.

Sedangkan Daihatsu masih mempertahankan transmisi konvensional torque converter pada Low SUV kebanggaannya itu. Namun, Terios menganut penggerak belakang. Sedangkan BR-V berpenggerak depan.

Kesimpulan

Sebenarnya cukup sulit memberikan hasil menegnai siapa yang terbaik dari dua Low SUV sesama merek Jepang ini. Namun jika harga adalah hal penting, maka Daihatsu Terios adalah pilihan terbaik.

Pasalnya varian termurah, yakni Terios X MT sudah bisa dimiliki hanya dengan Rp 211.800.000 on the road Jakarta. Sedangkan BR-V S MT yang juga sama-sama varian terendah harganya mencapai Rp 248.900.000 on the road Jakarta.

Jadi, jelas dong siapa yang layang disebut SUV paling murah?

Komentar

Mobil Terbaru