window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_breadcrumb_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685614302872-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685614302872-0'); });

Honda Monkey 2021 Tawarkan Pembaruan, Ini Daftar Perubahannya

Ary · 26 Mar, 2021 13:00

Honda Monkey 2021 hadir di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) 2021. Meski bersanding dengan moge-moge anyar seperti Honda CB 1300 Super Four, Honda CB 1300 Bold'or atau Honda X-ADV 750, si 'monyet' tetap menarik untuk ditilik. Terlebih hadir beberapa pembaruan dari salah satu motor mungil Honda ini. Berikut daftar perubahan Honda Monkey 2021.  

Honda Monkey 2021

Honda Monkey 2021 mejeng di Bangkok International Motor Show.

1. Skema Warna Baru

Ketersediaan opsi warna Honda Monkey 2021 sendiri terdiri dari kuning, merah dan hitam. Terkesan umum, meski nyatanya diferensiasi tersaji pada tangki bensin. Yup, variasi cat putih yang sebelumnya dipakai kini berganti dengan kelir metalik. Posisinya pun berubah dari versi pendahulu. Pengaplikasian variasi tersebut kini menempati bagian atas tampungan bahan bakar. Sementara di model lamanya berada di area bawah. 

Pewarnaan senada pun tersaji pula pada tulisan Monkey di lambung motor. Ada satu lagi perbedaan terkait warna. Kita tahu, rangka utama dan lengan ayun Honda Monkey warna merah dan kuning awalnya dikelir sesuai warna utamanya. Namun, hal itu tidak terlihat lagi pada Honda Monkey generasi terbaru. Pasalnya, swingarm tersebut kini sepenuhnya dilapisi cat hitam. Meski begitu, penyelarasan tetap dilakoni dengan menyiramkan dual shock absorber sewarna bodi. 

Spesifikasi Honda Monkey 2021

Rangka dan sasis Honda Monkey 2021 dicat hitam.

Baca juga: Honda Monkey 2021 Teruskan Eksistensi, Sasar Pehobi di Indonesia

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_fourthp_under_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613563107-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613563107-0'); });

2. Desain Pelek Anyar

Perubahan utama di sektor kaki-kaki tersaji pada bagian rumah ban. Bisa dilihat, desain pelek Honda Monkey 2021 model palang 'Y' ini berbeda dengan Monkey lama. Lantas, kian agresif berkat pemilihan warna hitam. Kendati begitu, tampak tak ada perubahan soal diameter. Ukurannya masih 12 inci dengan padu padan karet bundar 120/80-12 dan 130/80-12 (depan-belakang). 

Honda Monkey 2021 Mesin Baru

Honda Monkey 2021 menggunakan mesin baru dengan lima percepatan.

3. Mesin 5-Percepatan Adopsi Milik Honda Grom 2021

Walau begitu, ubahan paling mengejutkan justru terletak pada sektor pemasok daya. Seperti disebutkan pihak AP Honda (pemegang merek Honda di Thailand), mesin Honda Monkey 2021 sudah menggunakan mesin 125 cc lima percepatan. Yup, tidak seperti versi lawas yang masih mengandalkan translasi output ke roda belakang via empat percepatan. 

Meski tak diterangkan secara detail, diyakini mesin baru Honda Monkey 2021 tersebut diadopsi dari kepunyaan Honda Grom 2021. Bisa dikatakan bakal sama pula perancangan terhadap jantung mekanisnya. 

Mesin Honda Monkey 2021

Mesin Honda Monkey 2021 diyakini diadopsi dari Honda Grom 2021.

Mesin SOHC satu silinder berkapasitas 123,9 cc bakal punya racikan bore x stroke: 50 x 63,1 mm. Sementara untuk rasio kompresi disetel 10:1. Dengan begitu, Honda Monkey 2021 sanggup menorehkan daya 9,78 PS @7.250 rpm dan torsi 10,5 Nm @5.500 rpm.

Baca juga: Daya Tarik Honda Grom 2021, Si Mungil yang lebih Mahal Tiga Kali Lipat dari Honda PCX 160

Dimensi Honda Monkey 2021 tidak Berubah

Lagi-lagi, memang tidak ada keterangan resmi. Pun informasi yang berkaitan dengan Dimensi Honda Monkey 2021. Walau demikian, ubahan menyangkut postur tetap sama seperti sebelumnya. Berkaca dengan model eksis, Honda Monkey memiliki total ukuran 1.710 x 755 x 1.029 mm (P x L x T). Ketinggian jok diatur 776 mm dengan jarak kolong cukup tinggi yaitu 160 mm. 

Dimensi Honda Monkey 2021

Sekilas tak ada perubahan dimensi antara Honda Monkey 2021 dan Honda Monkey lama.

Dikarenakan bertubuh mungil, wajar jika bobotnya pun hanya 107 kg. Tapi, pengendara tak perlu khawatir motor bakal stoppie (roda belakang terangkat) saat melakukan pengereman mendadak. Pasalnya, Honda Monkey sudah dibekali Inertial Measurement Unit (IMU) guna mencegah hal tersebut terjadi. Penyematannya dipadukan rem ABS (anti-lock braking system)- satu channel.

Honda Monkey 2021 Masuk Indonesia

Penyajian tersebut sejatinya dapat ditemui pada Honda Monkey yang saat ini ada di Indonesia. Logikanya pula, Honda Monkey 2021 pun bakal masuk ke Indonesia. Salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) tengah mempersiapkan kedatangan Monyet terbaru ini. 

Berita Honda Monkey 2021

Honda Monkey 2021 pertama kali diperkenalkan pada acara Cub House di Thailand.

Baca juga: Review Lengkap Honda Monkey 2020

Hanya saja belum bisa dipastikan, kapan peluncuran Honda Monkey 2021 dengan girboks lima percepatan itu dilangsungkan di Tanah Air. Soal harga sudah pasti mengalami kenaikan. Untuk diketahui, saat ini PT AHM menetapkan harga jual Honda Monkey di angka Rp78.700.000 (on the road Jakarta). Bilamana Honda Monkey 2021 diniagakan, apakah banderolnya tembus Rp80 juta? Kita tunggu saja waktu peluncurannya!

Ary

Reporter

Mengulas apapun tentang sepeda motor lalu menerjemahkannya ke dalam tulisan, mungkin hanya secuil sarana untuk berbagi informasi - tanpa maksud menggurui. Karena sejatinya Anda dan Saya punya kesenangan yang sama yaitu mengendarai sepeda motor!

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_relatedmodel_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613589386-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613589386-0'); });
window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });