3 SUV Kompak Terpanas, Nissan Kicks e-Power Alami Penjualan Terendah?

Enda · 1 Des 2020 21:00

Nissan Kicks e-Power, Toyota Yaris Cross Hybird, Toyota Raize

Kendaraan yang bermain di segmen SUV kompak memang sedang populer saat ini. Menjelang akhir tahun, nama SUV kompak seperti Toyota Yaris Cross, Toyota Raize dan Nissan Kicks e-Power saat ini sedang diperbincangkan, di negara Matahari Terbit.

Seperti yang dikutip dari bestcarweb.jp, sampai dengan oktober 2020 Toyota Raize berhasil terjual sebanyak 12.356 unit. Nissan Kicks e-Power yang rilis pada 30 Juni 2020 mengekspor unit e-POWER dari Jepang dan merakitnya di pabrik Thailand pada Oktober 2020 terjual 3.542 unit.

Nomor satu yang merajai penjualan SUV kompak hingga Oktober 2020 adalah Toyota Yaris Cross, dengan total sebanyak 18.592 unit diantara keduanya.

SUV kompak menjadi persaingan paling sengit di Jepang karena hadir dengan model yang menarik, fitur terbilang lengkap dan mudah dikendarai.

Perang tampilan Toyota Raize, Toyota Yaris Cross dan Nissan Kicks e-Power

Toyota Raize

Sebagai saudara kembar Daihatsu Rocky, ini sama-sama dibangun di atas struktur platform Daihatsu New Global Architechture (DNGA). Toyota Raize hadir dengan tampilan yang memukau untuk sebuah SUV kompak. Di mana garis-garis tegas mendominasi tubuhnya, grille bermodelkan trapezoid yang agresif serta lampu utama dengan teknologi LED.

Untuk menampilkan ciri khas SUV kompak, Toyota Yaris Cross 2021 dihadirkan lebih energik. Di mana over fender di atas roda, side skirt samping dapan dan belakang berbahan plastik berwarna hitam membungkus sekeliling tubuh bagian bawahnya.

Menilik bagian fascia, Toyota Yaris Cross 2021 berhasil disematkan headlamp berteknologi LED, foglamp LED with daytime running light. Grillenya sendiri dibagi menjadi dua bilah yang terlihat agak kalem sedikit mirip Tiger Nose punyanya Kia, ya?

Nissan Kicks e-Power

Sama seperti Toyota Raize, Nissan Kicks e-Power juga mendapat tampilan yang agresif dan futuristik dengan garis tegas yang tersematkan di tubuh SUV garapan Nissan ini. Bagian fascia Nissan Kick menggunakan lampu berteknologi LED dan LED Daytime Running Light.

Sebagai ikoniknya, grille di depanya menggunakan desain v-motion berukuran besar.

Perang fitur Toyota Raize, Toyota Yaris Cross dan Nissan Kicks e-Power 

Dashboard Toyota Raize

Toyota Raize mendapatkan fitur yang terbilang cukup lengkap. Berupa Adaptive Cruise Control dengan All Speed Tracking, Smart Panorama Parking Assist system, Collision Warning Function and Crash Avoidance Braking Function, dan Erroneous Start Prevention Function with braking control.

Dengan beberapa fitur canggih yang ditanamkan, Toyota Raize terlihat lebih nyaman, aman dan mewah untuk dikendarai.

Dashboard Toyota Yaris Cross

Tidak ingin kalah diantara para kompetitornya, Toyota Yaris Cross disematkan fitur yang juga terbilang komplit. Diantarnya: Airbags, Blind Spot Monitor, Secondary Collision Brake (pertama di segmen SUV kompak), S-VSC with lateral wind control dan Toyota Teammate (Advanced Park).

Tidak hanya itu, ada juga Toyota Safety Sense (TSS) yang meliputi Pre-collision Safety System, Low Speed Acceleration Control, The Emergency Steering Assist, Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist (LTA), Adaptive High-beam System (AHS), dan Road Sign Assist (RSA).

Dashboard Nissan Kicks e-Power

Menyinggung soal fitur keselamatan aktif, Nissan Kicks e-Power terbilang lengkap, loh. Di mana kalian bisa menjumpai teknologi dari Nissan Intelligent Mobility. Fitur-fiturnya mulai dari intelligent cruise control (ICC), intelligent forward collision warning (IFCW), intelligent emergency braking (IEB), blind spot warning (BSW), dan rear cross traffic alert (RCTA).

Sedangkan Toyota Yaris Cross hanya mendapatkan Anti-lock Braking System, Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Vehicle Stability Control (VSC), Hill Start Assist dan Emergency Brake Signal.

Tidak tertinggal, Nissan Kicks e-Power mendapatkan fitur One-pedal yang belum dimiliki dua kompetitor di atas.

Fitur One-Pedal operation ini mengurangi kebutuhan untuk berpindah dari satu pedal ke pedal lainnya, membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan lebih menyenangkan. One-Pedal operation bahkan memungkinkan berkendara secara sporty di jalan berliku, menjadikan berkendara lebih seru dan juga lebih mudah.

Kelebihan dari One-Pedal operation lainnya, ketika kita tidak menginjaknya maka akan terjadi seperti pengereman halus yang fungsi nya adalah untuk menghasilkan daya listrik.

Perang jantung pacu Toyota Raize, Toyota Yaris Cross dan Nissan Kicks e-Power

Mesin Toyota Raize

Memiliki ukuran kurang dari empat meter, Toyota Raize tidak perlu mendapatkan mesin dengan kubikasi yang besar. Mesin berkapasitas 1.0L untuk mobil ini dirasa sudah sangat cukup.

Dengan begitu Toyota Raize berhasil ditanamkan mesin berkodekan 1KR-VET 1.000 cc dilengkapi turbo. Tenaga yang dihasilkan pun cukup besar. Di mana angka 96 Hp @6.000 Rpm dan torsi 140.2 Nm @2.400-4.000 Rpm berhasil tercatatkan.

Untuk saat ini Toyota Raize hanya ditawarkan satu pilihan transmisi saja, yakni D-CVT. Sistem penggeraknya, mini SUV ini dihadirkan dalam dua pilihan, 2WD dan 4WD.

Mesin Toyota Yaris Cross

Toyota Yaris Cross dihadirkan dalam dua pilihan mesin, bensin konvensional dan hybrid. Mesin bensinnya menganut teknologi Dynamic Force Engine berkubikasi 1.5L dengan berkode M15A-FKS yang mampu merilis tenaga 120 PS dan torsi 145 Nm.

Untuk mesin hybrid-nyamendapatkan teknologi Dynamic Force Engine dengan Toyota Hybrid System II 1.500cc. Jantung mekaniknya mampu melecutkan tenaga hingga 91 PS dan torsi 120 Nm.

Motor listriknya bisa menghasilkan tenaga sampai 80 PS dan torsi 141 Nm, depan 5,3 PS dan torsi 5,3 Nm di belakang. Varian mesin bensin konvensionalnya dikawinkan transmisi direct shift CVT, sedangkan hybrid-nya mendapatkan transmisi e-CVT.

Generator Nissan Kicks e-Power

Didukung dengan Teknologi e-Power, Nissan Kicks dilengkapi dengan motor listrik EM57, generator dan inverter yang menghasilkan tenaga listrik dari daya yang dihasilkan oleh mesin 1.2L DOHC 12-valve tiga silinder. Sistem e-POWER menawarkan tenaga maksimum 95 kilowatt (kW) (129 PS), torsi maksimum 260 Nm, dan baterai lithium-ion.

Mesin bensin konvensional yang digunakan bertugas sebagai generator untuk mengisi daya pada baterai, dan kemudian disalurkan kepada motor listrik utamanya sebagai penggerak roda. Dengan begitu tidak perlu memerlukan listrik external untuk mengisi daya.

Kesimpulan

Toyota Yaris Cross memiliki angka penjualan paling baik diantara dua SUV kompak rivalnya di negara asalnya. Selain itu, fitur yang disematkan pada Toyota Yaris Cross juga terbilang paling lengkap.

Namun ketika berbicara mengenai teknologi, Nissan Kicks e-Power selangkah lebih maju untuk urusan mesin konvensional dan motor listriknya serta fitur semacam One-pedal.

Toyota Raize juga tidak ingin ketinggalan saat membahas jantung mekanik. Pasalnya, saudara kembar Daihatsu Rocky ini menggunakan mesin bensin konvensional satu-satunya yang dilengkapi turbocharger jika disandingkan dengan Toyota Yaris Cross dan Nissan Kicks e-Power.

Komentar