Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021?

Yongki Sanjaya · 16 Nov, 2020 15:30

Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021? 01

Semakin lama, harga mobil baru semakin terjangkau banyak kalangan masyarakat. Namun, tidak semua orang tergoda beli mobil baru karena opsi mobil bekas juga tak kalah menarik. Bayangkan, dengan uang Rp 100 jutaan kita bisa membeli mobil baru seperti Daihatsu Ayla 2021.

Memang untuk budget Rp 100 jutaan tidak begitu banyak opsi LCGC yang harganya bersahabat. Umumnya, harga mobil LCGC sudah di atas Rp 130 jutaan. Harga antara Rp 100-120 juta hanya ada sedikit model dan cuma tipe terbawah. Sementara bila kita beli mobil bekas, pilihannya sangat banyak dan sebagian diantaranya adalah motuba (mobil tua bangka) mewah. 

Salah satu pilihan motuba keren yang bisa kalian pilih yaitu Mercedes-Benz W124 seri Masterpiece atau Sportline dan BMW Seri 3 E46. Memang, secara usia sudah tidak muda lagi karena di atas 15 tahun. 

Namun secara performa dan kenyamanan bisa diadu sekalipun dengan mobil Jepang kelas menengah keluaran terbaru. Biaya perawatan pun tidak terlalu mahal, bahkan mirip mobil Jepang karena masih pakai teknologi lama. 

Penampilannya yang mewah dengan citra eksklusif brand Eropa yang mewah membuat banyak orang masih ingin memilikinya, walaupun kini hanya dalam kondisi bekas. Secara performa pun masih menjanjikan, karena tenaganya di atas 100 hp. 

Mungkin bagi kebanyakan orang, membeli mobil baru lebih meyakinkan karena adanya garansi dan jaminan layanan purna jual. Oleh karena itu, pembeli motuba biasanya dari kalangan penghobi atau memang terbiasa memelihara mobil mewah. 

Lantas dengan duit Rp 100 sampai 120 juta, berikut ini daftar LCGC yang bisa kalian pilih. 

Mobil Baru Dapat Daihatsu Ayla D MT 2021

Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021? 02

Daihatsu Ayla tipe D sedikit lebih baik karena masih ada head unit untuk fitur hiburan.

Daihatsu Ayla tipe D ini masuk ke dalam tipe terbawah, yang biasanya ditujukan untuk mobil fleet perkantoran. Namun sebagai tipe terbawah, memang Ayla D ini tidak memiliki banyak fitur mewah seperti tipe R yang harganya sudah Rp 150 jutaan ke atas. 

Mesin yang digunakan pun tidak besar, yaitu 1.0 liter berkode 1KR-VE tiga silinder, dengan kubikasi 998 cc VVT-i 12 katup. Tenaga yang dihasilkan juga tidak istimewa, hanya 67 PS pada 6.000 rpm dan torsi 89 Nm pada 4.400 rpm. 

Artinya, jangan banyak berharap juga dari sisi performa dan kenyamanan berkendara. Sebab,  konfigurasi tiga silinder biasanya menimbulkan getaran yang lumayan terasa. Untuk pemakaian sehari-hari di dalam kota sudah cukup, tapi jelas kuran tenaga bila kita ingin sedikit mengebernya di jalan tol untuk ke luar kota.

Minim Aksesoris dan Fitur Menarik

Daihatsu Ayla D menjadi tipe termurah yang dibanderol Rp 113,8 juta dan D+ OTR Jakarta. Tampilannya polos tanpa ada aksesoris yang menarik pada eksterior, termasuk tidak ada lapisan krom di bodi.

Namanya tipe dasar, atau paling bawah, pastinya masih serba biasa. Pencahayaan belum memakai lampu LED dan velg masih memakai velg kaleng 13 inci pakai dop.  

Interiornya juga tidak menarik karena cuma ada fitur sekedarnya saja. Paling utama, Ayla D dibekali Electronic Power Steering (EPS), Air Conditioner (AC) dan power window dengan transmisi manual saja. Untuk fitur hiburan cuma mengandalkan head unit 1-DIN.

Lumayan juga karena masih bisa memutar CD, MP3 dan Radio dengan suara yang disalurkan lewat dua speaker di pintu. Pada dashboard, kelengkapan panel meter berupa indikator ECO, layar MID dan tachometer. 

Mobil Baru Suzuki Karimun Wagon R GA

Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021? 03

Karimun Wagon R GA memakai bemper warna hitam dan velg kaleng 13 inci.

Mobil LCGC lainnya yang bisa kita beli dengan rentang harga Rp 100 sampai 120 jutaan yaitu Suzuki Karimun Wagon R GA. Hadir sebagai tipe terendah membuat fitur Wagon R GA juga tidak menarik. 

Velgnya masih memakai velg kaleng 13 inci dan  tipe GA berbeda karena tidak dilengkapi dengan Tacho Meter. Lebih ironisnya lagi, tipe GA belum dilengkapi dengan audio berikut speaker dan juga tanpa ornamen krom di dashboard.

Mobil Mewah Bekas Rp 100 sampai Rp 120 Jutaan

Mercedes-Benz E-Class W124 Masterpiece/Sportline

Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021? 04

Mercy Boxer menjadi legenda hidup yang membuktikan karya over enginered dari insinyur perancang Mercedes-Benz.

Sedan fullsize buatan merek Eropa yang satu ini jarang mengecewakan, bahkan beberapa tetap bertahan hingga puluhan tahun. Sedan rancangan Bruno Sacco menawarkan kemewahan, kenyamanan, serta performa mesin yang andal. Generasi Boxer ini dimulai sejak 1987 dan berakhir 1997. 

Mercy Boxer, julukan dari seri W124 ini umumnya sudah dibekali mesin berkapasitas besar di atas 2.000 cc, secara otomatis membuat tenaganya melimpah. Dengan postur bongsor, pemilik Boxer  mengakui bila sedan ini stabil saat dipacu 160 km/jam di jalan tol.

Secara fitur, W124 ini masih sedikit lebih keren dibandingkan sedan kompak Jepang sekelas Toyota Vios atau Honda City. Fitur head lamp levelizer, dual zone climate untuk sistem berpendingin udara (AC), power window, electric seat, dan central lock pneumatic sudah menjadi standar.

Dengan kisaran harga segitu, kita bisa membeli unit tipe Masterpiece atau Sportline. Perbedaannya yaitu untuk tipe Sportline ini memakai jenis suspensi yang lebih keras untuk mendukung handling yang lebih presisi. Berikut ini perbedaan antara keduanya:

Sportline:

  • Setir lebih kecil, dilapis kulit
  • Jok kulit semi bucket
  • Rasio setir lebih kasar jadi putarannya lebih sedikit
  • Suspensi sportline (lebih keras)
  • Krey belakang electric
  • Hanya tersedia transmisi otomatis.

MasterPiece:

  • Setir kayu
  • Sein body
  • Krey electric
  • Console box tengah
  • Panel kayu rosewood
  • Kelengkapan lain: jam tangan dan sertifikat

Karena memakai mesin besar, kelemahan Mercy Boxer ialah bahan bakar yang cukup boros. Konsumsi rata-rata berkisar antara 5-6 km/liter, sekalipun untuk tipe E220, 230E, atau 200E. Sebab, bodi mobil yang bongsor dan berat sehingga mesin butuh effort ekstra saat akselerasi awal.

BMW Seri 3 E46

Punya Duit Rp 100 Jutaan, Pilih BMW Seri e E46 Bekas atau Mobil Baru Daihatsu Ayla 2021? 05

BMW E46 desainnya timeless dan tetap sporty untuk anak muda.

Mobil bekas lainnya yang tak kalah ganteng untuk dimiliki yaitu BMW Seri 3 generasi E46. Sedan kompak ini usianya lebih muda dari Mercy Boxer yaitu diawali dari tahun 1999 sampai 2005. BMW Seri-3 adalah jagoannya mobil Jerman yang populer dengan kesan fun to drive yang diberikan. 

Nuansa kabinnya juga begitu driver oriented. Dashboard condong ke arah driver dengan tombol-tombol yang dekat dengan jangkauan. Fitur hiburan mungkin sedikit ketinggalan zaman, karena masih model single-din tanpa layar yang hanya bisa memutar CD dan radio. 

Keluaran pertama yaitu BMW E46 pre-facelift diproduksi antara 1999 – 2001 dengan mesin M43 dan M52. Selanjutnya facelift dilakukan pada 2003 yang bertahan sampai 2005 yang memakai mesin N42 dan N46.

Dari sekian banyak seri mesin, kamu bisa pilih unit dengan seri mesn N46 yang lebih bandel dan tahan disegala medan. Ibaratnya, N46 ini kombinasi ketangguhan mesin M43 dan tenaga besar N42. Jenis mesinnya lebih tahan lama, dan ketersediaan suku cadang yang masih berlimpah.

Kesimpulan 

Apabila menghitung soal biaya perawatan, mobil Jepang pun semakin canggih yang artinya tidak semurah dulu. Apalagi, dengan budget maksimal Rp 120 juta tidak banyak pilihan mobil baru yang tersedia. Bila kita beralih ke mobil bekas, ada dua primadona Eropa yang siap membawa kita bernostalgia.

Mungkin fitur hiburan kedua sedan tadi sudah ketinggalan zaman, karena untuk Mercy Boxer bahkan masih memakai radio tape. Namun, bukan masalah besar karena masih bisa kita upgrade memakai part aftermarket. Apabila kita bicara soal fitur lain, maka LCGC jelas akan kalah telak apalagi soal performa dan kenyamanan.

Bagi yang tinggal di kota besar tidak usah terlalu cemas soal perawatannya, karena harga part motuba ini cukup terjangkau dan banyak bengkel spesialis yang siap menangani secara profesional. Jadi, modal Rp 120 juta bisa tampil ningrat kan?!

Komentar