Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru?

Yongki Sanjaya · 22 Mar, 2021 13:00

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 01

Mobil keluarga hingga kini masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk MPV di kelas harga di bawah Rp200 jutaan, pilihan yang tersedia hanya sedikit. Sebagai pilihannya, cuma ada Isuzu Panther bekas tahun muda atau Wuling Confero baru.

Nah, masyarakat Indonesia biasanya langsung menjatuhkan pilihan kepada Isuzu Panther. Namun jangan salah, Wuling Confero sebagai pendatang baru sebenarnya juga menjadi MPV yang value for money. Jadi, kedua model ini kami pilih karena pertimbangan soal kemudahan perawatan dan juga tersedia pada pilihan transmisi manual.

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 02

Isuzu Panther sempat tersedia dalam pilihan transmisi otomatis, namun penjualannya kalah laris daripada versi manual yang jadi primadona. Sementara itu untuk Wuling Confero hanya tersedia dalam versi manual saja. 

Baca juga:

Resmi Pensiun, Bagaimana Harga Bekas Isuzu Panther Saat Ini?

Wow Cicilan Kredit Wuling Confero Facelift Mirip Kayak Cicilan Motor 250 Cc, Cuma Rp2 Jutaan!

FAQ: Beberapa Pertanyaan Menarik Tentang Wuling Confero 2021 Facelift, Banyak Fitur yang Disunat?

Lantas seberapa menarik Isuzu Panther untuk dimiliki sekarang? Kemudian, bagaimana kemudahan perawatan Wuling Confero di tangan bengkel umum? 

Isuzu Panther Bekas, Pilihan MPV Legendaris Indonesia

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 03

Tahun ini Isuzu Astra Motor Indonesia selaku pemegang merek mengonfirmasikan kalau mereka resmi menghentikan produksi dan penjualan Isuzu Panther di Indonesia. Alhasil, unit yang tersedia sekarang hanyalah mobil bekas. 

Kita masih bisa menemukan unit Isuzu Panther bekas tahun muda yang usianya antara 3 sampai 5 tahun. Kisaran harga Isuzu Panther kapsul versi bekas ini antara Rp160 sampa 180 jutaan. Panther jadi favorit masyarakat di kota-kota kecil karena kuat menenggak solar bersubsidi yang kualitasnya kurang bagus. 

Memang sih, Isuzu Panther bukan mobil yang istimewa dari sisi fitur, karena fiturnya pas-pasan untuk ukuran mobil baru seharga Rp300 jutaan saat itu. Rivalnya, Kijang Innova bahkan jauh lebih lengkap soal fitur kenyamanan. Aspek kenyamanan yang diunggulkan oleh Isuzu Panther ialah suspensi yang empuk. 

Fitur Isuzu Panther, Kesederhanaan Sebuah Mobil Keluarga 

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 04

Isuzu Panther generasi terakhir dijual dalam 4 pilihan trim. Trim terbawah yaitu Smart, kemudian disusul trim LV, LS, dan varian tertinggi yaitu Isuzu Panther Grand Touring. Interiornya terdiri dari tiga baris kursi yang bisa memuat hingga delapan penumpang (2-3-3).

Sayangnya, fitur yang ditawarkan untuk bagian interior ini sama sekali tidak akan menarik perhatian. Karena desain dan fitur yang digunakan masih mengadopsi teknologi yang sudah digunakan di tipe Panther yang sebelumnya.

Di bagian dashboard terdapat speedometer dan tacometer model terbaru sehingga terlihat lebih menarik. Tetapi sayangnya, bentuk konfigurasi tombol operasional seperti rear wiper, fog lamp, alarm dan sebagainya masih menggunakan bentuk yang lama.

Fitur hiburannya juga belum memakai head unit model layar sentuh. Panther walaupun tergolong tahun muda sekalipun masih setia dengan head unit single DIN. Sudah begitu, pengaturan AC juga masih memakai tuas model geser seperti mobil era 1990-an.

Mesin Tangguh Isuzu Panther, Siap Tempur Kemanapun

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 05

Panther generasi terakhir menggunakan mesin berkode 4JA1-L berkapasitas 2.499 cc yang sudah dilengkapi teknologi Turbocharger Direct Injection. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 80 PS pada 3.500 rpm dengan tosi puncak hingga 192 NM di 1.800 rpm.

Penyakit Utama Isuzu Panther Bekas

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 06

Penyakit yang sampai saat ini sering menjangkiti mobil Isuzu Panther bekas adalah kerusakan pada bagian kaki-kaki. Rancangan kaki-kaki yang bantingannya empuk malah membuat usia pakainya kurang awet. Kerusakan bisa terjadi pada bearing, bushing strutbar, shockbreaker, ball joint, tierod dan long tierod, hingga bushing per daun.

Bearing Oblak, Masalah Klasik Isuzu Panther Bekas

Penyebab bearing roda depan Isuzu Panther ini mudah sekali oblak ialah karena karakteristik dari model bearing itu sendiri. Perlu diketahui bahwa jenis bearing yang terpasang pada roda depan mobil panther ini ialah tapered roller bearing. 

Kelebihan dari bearing model ini adalah kemampuan yang baik dalam menahan beban dari arah samping sisi luar dan samping sisi dalam dengan sangat baik. Sedangkan kekurangan dari bearing ini ialah mudah sekali longgar, karena tapered bearing adalah jenis bearing yang dapat disetel dan bukan termasuk bearing paten.

Agar bearing model ini senantiasa terjaga keawetannya, Anda harus secara rutin memeriksa kekencangan setelan bearing roda depan kendaraan. 

Jika terasa sedikit oblak maka perlu disetel kembali bearing roda depan Isuzu Panther. Jika ingin menyetel sendiri di rumah, pastikan untuk tidak mengencangkan mur penyetel terlalu kencang. 

Apabila setelan bearing yang terlalu kencang akan membuat bidang gesek semakin besar, akan berakibat bearing mudah panas dan rontok.

Wuling Confero, MPV Murah Meriah yang Perawatannya Cukup Mudah

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 07

Banyak yang beranggapan kalau Wuling Confero baru ini perawatannya sulit karena merek China. Ternyata anggapan itu keliru karena banyak sekali common part dari Wuling Confero dengan mobil merek Jepang. Di tangan mekanik yang berpengalaman, perawatan Confero tetap bisa dilakukan dan tidak perlu ke bengkel resmi.

MPV fenomenal ini semakin naik daun karena harganya yang terjangkau. Terdapat beberapa tipe yang kisaran harganya setara dengan Isuzu Panther bekas yaitu:

  • New Confero S Type C Lux Rp169.800.000
  • New Confero S Type C Lux+ Rp171.800.000
  • New Confero S Type L Lux Rp180.800.000
  • New Confero S Type L Lux+ Rp182.800.000

Untuk tipe L ini sudah memakai mesin baru berkodekan N15 4-silinder segaris, DOHC natural aspirated (NA) non-DVVT. Secara data, mesin baru tersebut memiliki kapasitas 1.485 cc yang dapat merilis tenaga hingga 98 PS @5.800 rpm dengan torsi 135 Nm @3.800-4.400 rpm. 

Cari Fitur Lengkap, Pilih Confero S Tipe L

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 08

Confero facelift untuk tipe L tidak banyak disunat fiturnya. MPV ini mendapatkan rear parking camera, head unit 8” touchscreen, audio control & answering call button, electric adjustable foldable mirror, dan driver seat height adjuster.

New Confero S juga dilengkapi fitur keselamatan dan keamanan yang terdiri dari Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Emergency Stop Signal (ESS), dual SRS airbag, front and rear parking sensor, sistem pengereman ABS & EBD, seatbelt indicator, immobilizer, ISOFIX, hingga anti-theft alarm.

Nah bagaimana sih perawatan Wuling Confero untuk pengguna di kota kecil?

Perawatan Wuling Confero Baru, Bisa Plug and Play Pakai Part Mobil Jepang

Adu MPV di Bawah Rp200 Jutaan, Pilih Isuzu Panther Bekas Atau Mending Wuling Confero Baru? 09

Berdasarkan hasil diskusi kami dengan pengguna Wuling Confero, ternyata perawatan mobil China ini tak sesulit yang kita kira. Kita bisa memanfaatkan banyak part dari mobil Jepang. Kuncinya, kita perlu paham soal common part alias persamaan part dengan mobil lain.

"Wuling ini bearing rodanya plug and play dengan Suzuki APV, kemungkinan tahan angkut berat. Businya sama dengan Daihatsu Zebra, harga Rp15 ribu," jelas Toni Kliwon, selaku pengguna Wuling Confero DB.

Lebih lanjut, pria dengan panggilan Kliwon ini menyebut kalau untuk Wuling Confero ini apabila jarak tempuhnya sudah tinggi maka muncul masalah di racketeer. Selain itu, setting chamber lari alias ngebuang ke salah satu sisi.

"Untuk Confero S di odometernya 170 ribuan km kena di racksteer dan settingan chamber lari. Untuk mesinnya aman," sebutnya.  

Komentar