window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_breadcrumb_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685614302872-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685614302872-0'); });

Satu-satunya Pengguna Assist and Slipper Clutch, Layakkah Yamaha Vixion 2021 Dibeli?

Ary · 4 Mei, 2021 18:00

Belum lama ini Yamaha Vixion mengalami penyegaran. Dengan penyajiannya sekarang, sang kuda besi coba menggoda dengan pewarnaan yang menarik. Tengok saja salah satu pilihan pada varian matte blue ini. Nyentrik lantaran pelek dikelir kuning stabilo. Namun, hal tersebut tentu bukan acuan utama untuknya dipilih.

Berita Yamaha Vixion 2021

Yamaha Vixion 2021 menghadirkan skema warna yang menarik. 

Seperti diketahui, di kelas naked bike 150 cc ini ia berhadapan dengan Honda CB150R Streetfire dan Suzuki GSX-S150. Baik desain maupun rancang bangun, tidak signifikan perbedaannya. Dengan kata lain, butuh faktor lain agar Yamaha Vixion dilirik motoris Tanah Air. 

Mengusung Mesin SOHC

Diferensiasi sekaligus modal awal, tentu saja berasal dari mesin yang digendongnya. Walau berkapasitas serupa (150 cc), Yamaha Vixion menjadi satu-satunya pengusung mesin SOHC. Jantung mekanis ini memiliki kepala silinder dengan camshaft tunggal. Noken as inilah yang kemudian mengatur katup masuk bahan bakar (intake) dan katup buang (exhaust). 

Baca juga: Pilihan Warna Baru Yamaha Vixion 2021, Tampil Atraktif Ala Yamaha MT Series

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_fourthp_under_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613563107-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613563107-0'); });

Mesin Yamaha Vixion 2021

Yamaha Vixion mengusung mesin SOHC dengan torsi besar.

Perancangan tersebut berbeda dengan Honda CB150R Streetfire dan Suzuki GSX-S150. Kedua lawan Vixion justru mengedepankan pola mesin DOHC alias Double Over Head Camshaft. Artinya, terdapat dua buah noken as pada kepala silinder mesin mereka. Kinerja katup intake dan exhaust dilakukan oleh masing-masing camshaft tadi. 

Banyak anggapan menyatakan, mesin DOHC cenderung unggul dibanding mesin SOHC. Untuk tenaga memang demikian. Namun, tidak dengan akselerasinya. Pasalnya, Yamaha Vixion tercatat punya pencapaian torsi paling besar. Yamaha Vixion sanggup menorehkan momen puntir 14,5 Nm @7.500 rpm. Sementara Honda CB150R Streetfire maupun Suzuki GSX-S150 membuat catatan 13,8 Nm @7.000 rpm dan 14 Nm @9.000 rpm. 

Assist and Slipper Clutch Yamaha Vixion 2021

Keberadaan assist and slipper clutch mengoptimalkan pengendaraan terhadap pada Yamaha Vixion. 

Baca juga: Adu Naked Bike 150 cc Termurah dan Termahal, Honda CB150R Streetfire Vs Suzuki GSX-S150

Dilengkapi Assist and Slipper Clutch 

Torsi Yamaha Vixion yang besar jelas membantu untuk penggunaan di perkotaan. Kendatipun bertemu dengan lalu lintas stop and go, pengendara tak perlu memuntir gas terlampau dalam. 

Bukan cuma itu. Tenaga Anda pun tidak terkuras banyak. Pasalnya, assist and slipper clutch sudah teraplikasi para perangkat girboks Yamaha Vixion ini. Tak sebatas memudahkan pengendara dengan pengoperasian tuas kopling ringan. Keberadaannya juga dapat mengeliminasi gejala roda belakang terkunci, akibat adanya efek engine brake. Hal ini jelas menarik, mengingat hanya Yamaha Vixion satu-satunya naked bike 150 cc yang menggunakan assist and slipper clutch.  

Sasis Yamaha Vixion 2021

Maksimalisasi handling Yamaha Vixion juga didapat berkat penggunaan sasis deltabox.

Baca juga: Motor Baru Honda Meluncur 5 Mei 2021, Benarkah Honda CB150R Streetfire?

Satu juga yang tak kalah penting, Yamaha Vixion 2021 dijual dengan harga Rp27,945 juta. Banderol ini masih lebih murah daripada Honda CB150R Streetfire yang dilego mulai dari Rp28,360 juta. Namun, Yamaha Vixion dijual lebih mahal ketimbang Suzuki GSX-S150 (harga mulai Rp 27,8 juta). Uniknya, Yamaha Vixion dengan keunggulan berupa assist and slipper clutch justru mengisi celah diantara kedua rival. 

Kesimpulan

Dari penetapan harga, status naked bike 150 cc termurah memang bukan dimiliki Yamaha Vixion. Akan tetapi, perangkat berupa assist and slipper clutch tersebut, jelas tak dipunyai kompetitor yang lebih mahal darinya. 

Varian Yamaha Vixion 2021

Yamaha Vixion 2021 tersedia dalam tiga pilihan warna.

Jikapun Anda tengah menimbangnya bersama Honda CB150R Streetfire juga Suzuki GSX-S150, pemilihan terhadap Yamaha Vixion tetap layak. Toh, seperti pengungkapan di atas, manfaat adanya perangkat di girboks itu jelas bermanfaat untuk mendukung Anda selama berkendara. 

Selanjutnya, tinggal tentukan saja varian yang sesuai dengan selera Anda. Selain  warna matte blue, ada pula opsi lain yakni matte red dan matte black.

Spesifikasi Yamaha Vixion 2021
Dimensi
P x L x T 1.955 x 720 x 1.025 mm
Sumbu Roda 1.295 mm
Jarak Terendah 165 mm
Tinggi Tempat Duduk 795 mm
Berat Isi 132 kg
Kapasitas Tangki 12 liter
Mesin
Tipe 4-tak, SOHC 4 katup, injeksi
Kapasitas 149,8 cc
Diameter x Langkah 58 x 58,7 mm
Pendinginan Cairan
Rasio Kompresi 10,4 : 1
Tenaga Maksimum 16,8 PS @ 8.500 rpm
Torsi Maksimum 14,5 Nm @ 7.500 rpm
Transmisi Manual, 6 speed
Rangka & Kaki-Kaki
Tipe Deltabox
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Monosok
Ban Depan 90/80-17
Ban Belakang 120/70-17
Rem Depan Cakram
Rem Belakang Cakram

   


 

Ary

Reporter

Mengulas apapun tentang sepeda motor lalu menerjemahkannya ke dalam tulisan, mungkin hanya secuil sarana untuk berbagi informasi - tanpa maksud menggurui. Karena sejatinya Anda dan Saya punya kesenangan yang sama yaitu mengendarai sepeda motor!

window.googletag = window.googletag || {cmd: []}; googletag.cmd = googletag.cmd || []; googletag.cmd.push(function() { googletag.defineSlot('/22557728108/id_motor_article_relatedmodel_above_pc', [ 728, 90 ], 'div-gpt-ad-1685613589386-0').addService(googletag.pubads()); googletag.pubads().enableSingleRequest(); googletag.pubads().collapseEmptyDivs(); googletag.enableServices(); });
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1685613589386-0'); });
window._taboola = window._taboola || []; _taboola.push({ mode: 'thumbnails-stream-2x2-desk', container: 'taboola-stream-widget-thumbnails-desktop', placement: 'Stream Widget Thumbnails Desktop', target_type: 'mix' });