5 Kekurangan Nissan Juke yang Belum Banyak Orang Tahu

Enda · 14 Mei, 2022 08:00

Kekurangan Nissan Juke

Setelah sebelumnya kami mengulas soal kelebihan, pada artikel ini kami akan membahas kekurangan Nissan Juke. Sebagai informasi, crossover kompak ini pertama kali diperkenalkan lewat ajang Ganeva Motor Show 2010.

Selang satu tahun kemudian, PT Nissan Motor Indonesia memboyongnya ke Tanah Air. Dijual sampai dengan tahun 2017, SUV pesaing dari Honda HR-V ini sempat mengalami penyegaran secara facelift pada tahun 2015. Mengenai ubahan yang dilakukan meliputi; grill, lampu depan dan belakang dengan teknologi LED, sekaligus bemper depan serta belakang yang tampak lebih dinamis sekaligus sporty.

Untuk harga bekasnya, Juke lansiran awal kini ditawarkan Rp105 juta. Namun sebelum membelinya, simak 5 kekurangan Nissan Juke di bawah ini.

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Middle_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907777923-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907777923-0'); });

Baca juga: 5 Kelebihan Nissan Juke yang Belum Banyak Orang Tahu

1. Bentuk Luar Seperti Kodok

Kekurangan Nissan Juke

Tampilan luar Nissan Juke seperti kodok raksasa

Sebenarnya secara tampilan fasad Nissan juke terlihat begitu revolusioner. Namun tak sedikit masyarakat Indonesia menghujatnya karena dianggap memiliki desain yang aneh.

Membahas daripada tampilannya, mobil ini menyerupai kodok dengan bagian depan yang sedikit mendangak ke atas, dan atap yang dibuat melandai mulai dari pilar A ke C. Lekukan di atas roda belakangnya sendiri dibuat membulat keluar yang menggambarkan seperti kodok yang siap melompat.

Bicara soal fascia, grillnya dibuat lebar seperti tersenyum dengan lampu utama berbentuk bulat besar dibawahnya. Di samping penutup mesin, terdapat lampu senja yang dibuat menyatu dengan lampu seinnya.

Di bawah bumpernya yang bulat seperti mulut kodok, dua buah foglamp berbentuk bulat untuk memberikan tingkat pencahayaan lebih baik saat berkendara di malam hari.

2. Blind Spot Nissan Juke Cukup Banyak

Kekurangan Nissan Juke

Nissan Juke punya banyak blind spot

Memiliki body yang membulat dengan kaca yang sempit, untuk visibilitasnya Nissan Juke mempunyai banyak blind spot. Dengan begitu pengemudi akan sedikit kesulitan ketika berkendara dalam kondisi jalan ramai dan sempit.

Guna mengurangi blind spot pada mobil ini, kalian bisa menambahkan blind spot mirror, rear view camera, serta kamera 360 derajat.

3. Kabin Belakang Terasa Sempit

Kekurangan Nissan Juke

Baris kedua Nissan Juke terasa sempit

Secara dimensi, untuk panjangnya Nissan Juke berada di angka 4.135 mm, lebar 1.765 mm dan tinggi 1.565 mm. Menyoal keleluasan kabin yang dihasilkan, pada baris pertamanya terasa cukup lega dan nyaman digunakan meskipun visibilitas pengemudi kurang begitu baik karena mobil seperti mendangak ke atas.

Namun di baris keduanya, mobil ini terasa sempit ketika disinggahi. Hal ini terjadi karena pada atapnya Juke dibuat melandai dan dinding body yang dibuat mengecil. Bagi penumpang dengan postur tinggi, duduk di belakang tentunya tidaklah nyaman. Selain atap yang rendah serta body yang mengecil, ketidaknyamanan berkendara terjadi juga dikarenakan legroom yang sempit.

Baca juga: Makin Aman, Inilah Fitur Keselamatan Nissan Juke Selengkapnya

4. Performa Nissan Juke Dirasa Kurang Responsif

Kekurangan Nissan Juke

Pakai mesin Grand Livina, tarikan awal Nissan Juke cenderung lemot

Menyoal performa, Nissan Juke dibekali mesin bensin berkombusi injeksi berkodekan HR15DE Dual CVTV DOHC 4-silinder segaris berkubikasi 1.498 cc. Secara data, mesin tersebut dapat menghailkan tenaga 114 PS di angka 6.000 rpm serta torsi 150 Nm di puataran 4.000 rpm. Bagi yang belum tahu, mesin yang dipakai juga digunakan di Grand Livina dan Evalia.

Mengenai responsivitasnya, karakter mesin yang digunakan cenderung lemot untuk tarikan awalnyanya. Terlebih Juke hanya ditawarkan dengan pilihan transmisi Xtronic CVT.

Transmisi CVT sendiri mampu menghasilkan perpindahan gigi menjadi sangat halus. Selain itu, pengemudi juga tidak perlu RPM tinggi agar mendapat tenaga besar dan juga berdampak pada penggunaan bahan bakar yang menjadi lebih irit. Namun pada kenyatannya, transmisi CVT yang digunakan pada Juke ini juga kurang responsif.

Alhasil untuk konsumsi BBM nya mobil ini terbilang boros. Beberpa sumber menyebutkan, untuk BBM nya mobil ini dapat menempuh jarak 8-11 km/liter.

5. Suku Cadang Mahal, Nissan Juke Juga Diwajibkan Menenggak Pertamax

Kekurangan Nissan Juke

Spare part Nissan Juke mahal

Kekurangan lain dari Juke ialah suku cadangnya yang mahal. Sebenarnya kejadian seperti ini tidak hanya menimpa mobil ini. Sebagian besar lini produk Nissan untuk harga suku cadangnya dibandrol lebih mahal dari mobil Jepang lainnya untuk segmen yang sama. Sebagai contoh untuk businya, per pcs dibandrol Rp150 ribu. Lainnya coil, satunya parts ini dijual Rp300 ribu.

Untuk BBM yang digunakan, pengguna Nissan Juke diwajibkan selalu mengkonsumsi RON92 atau Pertamax setiap kali mengisi bahan bakar. Apabila pengguna memakai bensin di bawah itu, hal yang sering kali terjadi ialah timbul suara ngelitik ketika menanjak atau setelah melewati polisi tidur.

Tak hanya itu, mengkonsumsi BBM dengan kualitas rendah juga dapat menimbulkan kerak di dalam mesin yang kemudian akan menghambat sistem kinerja pembakaran.

Baca juga: Referensi Modifikasi Nissan Juke, Bisa Tampil Sangar atau Elegant

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/ID_Article_Bottom_leaderboard', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1649907953835-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1649907953835-0'); });

Enda

Reporter

Seorang pengagum otomotif sejak kecil, yang suka mengoprek kendaraan di akhir pekan, membuat penulis semakin cinta pada dunia otomotif. Yang pada akhirnya hoby tersebut membawanya ke dalam dunia pekerjaanya sebagai penulis hingga saat ini.

Komentar

20% lebih tinggi dari harga jual rata-rata

Nissan Juke 1.5 CVT Black Interior

Upgrade

Tambahkan mobil Anda

Pemeriksaan mobil dan pelayanan transaksi hanya tersedia di Pulau Jawa

Mobil Terbaru