Biar Tidak Bingung, Begini Cara Ketahui Perbedaan Mitsubishi Xpander 2021 dan Nissan Livina 2021

Yongki Sanjaya · 29 Jan, 2021 18:00

Dalam industri otomotif global, Nissan telah mendirikan aliansi bersama dengan Mitsubishi dan Renault salam suatu grup. Aliansi ini membuat ketiga merek bisa saling berbagi platform model-model strategis yang mereka pasarkan di banyak negara. Salah satu platform yang digunakan ialah di segmen MPV untuk Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina.

Di pasar Indonesia, Livina dan Xpander tak ubahnya seperti Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza. Sepeninggal pabrik Nissan hengkang di Indonesia, Livina kini 'dititipkan' kepada Mitsubishi untuk produksinya. Namun demikian, pasti ada perbedaan selain emblem antara Livina dan Xpander.

Nissan Livina dan Mitsubishi Xpander saling berbagai basis, mulai dari mesin berkapasitas 1.5L MIVEC, rangka, desain kabin yang mampu menampung 7-penumpang dan lain-lain. Perbedaan yang paling banyak terdapat di tipe tertinggi pada setiap model.

Jadi, jangan samakan seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang bedanya hanya sedikit baik dari desain atau kelengkapan fiturnya. Toyota dan Daihatsu di Indonesia juga masih dalam naungan grup yang sama, Astra. Sementara untuk Nissan dan Mitsubishi ini dinaungi oleh agen pemegang merek yang terpisah dan independen. 

Harga Nissan Livina 2021

  • E MT Rp 208,3 juta 
  • EL MT Rp 231,8 juta
  • EL AT Rp 242,8 juta
  • VE AT Rp 259,4 juta
  • VL AT Rp 272,1 juta 

Harga Mitsubishi Xpander 2021

  • GLX MT Rp 220,8 juta
  • GLS MT Rp 237,3 juta
  • Exceed MT Rp 245,8 juta
  • GLS AT Rp 248,3 juta
  • Exceed AT Rp 256,2 juta
  • Black Edition AT Rp 270,5 juta 
  • Sport AT Rp 274,2 juta
  • Ultimate AT Rp 278,1 juta

Perbedaan Desain Xpander dan Livina, Bawa Identitas Masing-masing Merek

Perbedaan Nissan Livina terbaru dan Mitsubishi Xpander yang pertama dapat dilihat dari penampilan atau wajahnya. All New Nissan Livina punya ciri khas grille V-Motion. 

Gaya grille ini persis dengan yang digunakan mobil-mobil Nissan lainnya seperti Terra, Serena, March dan lain-lain. Sesuai namanya, grille V-Motion berbentuk layaknya huruf V. Style pada grille V-Motion menimbulkan kesan gagah sekaligus elegan. 

Fitur pencahayaan di Livina juga lebih canggih daripada Xpander.  Livina memiliki positioning lamp dan daytime running (DRL) LED, sedangkan Xpander belum menggunakan fitur ini. 

Bagian tepi kap mesin Livina juga ada 'otot' menonjol sehingga tidak datar meski sekilas mirip Xpander. Siluet garis body bagian samping Livina cuma garis lurus dari belakang hingga pintu depan, sedangkan pola garis pada Xpander menurun pada ujung pintu depan.

Nissan Livina juga memiliki dimensi yang sedikit lebih panjang sebagai konsekuensi desain wajah yang berbeda. Livina memiliki panjang 4.510 mm, lebar 1.175 mm dan tinggi 1.700 mm. Sementara Xpander Ultimate memiliki panjang 4.475 mm, lebar 1.175 mm dan tinggi 1.700 mm.

Sementara Mitsubishi Xpander mengusung desain dynamic shield yang juga terdapat di mobil Mitsubishi lain, sebut saja Pajero Sport dan Outlander PHEV. Ciri khasnya berbentuk seperti huruf X besar. Dynamic shield membuat aura futuristik dan agresif di Xpander.

Desain pintu belakang bila diperhatikan juga berbeda. Xpander menggunakan desain ala 'dynamic shield' bergaya X, sedangkan Livina tidak memakai gaya itu. 

Bila kita perhatikan secara detail, lampu depan Livina punya dimensi lebih kecil dan desain foglamp-nya pipih. Kemudian untuk lampu rem belakang, jika menyala maka bentuk pancaran cahaya yang bersinar seperti siluet anak panah.

Xpander punya gaya yang pastinya beda, dimana lampu depannya lebih besar dan foglamp berbentuk bulat. Sementara lampu rem belakang ketika menyala, menyiratkan pola seperti bumerang atau huruf L.

Perbedaan Interior dan Fitur di Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina 

Bicara soal fitur kekinian, baik Xpander dan Livina punya kelebihan masing-masing. Jadi, dukungan fitur dari keduanya nyaris sepadan. 

All New Nissan Livina pada tipe VL punya keistimewaan di head unit. Livina VL sebagai tipe teratas dibekali head unit 7-inci layar sentuh yang bisa terkoneksi secara Apple Carplay dan Android Auto. Sementara ukuran head unit Mitsubishi Xpander lebih kecil, serta belum memiliki fitur koneksi secanggih Livina.

Untuk suasana kabin juga beda, Xpander Ultimate menggunakan warna beige yang cerah dengan bahan jok fabric. Ini menciptakan kesan lapang dan homey namun risikonya lebih mudah kotor.

Sedangkan Livina, didominasi oleh warna hitam, yang dilengkapi dengan bahan kulit untuk membungkus joknya. Kelebihannya bila ada air minum atau makanan yang tumpah maka membersihkannya cukup dilap, maka jok akan kembali bersih.

Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, desainer Livina juga turut meningkatkan kemampuan sistem peredam. Kemudian, bagian kaca dibuat lebih tebal dari Xpander. Ini membuat kabin Livina jadi makin kedap. 

Namun sebaliknya, pada sisi kanan kemudi Mitsubishi Xpander Ultimate sudah dibekali dengan tombol cruise control. Sementara untuk Livina versi termahal pun belum tersemat fitur ini. 

Adanya cruise control bisa membuat pengendara lebih nyaman, terlebih ketika berkendara di jalan bebas hambatan. Kamu tidak perlu injak pedal gas, mobil bisa melaju sendiri secara konstan dengan kecepatan yang telah disesuaikan. Baik Livina atau Xpander sudah didukung dengan teknologi keyless dan tombol start/stop untuk menyalakan atau mematikan mesin.

Nissan pun menyiapkan laci penyimpanan di kolong kursi untuk penyimpanan barang berukuran besar di Livina. Sementara untuk Xpander memiliki banyak ruang penyimpanan besar dan kecil di pintu atau dinding pada baris ketiga. Konsol ini dapat menampung segala sesuatu mulai dari barang bawaan yang sangat besar hingga smartphone dan koin.

Kesimpulan

Saat pertama diluncurkan, Livina tipe VL sebagai tipe tertinggi harganya lebih mahal Rp 1 juta daripada Xpander Ultimate AT. Bila head to head fitur, maka saat itu Xpander Ultimate lebih value for money karena punya cruise control yang cukup canggih. 

Namun kini kondisinya cukup berbeda, karena Xpander Ultimate malah jadi lebih mahal Rp Rp 6 juta daripada Livina VL AT. Kondisi seperti ini membuat Livina jadi bersahabat di kantong. Apabila memang jarang melakukan perjalanan antar kota melewati jalan tol maka Livina VL punya fitur yang lengkap untuk kenyamanan walaupun minus cruise control.

 

Komentar